Hampir setiap orang, pernah tempat wisata satu ini. Ya, Raja Ampat Papua. Destinasi wisata Indonesia kelas dunia. Berikut berbagai informasi lengkap, tentang surga dunia di ujung nusantara itu.

Tempat Wisata Raja Ampat Papua, memang telah mendunia. Pesona Wisata Kepulauan Raja Ampat tersebut, telah dibuat dalam film dokumenter. Berjudul “Edis Paradise 3″. Tayang perdana, di Swiss.

Film dokumenter itu, di sutradarai oleh Avant Premiere. Mendeskripsikan pesona wisata Raja Ampat. Khususnya, tentang, keindahan alam bawah laut disana.

Dimana, Raja Ampat di Papua, disebut sebagai Amazon Lautan Dunia. Julukan ini terinspirasi karena posisi Raja Ampat. Dimana, berada di pusat segitiga karang dunia.

Kepulauan Raja Ampat, termasuk dalam teritorial Provinsi Papua Barat, Indonesia. Mempunyai gugusan pulau tersebar sebanyak 610. Namun, hanya 35 pulau yang dihuni oleh penduduk. Dan, sebagian besar belum memiliki nama.

Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai. Dari 610 pulau, empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo. Ini, merupakan pulau-pulau besar.

Sebagai daerah kepulauan, alat transportasi adalah angkutan laut. Melalui inilah, kegiatan masyarakat Raja Ampat berlangsung. Demikian juga untuk menjangkau Waisai, ibu kota kabupaten. Sementara, jalur transportasi udara, menggunakan pesawat. Lebih dulu, menuju Kota Sorong. Setelah dari Sorong, perjalanan ke Waisai dapat dilanjutkan dengan transportasi laut.

Sebagai daerah yang wilayahnya dikelilingi laut, kaya akan hasil laut. Diketahui, 75% spesies ikan di seluruh dunia, ada di perairan Raja Ampat.

Satu hal lagi yang paling penting, perairan Raja Ampat memiliki ekosistem alam yang terjaga kelestarian nya. Besarnya nilai strategis alam di Papua, menyebabkan wisata kepulauan Raja Ampat di Papua, dilindungi dengan undang-undang RI.

Dengan begitu pencegahan berbagai tindakan negatif terhadap ekosistem laut bisa ditangani dengan hukum. Bukan tanpa alasan! Pesona Wisata Raja Ampat telah menjadi fokus wisata dunia sampai saat ini.

Pesona Kepulauan Raja Ampat Papua

Ekosistem bawah laut via Lihat Wisata

Diving menjadi bagian utama yang ditawarkan oleh Raja Ampat Papua. Diving (menyelam) dan snorkeling di Raja Ampat memang tiada duanya. Panorama keindahan alam bawah laut, benar-benar mempesona. Dimana, berbagai jenis spesies ikan dan terumbu karang yang hidup natural.

Coba anda bayangkan, sensasi berada ditengah ikan pari manta yang lebar tubunya mencapai 2 meter. Keren bukan?

Selain sekitar 1500 spesies ikan, di perairan Raja Ampat ditemukan juga 537 jenis koral. Dan, 699 makhluk hidup tak bertulang belakang.

Bagi anda yang hobi diving, sebaiknya ditemani oleh seorang ahli diving. Setidaknya, warga lokal yang memahami spot-spot aman dan menyenangkan. Menggunakan peralatan menyelam yang lengkap.

Walau pun anda sering diving di lokasi lain, anda akan tetap mendapat pengalam lain. Saat diving di Raja Ampat. Anda akan takjub, terhadap pesona bawah laut. Terumbu karang yang ada menjadi tempat sekaligus sumber makanan, bagi ribuan spesies ikan. Serta satwa laut lainnya.

Wisata apa saja yang ada di Raja Ampat Papua?

Wisata laut, itu sudah pasti. Selain diving dan snorkeling, ada beberapa hal lain. Perlu diketahui, tempat wisata di Papua ini memiliki hutan yang cukup lebat. Gugusan batu kapur yang berwarna. Serta, aneka spesies tumbuhan dan sarang penyu di tepi pantai.

Wisatawan kebanyakan memilih surfing di Raja Ampat. Karena, memiliki ombak laut cukup menantang.

Ada beberapa pulau di Raja Ampat. Yang paling banyak dikunjungi, adalah Pulau Waiwo, Pulau Wayag, Kepulauan Gam, Pulau Karang, dan Pulau Arborek. Anda juga berpotensi melihat burung langka, Cendrawasih. Unggas yang menjadi khas Papua ini, bisa ditemukan di Kepulauan Gam.

Burung Cendrawasih - Raja Ampat Papua

Ada 4 jenis burung cendrawasih yang hidup di Kepulauan Gam. Yaitu, cendrawasih besar, cendrawasih kecil, cendrawasih merah, dan cendrawasih belah rotan.

Untuk yang suka mendaki, bisa mengunjungi Pulau Karang. Di pulau ini Anda bisa mendaki karang. Tingkat kemiringan hingga 90 derajat. Usaha anda tidak akan sia-sia. Jika bisa sampai ke atas. Dari sana, Anda akan dibayar dengan pesona panorama keindahan alam Raja Ampat. Dari atas puncak ini, Anda bisa melihat semua gugus pulau hijau. Yang dikeliling birunya air laut.

Kearifan Lokal Budaya di Kepulauan Raja Ampat

Selain kekayaan alam saja, Raja Ampat juga memiliki berbagai kebudayaan dan kesenian. Sangat unik dan menarik. Beberapa desa di Raja Ampat, memang sudah mengukuhkan keberadaan mereka sebagai desa wisata. Salah satunya, Desa Arborek. Desa yang berada di satu pulau kecil ini, memiliki banyak sekali kesenian. Mulai tarian-tarian tradisional, makanan Sinole yang dibuat dari sagu, hingga kerajinan anyaman daun pandan, khas Arborek. Yang sudah diwariskan secara turun-temurun antar generasi.

Desa Arborek hanyalah satu diantara desa-desa lain dengan keunikannya masing-masing.

Berbagai peninggalan sejarah pun banyak terdapat di Kepulauan Raja Ampat. Mulai dari sebagian penduduknya yang memiliki darah kerajaan Tidore Maluku. Peninggalan-peninggalan perang dunia ke 2. Sampai, gua-gua dengan lukisan tangan khas manusia purba. Tersebar luas di Raja Ampat.

Mempelajari keunikan Raja Ampat seolah tidak ada habisnya. Inilah yang membuat kepulauan ini begitu berjaya. Sebagai tujuan wisata tingkat dunia.

Rute dan Biaya Ke Pulau Raja Ampat Papua Dari Jakarta

Rute menuju tempat wisata kepulauan Raja Ampat papua, dari Jakarta, menggunakan pesawat terbang. Dari Bandara Soekarno Hatta ke Kota Sorong, memakan waktu sekitar 6 jam. Biasanya, akan transit terlebih dahulu di Makassar atau Manado. Ada banyak maskapai melayani penerbangan ke Kota Sorong. Beberapa di antaranya, Garuda Indonesia, Pelita Air, Silk Air, dan Merpati.

Berapa ongkos pesawat ke Raja Ampat Papua? Harga tikut penerbangan ke Sorong fluktuatif. Kisaran Rp 1,5 juta – Rp 3 juta sekali jalan. Dari hitungan terendah, maka ongkos pesawat pergi-pulang membutuhkan bujet Rp 3 juta.

Dari Sorong, perjalanan berlanjut ke Waisai, ibu kota kepulauan Raja Ampat. Kota Waisai ini berada di Pulau Waigeo. Satu dari 4 pulau utama di Raja Ampat.

Dari Sorong ke Waisai, ada dua pilihan alat transportasi. Yakni, kapal laut atau pesawat Susi Air. Untuk menekan biaya, kapal laut adalah pilihan tepat. Kapal cepat dengan waktu berlayar sekitar dua jam. Ongkosnya, sekitar Rp 130.000.

Tiket Masuk Ke Tempat Wisata Raja Ampat Papua

Ada tarif wajib untuk masuk ke tempat wisata Raja Ampat. Wisatawan dikenakan Tarif Layanan Pemeliharaan Lingkungan (TLPL). Nilainya dipatok Rp 500.000 per orang, untuk wisatawan nusantara. Dan, Rp 1 juta per orang, untuk wisatawan mancanegara. Tarif ini dapat dibayarkan di pelabuhan atau kantor Kabupaten Raja Ampat.

Homestay
Kriss Iba Homestay di Batanta, Raja Ampat – Photo Travel Kompas

Akomodasi Di Raja Ampat ada banyak pilihan. Seperti hotel, resor, dan homestay. Untuk backpacker, homestay jadi pilihan yang tepat. Karena, harga per malamnya paling rendah. Kisaran harga homestay di Raja Ampat dimulai dari Rp 250.000. per malam. Sebaiknya, pilihlah homestay yang dekat dengan tempat wisata. Atau, situs selam yang ingin dikunjungi. Ini akan berpengaruh pada biaya transportasi.

Untuk mencari homestay di Raja Ampat, Anda dapat membuka situs resmi Asosiasi Usaha Homestay Kabupaten Raja Ampat di Stay Raja Ampat

Alat Transportasi di Kepulauan Raja Ampat Papua

Alat Trasportasi di Kepulauan Raja Ampat Papua

Raja Ampat adalah daerah kepulauan, dengan total 1.864 pulau. Jika ingin berwisata alam di Raja Ampat, Anda membutuhkan kapal motor island hopping. Ini memang membutuhkan budget ekstra.

Mahalnya, harga BBM di Raja Ampat, sangat berpengaruh terhadap harga sewa kapal motor. Contohnya untuk menuju Wayag dari Waisai, diperlukan bujet Rp 13 juta PP. Menuju Pianemo dari Waisai diperlukan bujet Rp 8 juta PP. Ke Teluk Mayablibit dari Waisai dibutuhkan bujet Rp 6 juta rupiah PP. Satu perahu motor biasanya dapat diisi 10-12 orang. Untuk menekan bujet transportasi di Raja Ampat, pergilah secara berkelompok. Kemampuan tawar-menawar ongkos kapal motor juga sangat diperlukan.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here