Ternyata ini rahasia utama belut listrik bisa keluarkan listrik mematikan

1
1076
Benner-ku.jpg
Benner-ku.jpg

Mahluk hidup memang memiliki segudang keunikan dan ciri khas sendiri. Mulai dari bentuk hingga karakteristik yang berbeda satu sama lain. Begitu pun dengan hewan satu ini. Belut listrik atau Sidat listrik, salah satu phenomena yang menarik banyak perhatian publik.

Bagaimana tidak, sesuai dengan namanya Belut Listrik, hewan ini mampu menghasilkan, mengatur, serta menggunakan potensi arus listrik tinggi dari tubuhnya.

Ternyata ini rahasia utama belut listrik bisa keluarkan listrik mematikan 3

Secara ilimiah, Belut Listrik dikenal dengan bernama Electrophorus electricus. Hewan ini adalah sejenis ikan air tawar yang dapat menghasilkan aliran listrik kuat untuk berburu dan membela diri. Walaupun disebut sidat atau belut, ia termasuk anggota ordo Gymnotiformes, yang tidak mencakup keduanya.

Menurut catatan dari beberapa sumber, Belut listrik atau Sidat listrik, mampu mengeluarkan listrik hingga 650 volts. Fungsi utama listrik digunakan untuk berburu dan bertahan membela diri. Sengatan listrik yang tergolong besar ini jelas sangat mematikan mangsa atau lawannya.

Sidat listrik biasa ditemukan di Sungai Amazon dan Sungai Orinoko serta daerah-daerah di sekitarnya. Ia bisa tumbuh hingga panjang 2,5 m (8,2 kaki) dan berat 20 kg (44 pound), walaupun biasanya ukuran rata-ratanya adalah 1 m.

Kemampuannya menghasilkan setruman listrik sendiri mengundang decak kagum. Tidak heran, jika banyak peneliti tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang phenomena tersebut.

Tentang bagaimana cara kerja dan system tubuh belut listrik, hingga memungkinkan mengeluarkan sengatan listrik tinggi. Dan itu tanpa bantuan apapun dan semuanya terjadi secara alami.

Dalam studi yang dilakukan Kenneth Catania dari Universitas Vanderbilt menemukan, belut listrik bisa mengubah kekuatan muatan listrik di tubuhnya pada waktu bernavigasi dan mengalahkan musuhnya.

Dan belut listrik sendiri ternyata memiliki kemampun membedakan mode kekuatan muatan arus listrik dari dalam tubuhnya.

Jadi bisa dikatakan jika belut listrik melawan musuh lebih kuat dan lebih besar. Ia mampu merubah kekuatan arus listrik menjadi dua kali lipat untuk bisa mengalahkan musuhnya.

Bahkan dari penelitian menunjukkan kekuatan sengatan dari belut listrik ini setara dengan listrik dari lima soket listrik standar yang dipakai di Amerika Serikat.

Jadi bisa dikatakan sengatan dari belut listrik ini tergolong tinggi.

Cara kerja Belut Listrik Melumpuhkan Musuh

Sejumlah video pun memperlihatkan jika belut listrik juga mampu melumpuhkan seekor buaya. Hanya dengan kekuatan sengatan listrik dari tubuhnya. Buaya terlihat bergetar hebat akibat efek sengatan listrik yang sangat besar dan mematikan tersebut.

Dari pengamatan ini ditemukan bahwa dua pertiga lebih dari tubuhnya memiliki sel yang disebut electrocytes. Bagian tersebut mampu menyimpan listrik layaknya baterai biologis mini. Saat menghadapi ancaman atau melumpuhkan mangsa, sel-sel segera melepas muatan dalam waktu bersamaan.

Kekuatan terendah sengatan listrik dari belut listrik sendiri sudah mencapai 600 volt. Hal ini sudah cukup untuk membuat mangsanya tewas dalam waktu singkat.

Catania sendiri telah menghabiskan waktu tiga tahun demi mempelajari perilaku ikan yang aslinya dari Amerika Selatan tersebut. Dia ingin tahu bagaimana cara belut dapat memanfaatkan medan listrik saat melakukan navigasi pada perairan penuh lumpur yang terltak di cekungan Amazon dan Orinoco.

Selain itu diamati pula tentang caranya mencari mangsa tersembunyi lalu menyetrumnya sampai lemah.

Bagaimana Belut Listrik Menghasilkan Listrik?

Bagaimana Belut Listrik Menghasilkan Listrik 2

Secara umum, beberapa ratus spesies ikan memiliki organ penghasil listrik, namun hanya sedikit yang dapat menghasilkan daya listrik yang kuat. Organ penghasil listrik yang dimiliki oleh kebanyakan ikan tersusun dari sel saraf dan sel otot yang telah mengalami perubahan penting.

Bentuk organ listrik seperti piringan kecil yang memproduksi lendir disebut elektrosit, tersusun dan menyatu di bagian atas dari susunan lain yang sejajar. Pada umumnya, semua piringan menghadap arah yang sama yang memuat 150 atau 200 piringan setiap susunannya.

Bagaimana Belut Listrik Menghasilkan Listrik

Misalnya, pada ikan torpedo terdapat 140 sampai 1000 piringan listrik pada setiap kolom. Pada ikan torpedo yang sangat besar, jumlah seluruh piringan sampai setengah juta.

Prinsip kerja piringan listrik ini mirip dengan cara kerja baterai. Ketika ikan beristirahat, otot-otot yang tidak berhubungan belum aktif. Namun jika menerima pesan dari saraf, akan segera bekerja secara serentak untuk mengeluarkan daya listrik.

Pada saat itu, voltase semua piringan listrik atau elektrosit menyatu, sehingga mampu menghasilkan daya listrik sampai 220 volt pada ikan torpedo atau sampai 650 volt pada belut listrik.

Pada umumnya semua spesies ikan tawar hanya menghasilkan listrik ringan, kecuali sembilang listrik dan belut listrik. Ikan listrik yang hidup di laut memiliki tenaga listrik yang lebih kuat dan berbahaya, karena air laut mengandung garam yang membuat dirinya lebih tahan terhadap arus listrik. Posisi dan bentuk organ listrik ini bervariasi tergantung pada spesiesnya.

Selain ikan yang dipersenjatai dengan muatan listrik potensial, ada jenis ikan lain pula yang menghasilkan sinyal bertegangan rendah 2 hingga 3 volt. Jika ikan-ikan ini tidak menggunakan sinyal listrik lemah semacam ini untuk berburu atau mempertahankan diri, lalu digunakan untuk apa?

Ikan ini memanfaatkan sinyal lemah ini sebagai alat indera. Sistem indera dalam tubuh ikan ini, yang menghantarkan dan menerima sinyal-sinyal tersebut.

Ikan ini menghasilkan pancaran listrik dalam suatu alat khusus di ekornya. Listrik ini dipancarkan melalui ribuan pori-pori di punggung makhluk ini dalam bentuk sinyal yang untuk sementara menciptakan medan listrik di sekitarnya.

Benda apapun dalam medan ini membiaskannya, sehingga ikan ini mengetahui ukuran, daya alir dan gerak dari benda tersebut. Pada tubuh ikan ini, ada pengindera listrik yang terus menentukan medan ini seperti halnya radar.

Pendeknya, ikan ini memiliki radar yang memancarkan sinyal listrik dan menerjemahkan perubahan pada medan yang disebabkan oleh benda yang menghambat sinyal-sinyal di sekitar tubuhnya. Ketika kerumitan radar yang digunakan oleh manusia masih kita kembangkan, penciptaan mengagumkan dalam tubuh ikan seperti ini akan menjadi jelas.

Bentuk tubuh belut listrik unik, hampir 7/8 bagian tubuhnya berupa ekor. Di bagian ekor inilah terdapat baterai-baterai kecil berupa lempengan-lempengan kecil yang horizontal dan vertikal. Jumlahnya sangat banyak, lebih dari 5.000 buah.

Tegangan listrik tiap baterai kecil ini tidak besar, tetapi kalau semua baterai dihubungkan secara berderet (seri), akan diperoleh tegangan listrik sekitar 600 volt (bandingkan dengan batu baterai yang hanya 1,5 volt).

Ujung ekor bertindak sebagai kutub positif baterai dan ujung kepala bertindak sebagai kutub negatif. Belut listrik dapat mengatur hubungan antara baterai kecil dalam tubuhnya itu untuk mendapat tegangan listrik kecil dan tegangan listrik besar.

Untuk navigasi, belut listrik hanya membutuhkan tegangan listrik yang kecil. Tetapi ketika berhadapan dengan musuh atau mangsanya, belut listrik akan memberikan tegangan semaksimal mungkin melalui kepala dan ekornya yang ditempelkan pada tubuh musuh atau mangsanya itu.

Arus listrik sekitar 1 ampere yang ditimbulkan oleh tegangan listrik yang tinggi ini akan mengalir dan membunuh mereka. Namun hewan lain tidak terganggu karena mereka tidak bersentuhan langsung dengan ekor dan kepala belut.

Bener-PU-1.jpg
Benner-ku.jpg
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here