Usai Cuci Kampung, Hampir Setiap hari Arga Makmur Diguyur Hujan

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara,GC-Setelah usai melakukan ritual cuci kampung atas ulah oknum pejabat Pemda Bengkulu utara yang di duga melakukan mesum di lingkungan RT.6 suko mulyo desa karang suci, hampir setiap hari daerah kota arga makmur dan sekitarnya di guyur oleh hujan yang terus menerus.

Menurut salah seorang warga suko mulyo,Jul,(1/12/2016)di kediamannya dengan media ini mengatakan, Kebiasaan yang sering terjadi Setelah melakukan ritual cuci kampung, maka di daerah setempat akan selalu di guyur hujan, bahkan tidak menutup kemungkinan daerah yang sudah melakukan cuci kampung akan di guyur hujan setiap hari selama satu bulan.

“Setelah usai melakukan cuci kampung pasti di daerah kita setiap hari di guyur hujan, itu bertanda anugerah yang kuasa ingin mendinginkan serta membersihkan lingkungan yang tercemar kotor tersebut ,” Katanya.

Selain itu Jul juga mengatakan,Salah satu hukum adat yang sedang marak saat ini adalah acara cuci kampung. Yang mana menurut petuah para sesepuh, Hukum adat cuci kampung merupakan sebuah hukuman adat di lingkungan desa setempat,jika ada warganya melakukan sesuatu perzinaan.

“Seperti kejadian di RT.6 kemaren itu,kan di lakukan cuci kampung, tapi seharusnya orang yang melakukan mesum itu hadir, kemudian diarak keliling suko mulyo,” katanya. (BEN)

Latest News

4 OPD Kepahiang Dilaporkan FPR Ke Kejagung

BedahBerita.Co.Id, Front Pembela Rakyat (FPR) melaporkan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kepahiang.Atas indikasi adanya tindak...

3 Tersangka Korupsi DD Embong Sido Di Tahan

Kepahiang, garudacitizen.com - Tiga Tersangka (TSK) Korupsi Dana Desa (DD) Embong Sido Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang ditahan pihak Kejari Kepahiang, setelah...

Jaksa Geledah Pemkab Dan DPRD Kepahiang, Indikasi Kasus Tanah Kantor Camat TB Karai

BedahBerita.Co.Id, Nampaknya Kasus pengadaan Lahan Tanah Kantor Camat Tebat Karai mulai serius di garap Kejaksaan Negeri Kepahiang, setelah Laporan yang di layangkan...

Spiritual Retreat, Love & Unity Tour, Indonesia 2019

Sri Bhagavan, pemimpin spritual dan pendiri International Vedanta Society yang berpusat di Kolkata, India akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 2-13 Desember...

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun 2018 di Dinas Kesehatan (Dinkes)...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -