Santet Adalah Bukti Kecanggihan Budaya Indonesia

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...
- Advertisement -

Membahas tentang santet, memang menarik. Santet adalah art science yang diciptakan leluhur bangsa kita Indonesia. Namun belum begitu diakui keberadaannya.

Tapi jika dilihat dari segi sains-nya (bukan membahas mistik). Perkembangan penelitian Quantum Teleportation selama lima tahun terakhir membuat banyak ilmuwan makin percaya bahwa teknologi teleport seperti dalam film Star Trek dapat diwujudkan.

Tahun 2007, para ilmuwan baru bisa mengkondisikan material di satu tempat dengan material di tempat lain. Tahun 2011, para ilmuwan telah berhasil mengirimkan partikel photon hingga mencapai jarak 89 mil. Belakangan ini, dapat dikatakan, negara-negara maju tengah bersaing untuk menjadi negara pertama yang menemukan teknologi teleport.

Santet Adalah Bukti Kecanggihan Budaya Indonesia
Santet Adalah Bukti Kecanggihan Budaya Indonesia

Untuk sementara saat ini, China yang memimpin persaingan. Sebenarnya, Amerika telah lebih unggul dalam mengkondisikan material agar bisa di-teleport. Hal ini dibuktikan dengan pengkondisian materi bola emas yang bisa mengambang di atas meja kaca. Namun sayangnya, penelitian Quantum Teleport di Amerika dihentikan pendanaannya pada tahun 2008.

Hanya saja, peneliti negara maju cuma bisa memindahkan partikel photon. Sedangkan, dukun santet di Indonesia sudah mampu memindahkan jarum, paku, beling, lipan, kecoak dan lain-lain ke dalam tubuh manusia. Mana yang lebih canggih coba?

Pihak Amerika yang berhasil mengkondisikan bola emas bukanlah institusi yang murni bergerak dalam bidang fisika kuantum, melainkan National Institute of Health! Health?

Kesehatan? Yeps! Penelitian kesehatan sudah mencapai tahap fisika kuantum sehingga ada usaha melakukan penyembuhan melalui gelombang elektromagnetik. Dan perlu kita tahu bahwa fenomena santet bisa kita saksikan di Museum Kesehatan di Surabaya. Sama-sama masuk ke kesehatan, bukan.?

Santet adalah fisika kuantum

Dalam Museum Kesehatan di Surabaya, ditayangkan foto-foto proses santet dalam acara Seminar Budaya Tabloid POSMO Tahun 2002 yang bertajuk Membedah Santet dan Pengobatan Supranatural. Ditunjukkan bagaimana beberapa jarum tiba-tiba berubah menjadi cahaya dan masuk ke dalam tubuh ayam. Setelah ayamnya disembelih, jarum-jarum itu tertancap di jantung dan ulu hatinya.

Penggambaran sederhana tentang santet adalah mengubah jarum menjadi gelombang kemudian mengirimkannya masuk ke dalam tubuh korban. Gambaran sederhana ini tidak bertentangan dengan fisika kuantum karena setiap materi memang memiliki dualisme, sebagai gelombang maupun sebagai partikel.

Dualisme gelombang dan partikel memungkinkan terjadinya fenomena lipatan ruang dan waktu. Hal ini karena gelombang dapat merambat dengan kecepatan cahaya, dan kita tahu bahwa kecepatan cahaya adalah kecepatan mutlak dan tak ada yang bisa lebih cepat lagi. Dengan kata lain, kecepatan cahaya adalah ujung dimensi ruang-waktu tempat kita berada sekarang.

Sulit juga menjelaskannya karena Fisika Kuantum sangat jauh berbeda dengan Fisika Klasik Newtonian. Karena sebagian besar penduduk dunia masih berpikir menggunakan filosofi Newtonian, maka cara terbaik menjelaskan fenomena kuantum adalah dengan analogi Newtonian. Meskipun penjelasan analogis kadang menyesatkan karena tidak memuat seluruh aspek, namun analogi adalah cara yang terbaik.

Sebelum beranjak lebih jauh, kita lihat fenomena Sonic Boom atau terbentuknya kerucut kabut pada saat pesawat menembus kecepatan suara, seperti gambar di bawah ini:

Kabut tersebut terbentuk karena gelombang suara yang menyatu mengakibatkan udara di sekitar pesawat mengalami kondensasi. Dengan kata lain, kita bisa mengubah udara menjadi kabut dengan memodifikasi gelombang suara. Nah, jika menggunakan gelombang suara yang primitif aja bisa mengubah udara jadi kabut, apa yang bisa kita lakukan dengan gelombang elektromagnet yang bisa mencapai ujung dimensi?

Interaksi gelombang elektromagnetik banyak dibahas dalam Quantum Entanglement. Tahu apa itu Quantum Entanglement? Kalo engga tau juga gak masalah, karena memang tidak ada yang tahu. Para peneliti independen fisika kuantum sejak 2000 juga tidak benar-benar tahu. Kalau ada yang tahu, tentulah namanya bukan entanglement atau bahasa Indonesianya berbelit-belit.

Contoh kasus quantum entanglement adalah ketika seekor anak anjing dipisah dari induknya dalam jarak ratusan mil. Si anak anjing ditakut-takuti sehingga denyut jantung anak anjing berdetak makin cepat. Sang induk anjing yang tidak di apa-apa kan tiba-tiba denyut jantungnya sama seperti denyut jantung si anak anjing. Nah, kira-kira apa yang menyebabkan denyut jantung induk anjing sama seperti anaknya? Tidak pernah ada penjelasan yang memuaskan, makanya disebut entanglement alias berbelit-belit!

Penjelasan yang paling diterima dalam kasus anjing di atas adalah adanya gelombang elektromagnetik yang diberi nama non-local signal. Riset lebih lanjut menunjukkan bahwa non-local signal tidak hanya terjadi pada makhluk hidup, tapi juga terjadi pada batu permata. Jika manusia maupun benda mati sama-sama memiliki non-local signal, maka tidak tertutup kemungkinan manusia bisa mensinkronkan sinyal tersebut untuk melakukan santet.

Santet adalah mahakarya terbaikan

Sayangnya, fenomena santet tak jauh beda dengan fenomena kekayaan seni budaya dan kekayaan alam di Indonesia. Diabaikan dan dibiarkan diolah oleh asing. Sampai kapan kita menjadi bangsa munafik yang mengingkari kelebihan dan kekurangan bangsa kita sendiri, dan terus menerus bercermin mematut-matutkan diri dengan budaya asing?

Mari kita bangga, ternyata dukun santet di indonesia jauh lebih hebat dari para ilmuan-ilmuan luar, baik di amerika maupun eropa. Sekarang bagaimana kita bisa memanfaatkan santet tersebut untuk hal yang bermanfaat, misalnya, menghilangkan kanker atau tumor dalam tubuh,.. kalau bisa dikelola dengan baik pasti indonesia bisa sangat maju. Dan, negara luar akan belajar santet ke indonesia..!

Baca juga : Cara menangkal santet dengan ilmu fisika & Cara Kerja Santet

Latest News

16 Tempat Ngopi Paling Asik di Jogja | COFFEE SHOPS YOGYA

Jika Anda mencari rekomendasi tempat ngopi paling asik di Jogja, mungkin 16 Coffee Shops ini layak untuk...

Apa itu internet marketing? Explore Strategi Pemasaran Online!

Apa itu internet marketing? Ini menjadi pembahasan paling menarik bagi para pelaku bisnis beberapa dekade belakangan ini. Strategi pemasaran online dianggap menjadi...

Tempat Wisata Malam Jogja | Tempat Nongkrong Asik

Berikut adalah rekomendasi tempat wisata malam Jogja. Cocok untuk tempat nongkrong menikmati suasana kunjungan Anda. Jogja adalah...

Apa Itu Bisnis RT RW Net? Prinsip Dasar dan Potensinya

Apa itu Bisnis RT RW Net, kenapa ia menjadi buah bibir ditengah masyarakat. Dimana mendorong sebagian besar orang, menggali lebih jauh tentang...

Perpanjangan Waktu Habis, Kontraktor Proyek GOR Segera Bayar Denda

Bengkulu Utara, GC – Pemberian kesempatan perpanjangan waktu proyek pembangunan gedung olahraga (GOR) Kabupaten Bengkulu Utara yang menelan anggaran Dana Alokasi Khusus...

More Articles Like This

- Advertisement -