Pokemon Go Akan Diblokir Kemenkominfo

Jika terindikasi adanya potensi bahaya.

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Sebuah kabar buruk bagi penggemar APK yang dikembangkan Pokemon Company bekerja sama dengan Nintendo dan Niantic. Katanya, game Pokemon Go akan diblokir Kemenkominfo. Jika terindikasi adanya potensi bahaya.

Sebagaimana dilansir TribunNews, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) sudah mengetahui keberadaan Pokemon Go. Khususnya sejak banyak masyarakat mulai bermain.

Pemerintah pun tidak segan-segan akan memblokir situs aplikasi Pokemon Go.

“Kalau memang konten aplikasi Pokemon Go melanggar aturan, pasti kita akan proses untuk diblokir melalui panel penanganan konten ilegal,” ujar Kepala Pusat Informasi Kemenkominfo, Ismail Cawidu kepada kepada Wartawan, Kamis (14/7/2016).

“Terkait Pokemon Go kami belum menerima pengaduan dari masyarakat,” lanjut Ismail.

Saat ini Kemenkominfo belum mendapatkan pengaduan terkait gangguan atau bahaya pengguna Pokemon Go. Namun hal itu tidak membuat pemerintah untuk lengah dalam mengawasi permainan yang terkenal dengan Pokemon jenis Pikachu tersebut.

Pokemon Go adalah tehnologi game yang memadukan imaginasi permainan dengan dunia Nyata. Yaitu, game berbasis augmented-reality yang dikembangkan oleh Pokemon Company bekerja sama dengan Nintendo dan Niantic.

Dalam beberapa pekan, masyarakat terutama di kota urban sedang menggandrungi aplikasi Pokemon Go. Bagi anda yang ingin bermain bisa diakses melalui telepon pintar secara gratis.

Permainan yang dikembangkan Nintendo dan Niantic berbeda seperti Clash of Clans dan sejenisnya. Pasalnya konsep yang digunakan berbasis Augmented-Reality, dengan dukungan dari GPS setempat.

Walaupun masih dalam versi Beta, tetap sudah banyak masyarakat yang mengunduhnya.

Yang membuat permainan ini menarik, para Pokemon Hunters (sebutan para pencari Pokemon) harus rajin berjalan-jalan mencari jenis Pokemon yang unik di setiap sudut kota.

Selain itu mereka bisa merawat dan mengubah Pokemon ke tingkat atas sampai 151 maksimal saat ini.

Polisi Ingatkan Gamers Hati-hati Bermain Pokemon Go

Walau belum ada laporan pasti terjadinya kecelakaan dari pemain Pokémon Go di Jakarta dan sekitarnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya tetap menghimbau masyarakat untuk berhati-hati. Khususnya, terkait hiburan yang tengah digandrungi ini.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono meminta gamers yang berburu Pokémon dijalan agar tetap berhati-hati dan patuh pada aturan lalu lintas.

Terlebih, permainan buatan Nitendo ini mengharuskan penikmatnya ikut bergerak secara langsung dan kerap berburu monster virtual itu di jalanan.

“Jangan sampai nanti mengejar Pokémon jadi malapetaka karena fokus ke game dan HP, tidak lihat lingkungan sekitar. Ini bahaya,” kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/7/2016).

Awi menyatakan, hingga kini Polri tidak melarang masyarakat melepas penat dengan bermain Pokémon Go. Hanya saja, dia mengingatkan kondisi jalan di Jakarta yang masih banyak lubang dan masih beredar pelaku kejahatan.

“Jangan asik bermain, tahu-tahu ada copet yang ambil HP,” katanya.

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat dipahami...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -