Miris..Nasib Atlet Taekwondo Bengkulu Utara Kayak Jalangkung

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...
- Advertisement -

Bengkulu Utara, ( GC ) – Keberhasilan para atlet taekwondo Kabupaten Bengkulu Utara pada Kejuaraan Event Jakarta Cup yang diselenggarakan di Gor Ciracas Jakarta timur, 5 – 6 Mei 2018 kemarin, menyisakan kekecewaan.

Meskipun para atlet mampu mengharumkan nama Daerah Kabupaten Bengkulu Utara di kancah nasional, namun kepergian mereka justru tidak serta merta didukung pemerintah setempat. Ibarat Jalangkung, Pergi tak diantar, Pulang tak dijemput.

“Para atlet Taekwondo yang mengikuti pertandingan tahun ini  murni dana dari orang tua masing-masing. Tidak ada fasilitas apapun yang diberikan pemerintah,” ungkap salah seorang pelatih Atlet taekwondo, Rhyan Novriansyah Pratama ketika dihubungi oleh wartawan media ini, Selasa ( 8/5/2018 ) melalui Via Handponenya.

Parahnya lagi, pihaknya bukan tidak meminta bantuan, namun sebelumnya mereka juga telah mengajukan proposal kepada pemerintah daerah setempat. Tetapi hingga 3 Medali Emas, 1 Medali Perak dan 1 lagi Medali Perunggu diboyong ke Bengkulu Utara, bantuan itu tidak kunjung ada.

“Sebelumnya kita sudah ajukan proposal, tapi itu tidak digubris Pemerintah Daerah Bengkulu Utara. Bukannya berharap perhatian, justru dengan biaya sendiri kami mampu berangkat. Padahal kami pergi mengatasnamakan daerah, bukan pribadi,”sesalnya.

Sebanyak 3 mendali emas, 1 Medali perak dan 1 Medali perunggu yang berhasil dibawa pulang para atlet Taekwondo Bengkulu Utara di Event tingkat Nasional, merupakan bentuk keseriusan para atlet untuk menaikkan sebuah nama daerah. Tapi sangat disayangkan, Pemerintah daerah Bengkulu Utara terkesan cuek atas keberhasilan ini.

“Seharusnya sedikit banyak kami mendapat dukungan. Tapi kenyataan kami diacuhkan, yah mau bagaimana lagi.(Ben)

Latest News

16 Tempat Ngopi Paling Asik di Jogja | COFFEE SHOPS YOGYA

Jika Anda mencari rekomendasi tempat ngopi paling asik di Jogja, mungkin 16 Coffee Shops ini layak untuk...

Apa itu internet marketing? Explore Strategi Pemasaran Online!

Apa itu internet marketing? Ini menjadi pembahasan paling menarik bagi para pelaku bisnis beberapa dekade belakangan ini. Strategi pemasaran online dianggap menjadi...

Tempat Wisata Malam Jogja | Tempat Nongkrong Asik

Berikut adalah rekomendasi tempat wisata malam Jogja. Cocok untuk tempat nongkrong menikmati suasana kunjungan Anda. Jogja adalah...

Apa Itu Bisnis RT RW Net? Prinsip Dasar dan Potensinya

Apa itu Bisnis RT RW Net, kenapa ia menjadi buah bibir ditengah masyarakat. Dimana mendorong sebagian besar orang, menggali lebih jauh tentang...

Perpanjangan Waktu Habis, Kontraktor Proyek GOR Segera Bayar Denda

Bengkulu Utara, GC – Pemberian kesempatan perpanjangan waktu proyek pembangunan gedung olahraga (GOR) Kabupaten Bengkulu Utara yang menelan anggaran Dana Alokasi Khusus...

More Articles Like This

- Advertisement -