Mian Diminta Segera Mengevaluasi Pejabat Dispora

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara,( GC ) – Dengan banyaknya permasalahan yang muncul pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kabupaten Bengkulu Utara dalam 2 tahun terakhir ini, tentu sudah seharusnya menjadi bahan evaluasi Bupati Ir.Mian terhadap kinerja bawahannya.

Seperti Informasi yang beredar terkait dengan beberapa atlet berprestasi di kabupaten Bengkulu Utara yang telah berjuang mengharumkan nama baik daerah tanpa ada sedikitpun perhatian dari pihak pemerintah daerah setempat, merupakan pintu masuk bahan evaluasi Bupati Ir Mian serta bahan pihak yang berwenang untuk melakukan audit menyeluruh terhadap anggaran kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Dispora kabupaten Bengkulu Utara tahun 2017 lalu hingga tahun anggaran 2018 yang sedang berjalan saat ini.

Belum lagi ditambah dengan informasi persoalan-persoalan yang lain, yakni, beberapa bulan yang lalu pernah terjadinya cekcok antara Kadispora dengan Kepala Dinas Lingkungan hidup (DLH), yang pada waktu itu kadispora sempat mengatakan kepala DLH Bodoh.

Selain itu juga pernah terjadi insiden antara pejabat Dispora dengan pejabat Dinas Pariwisata ( Dispar) pada saat rapat soal alun-alun malin paduko. Kemudian muncul kembali soal para kontingen FPTI yang tak ubah sama nasibnya dengan para atlet taekwondo, yang mana nasib mereka tidak ada sedikitpun perhatian dari pihak pemerintah daerah setempat ketika sedang berjuang di pekan olahraga provinsi Bengkulu tahun 2018.

Seperti yang dikatakan oleh Bambang, selaku orang tua salah seorang atlet yang bernama alexander dengan media ini, selasa (8/5/2018) melalui Via Handponenya mengatakan, Pada titik inilah penting bagi Bupati Bengkulu Utara untuk mengambil langkah-langkah strategis untuk melakukan Evaluasi prestasi-prestasi apa saja yang telah dicapai oleh para pejabat Dispora selama ini.

Jika kondisinya sama saja atau bahkan terjadi kecenderungan menurunnya prestasi atlet-atlet daerah ini yang di bawah tanggung jawab pembinaan Dispora, maka perlu segera ditemukan figur yang tepat untuk memimpin organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut.

Sebab, Dispora merupakan salah satu OPD dengan peran yang sangat vital dalam pembinaan generasi muda di berbagai bidang. Khususnya pengembangan keolahragaan dan prestasi keolahragaan.

“Selain tidak adanya perhatian terhadap para atlet taekwondo dari pihak dinas yang terkait dan banyaknya muncul masalah dalam 2 tahun terakhir ini, sehingga saya menilai Bupati, Ir Mian sudah seharusnya melakukan evaluasi terhadap kinerja para pejabat Dispora,” kata Bambang.

Namun yang menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat saat ini, menurut penilaian Bambang selaku orang tua atlet Taekwondo Kabupaten Bengkulu Utara, Ada apa dan mengapa seorang Bupati, Ir Mian tampak diam dan agak sedikit takut melakukan evaluasi terhadap kadispora ?..padahal, sudah banyak masalah yang terjadi. Sedangkan bagi pejabat lain yang tidak ada permasalahannya di mata publik terkadang langsung di rotasi dan mutasi ke dinas lain, bahkan nonjob begitu saja.

“Namun yang menjadi masalahnya saat ini, Kenapa sepertinya bupati selaku kepala daerah sering tampak diam, bahkan tidak ada melakukan sanksi secara tegas alias terkesan takut ketika permasalah itu muncul dari Dispora,”ungkap Bambang. (Ben)

Latest News

4 OPD Kepahiang Dilaporkan FPR Ke Kejagung

BedahBerita.Co.Id, Front Pembela Rakyat (FPR) melaporkan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kepahiang.Atas indikasi adanya tindak...

3 Tersangka Korupsi DD Embong Sido Di Tahan

Kepahiang, garudacitizen.com - Tiga Tersangka (TSK) Korupsi Dana Desa (DD) Embong Sido Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang ditahan pihak Kejari Kepahiang, setelah...

Jaksa Geledah Pemkab Dan DPRD Kepahiang, Indikasi Kasus Tanah Kantor Camat TB Karai

BedahBerita.Co.Id, Nampaknya Kasus pengadaan Lahan Tanah Kantor Camat Tebat Karai mulai serius di garap Kejaksaan Negeri Kepahiang, setelah Laporan yang di layangkan...

Spiritual Retreat, Love & Unity Tour, Indonesia 2019

Sri Bhagavan, pemimpin spritual dan pendiri International Vedanta Society yang berpusat di Kolkata, India akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 2-13 Desember...

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun 2018 di Dinas Kesehatan (Dinkes)...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -