Kabupaten Cirebon-  Minggu (29/05). Para penyair lintas daerah Indonesia sudah berkumpul di Desa Kaliwedi untuk menggelar acara festival kaliwedi berpuisi yang akan berlangsung besok senen (30/05). Bertempat di alun-alun desa kaliwedi kecamatan kaliwedi kabupaten cirebon.

Hadir para penyair dalam acara tersebut Hadi Lempe (Pekalongan), Imam Subagyo (Semarang), Sang Bayang (Ngawi, Jatim), Selwa Kumr (Medan), Windu Setyaningsih (Purbalingga), Bambang Eka Prasetya (Magelang), Sarifudin Arifin Dua (Padang), Hardo Sayoko  SPB Dua (Ngawi, Jatim), Enthih Mudakir (Tegal), Kanjeng Sastra Taruna (Nganjuk, Jatim), Es Cao Dewi (Semarang), Thomas Haryanto Soekiran (Purworejo), Ari Kelana (Wonosobo).

Selain penyair lintas daerah Indonesia hadir pula penyair-penyair dari Kota dan Kabupaten Cirebon. Antara lain yakni Nurdin M. Noer, Sumbadi Egrang, Oom Sonara De Uci, Neneng Alfiah, Ali Bustomi, Fathan Mubarak, Pandu Hamzah, Yohanto A. Nugraha, Aat Fathurazak, Dalang Sunara, Tan Malawi, Saeroji Oji, Ubay Baekuni, Wahyudi Yuli.

Ketua penyelenggara, Imam MJ menyatakan bahwa terselenggaranya Festival Desa Kaliwedi Berpuisi ini berkat support dari berbagai pihak terutama Komunitas sastra. Tak lepas dukungan dari penyair senior Kota Pekalongan, Hadi Lempe. Yang berkenan memandu persiapan penyelenggaraan tersebut sekaligus selaku kontribusi pengundang para penyair Nasional lintas Indonesia.

Untuk hadir ikut meramaikan kancah sastra di Kabupaten Cirebon, saya pribadi mengakui bahwa untuk menyelenggarakan acara ini belumlah mampu yang mana kami dari komunitas sastra Desa Kaliwedi belum pernah melaksanakan event besar seperti yang kali ini kami gelar di Desa Kaliwedi, papar Imam MJ.

Sementara itu, penyair dari Ngawi Jatim, Sang Bayang juga menambahkan ia sangat mengapresiasi dengan kegiatan festival puisi di Desa Kaliwedi. Imam Subagya (Semarang) juga menambahkan ia sangat mengapresiasi Komunitas Sketsa Pribumi yang mana komunitas sastra , seni, dan budaya yang berdomisili di daerah pelosok tapi mampu menggelar acara akbar dan mampu mendatangkan para penyair besar dari berbagai daerah.

Menurutnya, peristiwa sastra di Indonesia ini sastra baru mampu menjadi tamu bukan tuan rumah di Negara kita sendiri. Saya juga sangat mengapresiasi dengan keterlibatan penyair Kota Pekalongan yakni Hadi Lempe yang ikut serta mengantarkan persiapan panitia Desa Kaliwedi.

penyair yang hadir dari Medan, Selwa Kumr, juga sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sampai pada para pelaku seni sastra saja namun, untuk mewujudkan perhelatan sastra pemerintah juga turut bertanggung jawab guna perkembangan seni sastra di daerah ini lebih khusus pemerintah bisa mengakomodir dan giat melakukan pembinaan sehingga harapan ke depan Kabupaten Cirebon mampu mewujudkan sebagai daerah yang berbasis kaya akan seni budayanya. (Dian Pawaka, Kaliwedi Cirebon)