13 ASN Dipecat Minta Bupati Bengkulu Utara Berlaku Adil

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara, GC – Sebanyak 13 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah Dipecat pada tanggal 1 Januari 2019 lalu, meminta Bupati Bengkulu Utara, Ir.H.Mian berlaku adil dalam melakukan Pemberhentian terhadap ASN.

Pasalnya, didalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pasal 87 ayat (4) huruf b menyebutkan, PNS diberhentikan tidak dengan hormat karena dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan dan/atau pidana umum.

Jika dilihat dari aturan UU Nomor  5 Tahun 2014 diatas, artinya bukan hanya para ASN yang terpidana korupsi saja yang diberikan sanksi pemecatan, namun ASN yang terpidana Umum juga diberikan sanksi yang sama.

Sementara kenyataannya di Kabupaten Bengkulu Utara, ASN yang menerima sanksi pemecatan hanya baru 13 orang. Pertama 7 Orang itu yakni, Suyoto, Tarzon Juri, Nazarudin, Bastari, Syaptiansyah, Kaisar Robinson, Sri Susilawati. Kemudian pada tanggal 15 Januari 2019, Bupati kembali melakukan pemecatan terhadap 6 orang ASN yaitu, Jasman,S.Pd, Romli Efendi, Novi Palentino, Boy Sinaratman, Nasdi Yuliar, dan Susilawati.

Sedangkan yang lainnya, baik yang terpidana kasus korupsi maupun terpidana umum, sampai saat ini belum dilakukan pemecatan. Sehingga dengan adanya demikian, 13 ASN yang telah dipecat tersebut. Berharap kepada Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian, dapat juga segera melakukan tindakan pemecatan terhadap ASN yang telah terpidana lainnya.

“Jika mengacu pada UU No.5 Tahun 2014, maka kami 13 orang ASN yang telah di PTDH, meminta kepada saudara Ir.H. Mian, agar dapat berlaku adil. Kenapa kami katakan demikian, kok kami saja yang dipecat, sedangkan yang lain tidak dilakukan. Dan perlu dikethui, seseorang memegang jabatan sebagi Bupati itu tidak selamanya,”beber salah satu Eks ASN dengan media ini, Rabu (6/2/2019) di kediamannya.

Ini Daftar Sementara Nama-Nama PNS Yang Belum Dilakukan Pemecatan :

  1. H.Edi Suprianto (Eks Kadis PU Bengkulu Utara) Yang saat ini telah pindah ke Kabupaten Bengkulu Selatan.
  2. Tasman,ST (Pindah Ke Kabupaten Bengkulu Tengah)
  3. Ahyat,S.IP (Pindah Ke Kabupaten Bengkulu Tengah)
  4. Sahrudin
  5. Drs. Sarman Bastari (Pindah Ke Kabupaten Bengkulu Tengah)
  6. Heri Suprianto, SSos (Masih PNS Yang bertugas di Kecamatan Lais)
  7. Saidi Mulyan
  8. Winarsih
  9. Rusli (Pensiun)
  10. Gufrusan (pensiun)
  11. M.Azim.BE (pensiun)
  12. Muzakir (Pensiun)
  13. Ali Husin,S.Sos (Pensiun)
  14. Pendi, Kasus Hutan Kota (Pensiun)
  15. IR.Tahyudin (Pensiun)
  16. Rio Hermawan (Masih Menjalani Hukuman)
  17. Ir.Silustero (Pindah Ke Kabupaten Bengkulu Selatan)
  18. Riduan,S.Sos

ASN Kementerian Belum Lakukan PTDH, Kok Bengkulu Utara Begitu Cepat?

Dia sempat juga menyinggung soal PNS Bengklulu Utara yang saat ini bekerja dibawah naungan kementerian pusat. Juga pernah menjalani Hukuman kasus Korupsi, namun hingga sekarang belum dilakukan pemecatan.

“Ada apa kami yang PNS di daerah ini begitu cepat dilakukan PTDH. Sedangkan Ikhwan Halidi dan Zulkiam, yang saat ini pegawai dibawah naungan kementerian, belum dilakukan pemecatan. Seharusnya Bupati sebelum melakukan tindakan, berpedoman juga dengan mereka,”demikian terangnya. (Ben)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -