Ratusan Warga Dari 6 Desa Menuntut CSR Dengan PT.Pamor Ganda

0
947

Bengkulu Utara(GC)-Ratusan warga dari 6 Desa yang berada di wilayah Kecamatan Ketahun,(6/5/2017) melakukan pertemuan dengan Pihak perusahaan perkebunan karet PT. Pamor Ganda di Hotel Kurnia Kecamatan Arga Makmur kabupaten Bengkulu Utara. Pertemuan warga dengan pihak perusahaan tersebut hanya ingin menyampaikan tuntutan masyarakat agar kedepan pihak perusahaan merealiasasikan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Enam desa yang menuntut CSR tersebut diantaranya, Desa Ketahun,Desa Bukit Indah,Desa Kuala Langgi, Desa Mindai,Desa Pajar Baru dan Desa Talang Baru.

Menurut keterangan Kepala Desa (Kades) Talang Baru, Hadi Irawan di forum pertemuan menjelaskan dalam koordinasi kali ini warga meminta agar pihak perusahan PT.Pamor Ganda menyetujui kesepakatan yang sudah dibuat pada saat rapat bersama Bupati Bengkulu Utara tempo lalu.

“Kami berharap agar pihak perusahaan jangan sampai terulang kembali melakukan pengukuran secara diam – diam, Kemudian kami juga berharap pihak perusahaan dapat menyetujui atas kesepakatan ini,” Kata Hadi Irawan.

Hadi Irawan menambahkan, Jika dilihat dari sisi sosial selama ini pihak PT. Pamor Ganda telah mengusik kehidupan warga desa sekitar perusahaan,seperti aktivitas PT yang selama ini terhadap kawasan HGU dinilai telah menodai etika kehidupan masyarakat desa.

”Kami merasa terusik jika pihak PT Pamor Ganda yang selama ini melakukan pengukuran tanpa ada izin, baik itu dari warga setempat maupun dari Desa lain yang berada di sekitar perusahaan,” Beber Hadi.

Selain itu, beberapa warga yang hadir di pertemuan tampaknya juga meminta tuntutannya kepada PT Pamor Ganda dilakukan secara resmi tentang kejelasan penanggung jawab terhadap CSR dari perusahaan untuk ke Enam Desa tersebut. Sebab warga berkeinginan MoU yang dibuat antara Desa, dan pemerintah  dengan PT Pamor Ganda di lakukan transparan.

“Seperti apa kontribusi dalam bentuk kompensasi PT Pamor Ganda pada 6 Desa sepanjang beroperasi di dalam wilayah HGU,” Ujar beberapa warga 6 desa dalam pertemuan.

Dalam pertemuan ini, beberapa warga dari 6 desa juga sangat berharap agar pihak perusahaan secepatnya memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk bekekerja dengan prinsip transaparansi dalam rekrutmen, dan penanganan terhadap ke 6 Desa sekitar perusahaan.

”Kami mendesak agar PT Pamor Ganda secepatnya memenuhi tuntutan, atau hentikan seluruh aktivitas perusahaan jika tidak bisa memenuhi tuntutan warga,” Tandas salah seorang warga desa dengan wajah yang geram.

Sementara Saudi Napitu selaku Administrasi (Adm) PT Pamor Ganda dalam hal ini sepakat dan menerima atas tuntutan warga terhadap Perusahaan yang meminta merealisaikan segera CSR dari perusahaan PT.Pamor Ganda tersebut.

“Terkait dengan tuntutan warga terhadap CSR,kami dari pihak perusahaan akan memberikan kompensasi kepada 6 desa berupa Uang sebesar Rp.150 Juta perdesa,” Ungkap Saudi, selaku utusan dari perusahaan PT.Pamor Ganda.

Kemudian Saudi Selaku perwakilan dari perusahaan perkebunan PT.Pamor Ganda berkeinginan kepada warga desa, agar pihak warga desa dengan pihak perusahaan sama-sama berjalan dengan lancar, jika nantinya pihak perusahaan telah memberikan kompensasi.

“Setelah ini,kami dari pihak perusahaan berkeinginan agar kedepan kita sama-sama berjalan dengan baik,” Pungkas Saudi.

Berdasarkan hasil pantauan wartawan media ini dalam Mediasi warga dengan pihak perusahaan tampaknya dihadiri,camat ketahun, Abdul Hadi,Pihak kepolisian Polres Bengkulu Utara bersama pihak Kodim 0423 Bengkulu Utara.

Meskipun suasana mediasi yang sempat memanas dan cukup lama, namun mediasi terlihat berlangsung dengan tertib.(Jon)