Ketua LSM Garuda RI BU,Hermandes, Tutup Usia

0
570

Bengkulu Utara,Garudacitizen.com-Inalilahiwainalillahiroji’un…Telah berpulang kerahmatullah saudara Hermandes, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda Republik Indonesia (RI) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Rabu (29/3/2017),tutup Usia.

Hasil pantauan wartawan media ini, Almarhum Hermandes meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arga Makmur sekitar pukul 9 : 40 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun,Senin (27/3/2017) atau dua hari sebelum meninggal, almarhum Hermandes dilakukan penahanan oleh pihak kepolisian polres Bengkulu Utara lantaran tertangkap tangan karena diduga melakukan pemerasan terhadap Ismed Mulyadi, yakni salah seorang kepala desa karang suci kecamatan arga makmur.

Namun pada hari rabu (29/3/2017) pagi sekitar pukul 8:00 Wib, almarhum sempat mengatakan keluhannya dengan pihak kepolisian yang piket pada hari itu, bahwa dirinya kurang sehat karena sakit kepala.

Menanggapi keluhannya itu, pihak kepolisian langsung mengantar Hermandes ke RSUD guna untuk mendapatkan perawatan yang lebih Insentif. Tetapi Setelah beberapa lama mendapat perawatan dan pengawasan dari pihak medis di Rumah Sakit, salah seorang petugas medis mengabarkan, Hermandes sudah meninggal.

Kepada awak media, Wakapolres Bengkulu Utara, Kompol Eko Sisbiantoro SIk, rabu (29/3/2017) mengatakan meninggalnya salah seorang ketua LSM Garuda RI ini lantaran sakit, dan keterangan itu diperkuat dengan keterangan salah seorang putri almarhum hermandes yang mengatakan ayahnya memang punya riwayat sakit jantung.

“Memang benar, Hermandes dinyatakan meninggal oleh petugas medis di RSUD Arga Makmur sekitar jam 9:40 WIB, dan hasil pemeriksaan, almarhum mengidap penyakit jantung dan gula darah,” Jelas Wakapolres.

Sementara dari Direktur RSUD Arga Makmur, Dr Jasmen Silitonga SpKK, juga menyampaikan, keterangan yang sama, menurut keterangan Direktur RSUD Arga Makmur, setelah dilakukan periksaan, selain jantung  pasien juga mengidap penyakit gula darah.

“Penyebab meninggalnya pasien karena adanya penyumbatan saluran pernafasan mengakibatkan pompa darah pada jantungnya mengalami kegagalan sehingga menyumbat peredaran yang mengalirkan oksigen ke otak, ” Terang Dr Jasmen Silitonga SpKK.

Kemudian Jenazah langsung dibawak pulang ke kediamannya dan akan di kebumikan,pada hari Kamis (30/3/2017) esok harinya.

loading...