Warga Kepahiang Resah Isu Penculikan Anak

0
177

Kepahiang, Garudacitizen.com-Isu yang beredar tentang penculikan anak bikin masyarakat daerah kabupaten kepahiang resah. Apala lagi, penculikan anak bisa menyaru berbagai profesi.

Bahkan, usia anak yang ditargetkan sebagai korban penculikan masih sangat belia,yakni berusia 12 tahun kebawah. Meski begitu orang tua diimbaukan agar tetap waspada dan berhati-hati menyikapi masalah ini.

Meski demikian, sebelumnya isu penculikan anak dibawah umur  tidak hanya viral di media sosial (Medsos). Akan tetapi sudah merebak ke kalangan masyarakat didaerah kabupaten kepahiang, sehingga dengan masalah ini, sekali lagi diharapkan sabagai orang tua memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak.

“Isu tentang penculikan anak semakin mengkhawatirkan,meskipun belum ada korban didaerah kepahiang, akan tetapi kami selaku orang tua selalu resah merasa ketakutan,” Ungkap Fitria (28), salah seorang warga desa peraduan binjai kecamatan tebat karai.

Yang lebih mengerikan lagi menurut Fitria,isu penculikan anak yang di sebut-sebut diduga menyamar sebagai saudara orang tua, gelandangan, pengemis,bahkan para penculikan anak dengan menggunakan kendaraan roda empat langsung menangkap korban dipinggir jalan.

“Dengan perasaan yang takut,sehingga Saat ini para orang tua banyak meninggalkan pekerjaannya demi mengantar dan menunggu anaknya pulang dari sekolah,” kata salah seorang ibu rumah tangga yang baru mempunyai anak satu orang ini.

Menanggapi hal itu, salah seorang tokoh masyarakat desa Peraduan Binjai, Hadi,(45) tahun mengatakan, atas permasalahan ini,diharapkan pemerintah daerah kabupaten kepahiang bersama pihak aparat kepolisian Polres Kepahiang dapat ikut mewaspadai keresahan masyarakat tersebut. Bahkan pihak pemerintahan desa juga selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal masuk ke desa-desa.(BEN)

loading...