Darlis : Jelang H-3, Distanak BU, Bentuk Tim Pemeriksa Hewan Kurban

0
609
KEPALA DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN BENGKULU UTARA,DARLIS,SP
Bengkulu Utara,Gruda Citizen.com-Menjelang hari raya Kurban, Idul Adha 1437 H, Dinas Pertanian dan Peternakan(Distanak), kabupaten Bengkulu Utara (BU) mulai melakukan pengawasan terhadap hewan kurban di seluruh wilyah kabupaten Bengkulu Utara.

Menurut kepala dinas pertanian dan peternakan kabupaten Bengkulu Utara,Darlis,SP kepada Garuda Citizen,(8/9/2016) di ruang kerjanya, mengatakan, semua ini di lakuakan untuk menjamin kelayakan Hewan Kurban agar terhindar dari hewan yang terkena penyakit. Dengan demikian,sebelum hari raya Idul Adha1437 H ini, pihak Distanak BU sudah membentuk Tim pemeriksa Hewan Kurban.

Beberapa hari yang lalu,kami dari dinas peternakan sudah membentuk tim pengawasan Hewan kurban,dimana mulai H-3 tim itu sudah berada di alokasinya masing-masing untuk mengecek hewan yanga akan di kurbankan,”Terangnya.

Darlis juga menjelaskan,selama ini di daerah kabupaten Bengkulu Utara masih dalam kategori aman,tetapi demi untuk mengantisipasi kesehatan masyarakat, agar terhindar mengkonsumsi hewan yang terkena penyakit maka dari itu  pihak Distanak tetap melakukan pengawasan dan pemeriksaan.

“Demi untuk menjaga kesehatan masyarakat Bengkulu Utara,sehinga kami dari Distanak tetap  melakukan antisipasi agar masyarakat tidak mengkonsumsi hewan kurban yang terkena penyakit,antisipasi itu kami lakukan dengan cara memeriksa setiap hewan yang akan di kurbankan pada hari raya idul adha nanti,”Jelasnya.

Kemudian lanjutnya,setiap kecamatan penyuluh dari Distanak akan melakukan pemantauan terhadap hewan ternak yang masuk dari daerah luar,seperti di kecamatan giri mulya,tidak menutup kemungkinan hewan kurban yang datang dari daerah kabupaten lebong,kemudian kecamatan putri hijau,hewan kurban akan masuk dari daerah muko-muko dan kecamatan air napal hewan kurban juga tidak menutup kemungkinan akan masuk dari daerah Kota Bengkulu.

“Sebenarnya tidak ada masalah hewan kurban yang masuk dari luar, asalkan hewan kurban itu sehat,untuk mengetahui hewan itu sehat atau tidak makanya kami dari Distanak melakukan pemantauan di setiap kecamatan,siapa tau nanti,selain hewan itu sakit, hewan kurban yang masuk dari luar itu hewan hasil curian,”Tutup Darlis.(BEN)