6.9 C
Alba Iulia
Kamis, April 9, 2020

Lagi Asik Mancing, Seorang Warga Muko-Muko Diterkam Buaya

Must Read

Beredar Foto Seronok di Duga Siswi SMK Kandeman Kabupaten Batang

Sekolah perlu memberikan pengawasan ketat terhadap para siswa dalam lingkungan sekolah ataupun di luar sekolah, bila ada keterkaitanya anak...

Umat Islam Diambang Kehancuran?

Belakangan ini konflik atas nama agama sering kali mencuat. Baik di dunia maupun di Indonesia. Islam menjadi salah satu...

Tari Topeng Cirebon dan Makna Dibaliknya

Tari Topeng Cirebon dengan gerakan tangan dan tubuh yang gemulai, serta iringan musik yang didominasi oleh kendang dan rebab,...
Beni Irawanhttp://www.garudacitizen.com
Garuda Citizen adalah portal berita yang memuat berbagai artikel menarik dan penting. Seperti politik, hukum, HAM, wisata, opini hingga hiburan

Muko-Muko, garudacitizen.com – Lagi asik mancing, Herli Akbar (18) warga Desa Sinar Laut, Kecamatan Pondok suguh, Kabupaten Muko-Muko. Diduga hilang lantaran diterkam dan diseret oleh buaya kedalam sungai.

Diperkirakan Buaya tersebut cukup besar, Sehingga mampu menerkam dan menyeret seorang warga muko-muko yang telah dewasa.

Berdasarkan keterangan Camat Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, Abdul Hadi, S.Sos, mengatakan, meneurut penjelasan dari seorang teman korban yang tengah melihat kejadian tersebut padanya. Setelah diterkam, korban langsung diseret buaya kedalam sungai.

“Berdasarkan informasi yang kita dapatkan dari teman korban yang sempat menyaksikan kejadian itu. Kuat dugaannya, korban dibawa oleh buaya ke bawah permukaan sungai,” kata Camat.

Lanjut Camat, dalam hal ini, Bupati Muko-Muko selaku Pemerintah Daerah Setempat telah dikabarkan. Kemudian, dirinya juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial, Basarmas serta OPD terkait.

“Untuk hal ini, Bupati dan seluruh dinas yang terkait sudah kita kabarkan,”ujar camat.

Sementara, menurut kronologis yang diceritakan oleh teman-teman korban. Setelah tiba di lokasi memancing, mereka berpencar dan korban langsung melempar pancingnya. Pada saat itu, diketahui pancing korban dimakan oleh ikan. Namun, sepertinya tali pancing korban tersangkut. Sehingga Korban pun langsung turun ke sungai untuk menyelam.

Meskipun ada teman-teman korban mencegahnya turun menyelam, Namun korban tetap bersikeras untuk turun kesungai dan tak memperdulikan apa yang dikatakan oleh teman-temannya.

Bahkan, teman-teman sempat menunggu ketika korban turun ke sungai. Setelah ditunggu beberapa saat oleh teman-temannya, korban belum juga muncul ke permukaan. Selang beberapa jam, teman-temannya kaget, tiba-tiba korban muncul bersamaan dengan seekor buya yang ukurannya lumayan besar.

“Korban diduga kuat diterkam dan diseret oleh buaya masuk ke dalam muara,” ungkap teman korban Gofur, yang didampingi teman-teman lainnya sesama mancing, Ani dan Marwan.

Hingga saat ini, warga dibantu oleh pihak pemerintah setempat, tengah melakukan pencarian korban. Sehingga berita ini diturunkan, belum mendapatkan informasi lebih lanjut, soal informasi korban ditemukan atau belum. (Red)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Tari Pendet – Bali, Ciri khas dan nuansa sakralnya

Tari Pendet adalah tari yang asli berasal dari Bali. Mulai ada sejak tahun 1950 an, ada asal...

Mengapa Optimasi SEO Website Penting Dalam Strategi Konten Marketing

Optimasi SEO Website adalah cara untuk meningkatkan traffic organik. Dan ini bagian dari strategi konten marketing paling banyak dibicarakan di dunia internet.

Kabar Duka, Wakil Jaksa Agung RI Tutup Usia

Garuda Citizen – Kabar duka. Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia (RI) Dr Arminsyah, tutup usia. Ia meninggal akibat kecelakaan tunggal di Tol...

Ini Daftar 48 Media Massa Yang Kerja Sama di DPRD BU 2019

Bengkulu Utara, GC – Anggaran publikasi media massa di sekretariat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara (BU) tahun 2019 lalu mencapai Rp 1.743.700.000. Anggaran...

Karena Corona, Pilkada Serentak Tahun 2020 Ditunda

garudacitizen.com – Kesimpulan rapat kerja dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -