1200 THL Dirumahkan, Ini Alasan Bupati Kepahiang

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Kepahiang, GC – Surat Keputusan (SK) masa tugas 1200 orang Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang
tidak dapat lagi diperpanjangkan. Sehingga ribuan THL tersebut, terpaksa dirumahkan.

Menurut Bupati Kepahiang Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM, Tidak dapat diperpanjangnya SK ribuan THL itu karena berubahnya aturan tentang rekrutmen THL. Dalam aturan yang baru menyatakan, bahwa pihak pemerintah daerah setempat yang ingin merekrutkan THL harus melalui seleksi sistem CAT seperti rekrutmen CPNS.

“Kita belum bisa, karena kalau mau rekrutmen mereka harus CAT. Takutnya mereka tidak lulus, jadi belum ada rekrutmen THL saat ini,” ujar Bupati.

Meskipun demikian, Bupati juga mengatakan, meskipun banyak THL yang dirumahkan, tetapi masih ada juga THL yang tetap menjalani tugasnya alias tidak diberhentikan. Seperti penjaga malam, petugas kebersihan dan supir.

“Kalau petugas sapu jalan tetap, karena ASN tidak mungkin mau disuruh menyapu jalan,” kata Bupati.

Sementara Sekda Kepahiang Zamzami,SE,MM juga sempat mengatakan, sejauh ini pihaknya belum melakukan pengangkatan atau merekrut tenaga kontrak. Sedangkan untuk nasib 1.200 orang THL yang SK-nya berakhir pada bulan desember 2019 lalu. Namun untuk persoalan ini, pihaknya masih akan melakukan rapat terlebih dahulu.

“Kecuali pengangkatan penyuluh pertanian, karena gajinya langsung dari Kementerian Pertanian,”demikian Sekda.(Red)

Latest News

Pertarungan melawan ‘Berita HOAX’ di Indonesia

Indonesia benar-benar gagap, berada ditengah perkembangan dunia tehnologi saat ini. Media sosial dan berbagai sistem, yang memungkinkan...

Ada banyak jenis kanibalisme, selain orang makan orang

Mungkin Anda sedikit gugup atau hanya sekedar kebiasaan, lalu mengigit kuku. Meskipun ini mungkin tampak seperti tindakan yang tidak berbahaya, itu bisa...

Menyibak rahasia konspirasi hening pembunuhan massal Indonesia [PKI]

Pengantar - Tidak ada yang benar-benar tahu, kecuali mereka pelaku sejarah. Namun, pernah tercatat dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, tentang pembantaian...

Lahan Pulau Dua Enggano Diduga Dijual Oknum Secara Ilegal

Bengkulu, GC - Terkait soal dugaan lahan pulau dua yang dijual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab secara ilegal. Kapala Dinas Kelautan...

Momen Spektakuler Festival Tabut Bengkulu 2019 Berakhir

Bengkulu, GC - Perayaan Tabut muharam digelar selama 10 hari berturut-turut di Provinsi Bengkulu sejak malam satu suro atau malam satu muharam...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -