Hari Ini FPR Lanjutkan Teriakan Mereka Ke KPK

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bedahberita.Co.Id, Usai melakukan aksi di Kejagung 30 Oktober 2019 beberapa hari yang lalu, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu yang bergabung dalam Front Pembela Rakyat (FPR) Bengkulu melanjutkan aksi damai mereka ke Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta.

Kartu Tamu Aktivis Bengkulu Di Gedung KPK (Dok.BedahBerita.Co.Id)

Aksi yang membawa misi besar dan harapan luar biasa untuk mempersempit ruang bagi para koruptor dan penyelesaian beberapa kasus yang sudah di laporkan maupun yang akan mereka laporkan yang terjadi di Provinsi Bengkulu ini di pimpin Koorlap Iman Sobri Pulungan Noya.
Dijelaskan Iman, ada 13 Item yang mereka sampaikan dalam aksi ini dan juga merupakan laporan kasus secara tertulis kepada KPK.
13 Item itu adalah, Meminta KPK Untuk Memeriksa Seluruh Kejaksaan Yang Ada Di Propinsi Bengkulu Yang Menerima Dana Hibah Dari APBD Di Kabupaten-Kabupaten Sejak Tahun 2013 Hingga 2019 Yang Diduga Syarat Korupsi. Meminta KPK Mengusut Kasus Pengadaan Alkes RSUD Kabupaten Rejang Lebong Yang Gagal Perencanaan. Meminta KPK Untuk Melakukan Pengusutan Terhadap Dana Hibah Dari APBD Rejang Lebong Ke Koni Kabupaten Rejang Tahun 2017 Yang Digunakan Untuk Pelaksanaan Kegiatan Adventur/Cross Motor. Meminta KPK Untuk Mengusut Dugaan Korupsi Pembangunan Pengaman Pantai Di Kabupaten Muko-Muko Yang Dikerjakan Oleh PT. Brantas Tahun 2018 Dengan Nilai Anggaran 87 Milyar Yang Hingga Kini Tidak Selesai Diduga Mangkrak Sumber Dana APBN Th. 2018. Meminta KPK Mengambil Alih Pengusutan Kasus Pembangunan Jetty Dan Kampayer (Bongkar Muat Batu Bara), Yang Dibangun Di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Dengan Anggaran 90 Milyar Hingga Sekarang Tidak Selesai Pembangunannya Namun Sudah Dibayar 100%. Meminta KPK Mengusut Tuntas Kerugian Negara Berdasarkan Audit BPK Tahun 2018 Di Pemkab Kepahiang, Pemkab Lebong, Pemkab Kaur, Kabupaten Seluma, Kabupaten Mukomuko, Kota Bengkulu Dan Kabupaten Bengkulu Tengah TA. 2016, TA. 2017 Dan 2018.

Pernyataan Sikap Aktivis Bengkulu Di Gedung KPK (Dok.BedahBerita.Co.Id)

“Selain itu kami juga meminta KPK Mengusut Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dan Pemufakatan Jahat Dalam Kegiatan Rehabilitasi/Peningkatan 6 (Enam) Paket Jalan Kota Bengkulu TA. 2017 Yang Dilaksanakan PT. Roda Teknindo Purajaya, PT. Fito Bersaudara Perkasa, PT. Kamajaya Adiguna Dan PT. Belibis Raya Group Dengan Kerugian Negara Rp. 3.084.519.994,15 Pada Dinas PUPR Kota Bengkulu. Meminta Ambil Alih Pengusutan Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan Smart City Simpang 5 Ratu Samban Kota Bengkulu Tahun 2016–2017,” jelas Imam. (01/11)

Aktivis Bengkulu Pada Saat Di Depan Halaman Gedung KPK (Dok.BedahBerita.Co.Id)

Sementara itu untuk 5 point lagi yaitu meminta KPK Mengawasi Pengusutan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembelian Lahan Kantor Camat Tebat Karai Kabupaten Kepahiang APBD TA. 2015. Yang Ditangani Oleh Pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepahiang. Meminta KPK Mengusut Dugaan Permintaan Fee Oleh Beberapa Anggota DPRD Kabupaten Kepahiang Untuk Menyetujui Dan Membuat Perda Peminjaman Dana Ke PT. SMI, Serta Dana Ketok Palu Pada Setiap Anggaran Baru APBD Dan APBDP. Serta DANA DID Rp. 9,9 Milyar Dan Saat Pembahasan Di DPR Kabupaten Kepahiang Dana Tersebut Hanya Rp. 3.3 Milyar. Meminta KPK Mengawasi Pengusutan Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Kecamatan Padang Guci Hulu Dan Kecamatan Kinal Kabupaten Kaur Tahun 2018. Dan Meminta KPK Mengusut Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Di Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Tengah Dari Tahun 2017-2018 Dan Proyek Pembangunan Tahun 2019 serta Meminta Pihak KPK memeriksa Wakil Walikota Medan Ahyar Nasution, Sekda Kota Medan dan Kepala BPN Kota Medan terkait dugaan Penyerobotan gedung Werenhuis yang telah diklaim mengantongi sertifikat hak paki (HP) untuk mengelola Gedung werenhuis sedangkan Gedung werenhuis Punya Ahli waris G. Dalip Singh. PT. ODB yang diduga adanya permaian Kotor mafia tanah yang ada di Kota Medan dengan cara-cara suap untuk mengambil hak Milik ahli waris tersebut. Dengan cara-cara yang tidak benar.

“Dan Alhamdulillah aksi damai yang kita lakukan diterima baik oleh pihak KPK dan kita mendapat respon Positive dimana pihak KPK telah meminta kita untuk melengkapi bukti laporan kita pada Senin mendatang, dan meminta 30 hari jam kerja untuk kemudian memintai keterangan dari kami secara detail,” papar Imam. (bcp)

Latest News

4 OPD Kepahiang Dilaporkan FPR Ke Kejagung

BedahBerita.Co.Id, Front Pembela Rakyat (FPR) melaporkan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kepahiang.Atas indikasi adanya tindak...

3 Tersangka Korupsi DD Embong Sido Di Tahan

Kepahiang, garudacitizen.com - Tiga Tersangka (TSK) Korupsi Dana Desa (DD) Embong Sido Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang ditahan pihak Kejari Kepahiang, setelah...

Jaksa Geledah Pemkab Dan DPRD Kepahiang, Indikasi Kasus Tanah Kantor Camat TB Karai

BedahBerita.Co.Id, Nampaknya Kasus pengadaan Lahan Tanah Kantor Camat Tebat Karai mulai serius di garap Kejaksaan Negeri Kepahiang, setelah Laporan yang di layangkan...

Spiritual Retreat, Love & Unity Tour, Indonesia 2019

Sri Bhagavan, pemimpin spritual dan pendiri International Vedanta Society yang berpusat di Kolkata, India akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 2-13 Desember...

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun 2018 di Dinas Kesehatan (Dinkes)...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -