Connect with us

Daerah

“Aneh” Ada 2 Orang Yang Menjabat Sekretaris Di Dukcapil BU, Di Duga Ada Oknum Yang Bermain

Published

on

Bengkulu Utara, GC – Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bengkulu Utara agak terkesan aneh.Pasalnya ada Dua orang di instansi ini memegang jabatan yang sama-sama sekretaris. Dua orang tersebut yakni Dra.Yliana dan Helmi,S,Pd,M.Pd.

Menurut keterangan,Yuliana, yang jabatannya saat ini juga sebagai sekretaris di Dukcapil kabupaten Bengkulu Utara, kepada wartawan Garuda Citizen,sabtu (27/8/2016) di ruang kerjanya, menjelaskan, Pada waktu ,Hasil gugatan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dinyatakan menang, maka pada waktu itulah dirinya di utuskan oleh Bupati agar kembalikan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bengkulu Utara. Namun di karenakan dirinya pada waktu itu memiliki 2 SK yaitu satu dari SK Bupati dan yang satu lagi SK dari Kementerian Dukcapil di pusat, yang membuat dirinya merasa bingung sehingga mengambil jalan satu-satunya untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke Kementerian Dukcapil Pusat yang berada di Jakarta.

Dari Hasil konsultasi itu, ternyata pihak kementerian Dukcapil di Pusat masih mempercayainya dan memberikan perintah agar dirinya tetap memegang amanah mengabdi menjadi sekretaris di Dukcapil di Kabupaten Bengkulu Utara. sehingga Dengan adanya perintah tersebut maka dirinyapun mengurungkan untuk pindah ke Disprindag.

“Karena saya mempunyai 2 SK, maka saya konsultasi dulu ke kementerian Dukcapil di pusat,dari hasil saya konsultasi ternyata saya memdapatkan amanah dari dirjen kementerian Dukcapil di pusat, agar saya masih tetap bekerja di Dukcapil dengan jabatan sekretaris,”Jelasnya

Selain itu,Yuliana juga menjelaskan,Tidak lama dirinya menerima perintah dari kementerian Dirjen Dukcapil. Tepat pada tanggal 27 Juni 2016 dirinyapun mendapat surat secara resmi dari kementerian Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil, dengan Nomor Surat : 820/6327/Dukcapil, yang di tandatangani langsung oleh Direktur Jenderal Dukcapil, Prof.Dr.Zudan Arif Fakrulloh, yang berisikan bahwa tuntutan KSN itu dinyatakan tidak sah dikarenakan tidak melalui mekanisme UU No 76 Tahun 2015 dan masih menetapkan atas nama dirinya (Yuliana,Red) untuk memegang jabatan sebagai sekretaris Dukcapil Kabupaten Bengkulu Utara.

“Di dalam mekanisme UU No.76 itu menjelaskan kalau mau menggeser atau mengganti pegawai Dukcapil harus ada surat dari KSN ke Bupati dan Gubernur tapi pada waktu itu tidak langsaung otomatis maka di nyatakan tidak sah,” Jelasnya.

Kemudian lagi,Yuliana menambahkan, yang menjadi sebuah pertanyaan besar baginya,yaitu tidak lama surat resmi dari kementerian Dirjen Dukcapil keluar untuk dirinya,tiba-tiba jarak waktu sekitar 15 hari, Menyusul kembali surat dari kementerian Dirjen Dukcapil pusat, dengan Nomor Surat : 821.23-96 yang hanya Ditandatangani oleh Sekretaris Ditjen Dukcapil.Yang mana dalam surat tersebut menerangkan agar saudara Helmi yang menjabat sebagai sekretaris di Dinas Dukcapil Bengkulu Utara.

“Aneh ya, masa,ada surat dua kali dari kementerian Dukcapil,yang mana surat untuk saya di tandatangani lansung oleh Dirjen Dukcapil dan yang satunya lagi untuk Helmi hanya di tandatangani sekretaris Ditjen,jangan-jangan ada oknum yang bermain di Kementrian Dirjen Dukcapil,”Ujarnya dengan nada bertanya.

Ironisnya lagi,Beberapa kali Yuliana ingin menjelaskan hal ini kepada Bupati Bengkulu Utara,Ir,Mi’an,selalu mengelak tidak ingin bertemu,bahkan sudah beberapa kali mengirim surat kepada Bupati namun sampai hari ini belum juga mendapat balasannya.

“Saya sudah coba beberapa kali ingin menjelaskan hal ini dengan Bupati,tetapi Bupati selalu tidak mau bertemu dengan saya, kemudian saya coba beberapa kali juga mengirim surat dengan Bupati namun sampai detik ini belum ada tindak lanjudnya,”Demikian Yuliana.(Ben)

Penulis adalah Wartawan Garuda Citizen untuk wilayah provinsi Bengkulu dan sekitarnya. Lahir di Peraduan Binjai 29/12/1985 tinggal di Jl. Saberang Baru Kelurahan Purwodadi Arga Makmur Bengkulu Utara

Daerah

Kelurahan Limo Memulai Kegiatan Pekerjaan Tahun 2022

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Kelurahan limo Kota Depok memulai pekerjaan fisik di awali dengan pekerjaan Betonisasi jalan lapangan relis RT 9 RW 9 menggunakan APBD tahun 2022 dengan nominal Rp. 280.784.000. dengan waktu pekerjaan 25 hari. Ditahun 2022 ada 5 titik pekerjaan Kelurahan Limo meliputi saluran drainase dan jalan lingkungan.

Kegiatan yang dikerjakan oleh kelompok masyarakat (pokmas) mulai dari persiapan, pekerjaan, hingga pengawasan. Untuk kegiatan Betonisasi jalan lapangan relis dilakukan oleh Pokmas Nyaman Limo.

Intinya dari kita bisa memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, mudah mudahan bermanfaat bagi warga masyarakat” ujar AA. Abdul Khoir selaku Lurah Limo (29/09/2022).

Jalan Lingkungan Jalan Lapangan Relis Limo.

Harapannya kegiatan bisa berjalan dengan baik hingga selesai. masyarakat bisa menikmati serta melakukan pengawasan serta pemeliharaan secara berkesinambungan.

“Yang pastinya tidak ada yang tidak bermanfaat, sekarang ini kan pakai pokmas dari mereka yang mengusulkan, mereka yang mengerjakan artinya baik dan tidaknya pada akhirnya kita kembalikan pada mereka, itu sudah saya tekan kan sejak awal” tutur AA. Abdul Khoir. (ibn)

Continue Reading

Daerah

Empat Titik Pekerjaan Kelurahan Pangkalan Jati Berkolaborasi Dengan Pokmas

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Tahun ini, Kelurahan Pangkalan Jati memiliki 4 titik pekerjaan fisik yang dilaksanakan secara swakelola pada tahun 2022 ini. Pekerjaan fisik tersebut meliputi pekerjaan saluran drainase dengan pemberdayaan warga melalui kelompok masyarakat (Pokmas) berbasis RW. Hal ini dilakukan guna mengikut peran serta masyarakat dalam membangun serta menjaga wilayahnya.

Kegiatan di tahun 2022 dikerjakan secara swakelola, Alhamdulillah sangat membantu masyarakat serta para ketua RT dan RW. Karena dalam satu titik pekerjaan kita membuat satu kelompok masyarakat disitu keterlibatannya ketua LPM, ketua RW, ketua RT, kader PKK, karang taruna. Jadi intinya semua masyarakat dilibatkan” ujar Tarmuji Lurah Pangkalan Jati (27/09/2022).

Pemberdayaan masyarakat dengan ikut andil dalam kegiatan pekerjaan pembangunan di wilayah, tercipta budaya gotong royong secara berkesinambungan serta menarik minat warga untuk bisa lebih peduli serta menjaga wilayahnya dengan seksama.

” Sesuai dengan tujuan memberdayakan masyarakat setempat sesuai dengan swakelola tipe 4 dikerjakan oleh pokmas, masyarakatnya pun ada kesempatan bekerja RT RW LPM disitu dilibatkan sebagai tim persiapan dan pengawasan” tutur Tarmuji.

Pekerjaan Di Jalan Cilobak RT 1 RW 7.

Di kesempatan yang sama Kasie Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Pangkalan Jati Rugby Andy yang juga PPTK kegiatan fisik Kelurahan mengatakan, ” tahun ini fokus pekerjaan di saluran drainase hasil Musrenbang tahun tahun sebelumnya, satu titik sudah rampung dijalan cilobak” ujarnya. (ibn)

Continue Reading

Daerah

Kerjasama Pemkot Depok Dengan Dirjen Holtikultura Gelar Pangan Murah, Tuai Respon Positif Warga

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Kehadiran Gelar Pangan Murah yang diadakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Depok bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Hortikultura (Toko Tani Indonesia Center) Kementerian Pertanian (Kementan) RI mendapat respons positif dari masyarakat. Gelar Pangan Murah diadakan di dua lokasi yakni Kecamatan Cimanggis dan Pasar Depok Jaya pada 21-22 September dalam rangka  pengendalian inflasi di Kota Depok. 

“Alhamdulillah, menurut saya Gelar Pangan Murah sangat membantu kita masyarakat yang ada di sekitar kelurahan maupun kecamatan,” ujar Fufun, warga Kelurahan Mekarsari Sabtu (24/09/22). 

Menurutnya, di saat harga komiditi pangan sedang naik, barang-barang yang dijual di Gelar Pangan Murah tergolong lebih murah. Termasuk produk yang jual terbilang masih segar. 

“Produk-produk yang dijajakan bagus, harganya juga bagus di bawah pasaran,” ujarnya. 

Hal senada juga diungkapkan Sugiati, warga Kelurahan Tugu yang merasa terbantu dengan hadirnya Gelar Pangan Murah. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. 

“Kegiatan ini mudah-mudahan bisa diadakan secara rutin lagi ya dan harganya kalau bisa lebih murah lagi,” ungkapnya.

Adapun komoditi yang dijual pada Gelar Pangan Murah di antaranya: 

1. Bawang Merah Brebes, Rp 29.000/Kg 

2. Cabai Rawit Merah dan Cabai Merah Keriting, Rp 55.000/Kg 

3. Bawang Putih Kating, Rp 26.000/Kg 

4. Bawang Putih Honan, Rp 18.000/Kg 

5. Ayam Broiler, Rp 34.000/Kg 

6. Telur ayam Rp 25.000/kg, Rp 46.000/tray 

Variasi Daging Sapi: 

1. Sop, Rp 75.000/Kg 

2. Semur, Rp 85.000/Kg 

3. Rendang, Rp 95.000/Kg 

Kerbau Rendang, Rp 85.000/Kg 

Gula Pasir kemasan, mulai dari Rp 13.000/Kg sampai Rp 13.500/Kg 

Minyak Goreng kemasan, mulai dari Rp 14.000 /liter sampai  Rp 16.000/liter

Beras, mulai dari Rp 9.400/Kg sampai Rp 11.400/Kg. (ibn)

Continue Reading

Trending