Semrawutnya Kondisi Pasar Arga Makmur, KUPTD Sindir Dishub

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara,(GC) – Semrawutnya kondisi pasar dan terminal Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara yang dikeluhkan salah seorang pedagang beberapa hari yang lalu, akibat dari pihak Dinas Perhubungan (Dishub) yang memperbolehkan para pedagang berjualan di terminal dan di pinggir jalan lintas umum yang berada di dekat pasar. Hal ini dikatakan oleh Endang selaku kapala  Unit Pelaksana Teknis Dinas (KUPTD) Pasar pada wartawan media ini, Senin (19/3/2018) diruang kerjanya.

“Semrawutnya para pedagang saat ini, akibat dari pihak dishub juga memperbolehkan para pedagang berjualan di trotoar pasar dan di pinggir-pinggir jalan lintas kendaraan umum dekat pasar,” Kata Endang.Selain itu, KUPTD Pasar juga mengatakan, terkait dengan retribusi pasar yang disampaikan oleh pedagang mencapai Rp.500 ribu rupiah perbulan itu tidak benar. Menurutnya, hingga saat ini pihak UPTD pasar Arga Makmur memungut retribusi dengan para pedagang  hanya Rp.4000 setiap hari pasaran, yakni, Hari Rabu,Jumat dan minggu. Dan itupun, para petugas UPTD pasar hanya memungut retribusi dengan para pedagang yang berjualan di dalam lokasi pasar.

“Yang kami ambil retribusinya, para pedagang yang berjualan di dalam pagar pembatas pasar, sementara para pedagang yang berjualan  di trotoar dan diluar pagar pasar atau di pinggir jalan lintas umum kenderaan di dekat pasar, itu bukan kewenangan kami melainkan pihak perhubungan yang mengambil retribusinya,” Jelas Endang.

Lanjut Endang, Untuk persoalan sampah yang berserakan, hingga membuat aroma di lokasi pasar berbau tidak sedap dan kumuh, akibat dari lambannya pihak petugas kebersiahan dari Dinas Lingkunagn Hidup (DLH) dan kurangnya kesadaran dari masyarakat setempat.

“Kalau Soal sampah yang menumpuk di lokasi pasar, Kami sudah berkoordinasi dengan DLH, meminta pasukan kebersihan dari DLH melakukan kebersihan pasar setiap hari,” Terang Endang.

Sementara, KUPTD juga membenarkan, jika dalam 2 tahun trakhir ini, kondisi pasar arga makmur belum juga ada perubahan, masih seperti tahun-tahun sebelumnya. “Memang iya, kalau dalam 2 tahun terakhir ini, kondisi pasar masih belum ada perubahan,” Tutup Endang.(Ben)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat dipahami...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -