Proyek PUPR di Desa Sengkuang Disinyalir “Beraroma” Korupsi

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara,Garudacitizen.com – Proyek Operasi dan pemeliharaan Jaringan irigasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Utara di air tanjung agung kecamatan Tanjung Agug Palik beraroma korupsi lantaran kondisi fisik saat ini sudah banyak yang hancur.

Pasalanya, proyek yang baru saja satu bulan selesai dikerjan oleh CV.Fermada Tri Karya dengan dana Rp.4.975.223.000 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan tahun anggaran 2017 lalu, saat ini kondisi fisiknya sudah banyak mengalami kerusakan, jebol dan ambruk. Padahal, pihak PUPR telah memberikan perpanjangan waktu hingga lewat tahun anggaran.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Garudacitizen.com senin (19/3/2018), dari masyarakat setempat mengatakan, terkesannya asal jadi pada pekerjaan proyek tersebut, karena ada kemungkinan sering disebut-sebut bahwa proyek itu dikerjakan oleh kontraktor yang  diduga masih ada kedekatannya dengan pejabat penting di Bengkulu Utara.

“kami kecewa, karena kenyataanya proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya.

Masih menurut masyarakat setempat, dari awal pekerjaannya sudah terlihat asal-asalan, hal tersebut juga akibat dari kurangnya pengawasan dari pihak dinas yang terkait. Sebagai bukti barunya, kondisi proyek yang sekitar baru satu bulan selesai dikerjakan ini, saat ini sudah banyak yang jebol dan ambruk.

“Coba lihat kondisi fisik proyek itu kini, sudah banyak yang jebol dan ambruk,” Kata warga setempat.

Lanjutnya, Selain Pihak kontraktor mengambil material galian C di lokasi setempat, Janji salah seorang kontraktor dengan warga yang akan membayar ganti rugi tanah warga yang banyak longsor akibat alat berat pada saat  mengerjakan proyek tersebut, hingga kini juga belum ada kejelasan yang pasti.

“Hingga akhir bulan ini nanti, jika pihak kontraktor tidak menepati janjinya, maka tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan demo ke Pemda,”cetusnya.

Kemudian sebagai masyarakat setempat, warga desa juga sangat berharap sekali agar pihak aparat penegak hukum dapat mengusut proyek yang diduga bermasalah ini.(Ben)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat dipahami...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -