Proyek Fisik ADD Pematang Sapang Dikerjakan Pihak Ketiga

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara,(GC)-Proyek Fisik pembangunan jembatan gantung yang mengunakan Anggaran Dana Desa (ADD) di Desa Pematang Sapang kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara disinyalir melanggar aturan lantaran dikerjakan oleh Pihak Ke tiga alias kontraktor. Hal ini dijelaskan oleh,Syahrilluddin,salah seorang ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerinbis cabang Bengkulu Utara.

“Selain ketua LSM gerinbis saya juga selaku warga desa pematang sapang sangat kaget ketika saya melihat pembangunan jembatan dikerjakan oleh kontraktor dan tidak melakukan pemberdayaan masyarakat Desa,” Jelas Syahril,Selasa (29/8/2017) pada wartawan media ini.

Lebih lanjut Syahril juga mengatakan, selain  diduga melanggar aturan, proyek ADD pembangunan jembatan gantung  yang menelan dana ratusan juta tersebut juga tidak transparan dengan masyarakat lantaran dari awal melakukan pekerjaan tidak meletakkan Papan Plang. Bahkan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar bagi  rekanan dan kepala desa, menurut syahrilludin, para pekerja menggunakan material batu sungai yang ada dilokasi setempat.

“Dari awal mengerjakan jembatan tidak mengunakan papan merk, bahkan untuk mendapatkan keuntungan yang besar bagi rekanan,para pekerja jembatan menggunakan batu sungai yang ada di lokasi,” Terang Syahril.

Dengan adanya kejanggalan pada pembangunan fisik jembatan gantung dari  ADD Pematang Sapang yang dikerjakan oleh pihak ke tiga tersebut, maka selaku masyarakat Desa Pematang Sapang dan juga sebagai ketua LSM gerinbis,Syahrilludin sangat berharap agar pihak Inspektorat Kabupaten Bengkulu Utara dan aparat penegak hukum,Baik itu pihak kejaksaan Negeri Arga makmur maupun Pihak kepolisian Polres Bengkulu Utara untuk melakukan tindakan atas adanya dugaan pelanggaran aturan pada Proyek Fisik ADD pembangunan jembatan gantung di desa pematang sapang.

“Setau saya proyek yang menggunakan ADD itu di swakelolakan, yang mana dikerjakan oleh masyarakat desa itu sendiri, kalau berbicara masyarakat tidak bisa mengerjakannya itu bohong, masa mengaduk semen aja warga tidak bisa, kemudian saya berharap sekali dengan ada hal ini pada pihak Inspektorat dan Aparat penegak hukum agar melakukan tindakan, bila perlu diproses sesuai aturan  jika benar-benar menyalahi,” Demikian Harap syahril.(Ben)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -