Jelang Idul Adha, DTPHP Pastikan Hewan Kurban Aman

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara,(GC)-Menjelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah Tahun 2017,Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, memastikan pasokan hewan kurban aman dan relatif mencukupi.

“Setelah kita melakukan pengecekan dan pemantauan beberapa hari yang lalu, Kita jamin pasokan hewan kurban di Bengkulu Utara aman,”Ungkap Darlis Kadis TPHP, Kamis (31/8/2017) pada awak media diruang kerjannya.

Lebih jauh dia mengungkapkan total jumlah hewan kurban tahun ini sebanyak 918 ekor, yakni Sapi 524 ekor, kambing 387 ekor dan kerbau sebanyak 7 ekor yang akan disembelih pada puncak perayaan Idul Adha 1438 Hijrah.

Darlis juga menyampaikan selama sepekan melakukan proses pemantauan terhadap hewan kurban ratusan sapi, kambing dan kerbau, disetiap agen penjual, pihaknya belum menemukan adanya hewan yang terinfeksi penyakit berbahaya.

“Alhamdulillah. Kita belum temukan indikasi penyakit menular pada sapi, kambing dan kerbau. Sebab dari hasil monitoring kami, semuanya itu kita nyatakan sehat dan cocok dijadikan hewan kurban,” ujar Darlis.

Meskipun demikian, Darlis juga tetap mengingatkan kepada masyarakat, terutama kepada panitia kurban, agar lebih selektif dalam memilih sapi, kambing, dan kerbau yang akan dibeli untuk disembelih serta menerapkan prinsip P2HT Antara lain, pilih hewan kurban yang sehat dan tidak cacat, perlakukan hewan kurban dengan baik dan tidak menyakiti saat proses penyembelihan, hubungi petugas peternakan guna memastikan kesehatan hewan kurban, serta tangani daging hewan kurban dengan baik, demi menghindari kontaminasi bakteri dan zat kimia berbahaya.

“Perlu kita ingatkan, jangan gunakan pelastik berwarna sebagai wadah atau tempat mengemas daging hewan kurban, serta segera laporkan jika ditemukan cacing dan daging tidak layak konsumsi,” Demikian Seru Darlis.(Ben).

Latest News

Penetapan Nama Calon Kades Gembung Raya Dipermasalahkan

Bengkulu Utara, GC - Penetapan nama calon kepala desa Gebung Raya, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara,...

Onsen paling terpencil di Jepang & ‘naked communion’

Jepang adalah rumah bagi lebih dari 3.000 mata air panas alami - tetapi satu sangat legendaris sehingga para pemanjat memulai perjalanan bolak-balik...

Rumjab KadisKes BU 2018 Dapat Anggaran Perabot, Berikut Rinciannya

Bengkulu Utara, GC – Anggaran pengadaan perlengkapan Rumah Jabatan (Rumjab) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), yang bersumber dari APBD...

Pertarungan melawan ‘Berita HOAX’ di Indonesia

Indonesia benar-benar gagap, berada ditengah perkembangan dunia tehnologi saat ini. Media sosial dan berbagai sistem, yang memungkinkan informasi menyebar dan disebar, sepertinya...

Ada banyak jenis kanibalisme, selain orang makan orang

Mungkin Anda sedikit gugup atau hanya sekedar kebiasaan, lalu mengigit kuku. Meskipun ini mungkin tampak seperti tindakan yang tidak berbahaya, itu bisa...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -