Penetapan Nama Calon Kades Gembung Raya Dipermasalahkan

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara, GC – Penetapan nama calon kepala desa Gebung Raya, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, dipermasalahkan oleh empat orang calon yang sudah ditetapkan PPKD dalam pemilihan kepala desa pada tanggal 29 Agustus 2019 lalu.

Empat orang kandidat yang sudah ditetapkan tersebut menilai, proses penetapan calon pada taggal 19 Agustus 2019 di Kantor Kecamatan Napal Putih lalu, terkesan aneh dan janggal lantaran diduga adanya intimidasi dan rekayasa pihak kecamatan terhadap Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) untuk menambahkan satu orang lagi nama calon.

Menurut Ujang Syafe’i, salah satu calon kades yang sudah ditetapkan oleh PPKD namanya mengatakan, berdasarkan berita acara hasil rapat pleno pada tanggal 15 Agustus 2019 lalu, pihak PPKD sudah menetapkan 4 nama orang calon kepala desa. 4 nama calon tersebut yakni, (1). Ujang Syafe’i (2) Holidi (3) Santo Ismantoro (4) Dilianto.

Namun anehnya, pada tanggal 19 Agustus 2019 di kantor kecamatan Napal Putih, berita acara penetapan nama calon kembali berubah menjadi 5 orang calon. Parahnya lagi, bertambahnya satu orang nama calon atas nama Suparno tersebut, tanpa diketahui dan persetujuan dari 4 nama calon yang sudah ditetapkan sebelumnya.

“Pada tanggal 17 Agustus 2019 lalu pihak PPKD dipanggil oleh pihak kecamatan, yang katanya agar ikut upacara HUT RI. Tapi sampai di kecamatan, bukannya untuk ikut upacara, malah pihak kecamatan membujuk panitia agar merubah lagi berita acara pleno yang sudah tersebut, dengan tujuan untuk menambah satu lagi nama calon,”terang Ujang Syafe’i melalui Via Handponenya, Minggu (20/10/2019.

4 Calon Kades Gembung Raya Lakukan PTUN

Lanjut Ujang Syafe’i, 4 calon yang sudah ditetapkan oleh PPKD sebelumnya tidak menerima atas tindakan yang telah dilakukan oleh pihak kecamatan tersebut. Sehingga dalam hal ini, 4 calon yang sebelumnya sudah ditetapkan oleh pihak PPKD pada tanggal 15 Agustus 2019 lalu itu, akan menempuh jalur hukum dengan cara PTUN. Apa lagi Suparno yang saat ini terpilih sebagai Kepala Desa.

“Sebenarnya untuk penetapan nama calon kades pihak kecamatan tidak boleh ikut campur, apa lagi melakukan intimidasi terhadap panitia. Tentu kami tidak terima dengan adanya hal ini, makanya untuk mendapatkan keadilan kami saat ini melakukan proses jalur PTUN,”demikian Ujang Safe’i. (Ben)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -