Asik…Malam Minggu Kasat Reskrim Ajak Wartawan Media Online Makan Bareng

0
719
BERSAMA KASAT RESKRIM POLRES BU DI SAWAH RESTO ARGA MAKMUR

Jufri : “Buatlah orang tua mu menangis karena prestasi mu dan jangan kau buat orang tua mu menangis karena tingkah laku jelek mu,”

Bengkulu Utara,Garudacitizen.comUntuk Mempereratkan jalinan tali silaturahmi dan komunikasi, sabtu malam minggu (17/9/2016) Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, Jufri,S,Ik mengajak para jurnalis dari media online makan bareng di Sawah Resto kota arga makmur.

“Dengan begini saya berharap kita bisa berkomunikasi dan kerja sama yang baik,”Ujar Jufri kepada awak media online.

Sembari mendengarkan lantunan musik dan lagu-lagu yang begitu merdu dari organ tunggal serta melahapkan makanan dan minuman yang lezat di sawah resto,kasat Reskrim, juga menyapaikan kepada awak media, bahwa pihak kepolisian sangat membutuhkan media terutama media online, sehingga dengan demikian kegiatan-kegiatan di kepolisian bisa di publikasikan ke publik agar kegiatan kepolisian juga bisa di ketahui oleh masyarakat.

“Kita berharap jangan kasus saja yang di ketahui oleh masyarakat, kegiatan-kegiatan pelayanan masyarakat yang lainnya juga masyarakat harus tahu,”katanya.cimg0999Meskipun suasana dingin serta di guyur hujan rintik-rintik,Ia (Jufri,Red) seorang yang berdarah makasar ini, juga sempat meceritakan masa lalunya pada saat ikut tes di kepolisian.

Mengingat dirinya pada waktu itu adalah seorang anak petani sawah dan tukang jahit,membuat dirinya sedikit tak yakin bahwa dia bisa lolos tes di akademi kepolisian (AKPOL).

Menurut Jufri, timbulnya Kurang keyakinan bahwa Ia tidak mungkin bisa lolos di AKPOL pada waktu itu dikarenakan isu yang berkembang di luar pada waktu itu mengatakan  ”jika tidak punya uang yang banyak maka tidak akan bisa jadi polisi” Namun setelah dirinya mengikuti tes polisi dan sekitar tahun 2005 Dia pun lolos dari tes Akpol tersebut, ternyata isu yang sering berkembang di luar itu hanyalah bohong belaka.

“Kalau orang bilang mau jadi polisi harus siap uang banyak itu bohong besar,karena saya sendiri jadi polisi sedikitpun tidak ada saya dan keluarga saya yang nyogok-nyogok pake uang,”Jelasnya.

Kemudian Jufri juga menghimbaukan kepada masyarakat agar menyekolahkan anaknya setingi-tinginya dan tidak perlu takut kalau anaknya berkeinginan menjadi polisi meskipun dari keluarga yang miskin.

“Sekarangkan sering terdengar, sebagai orang tua yang kurang mampu banyak yang patah semangatnya, karena setiap mau tes pegawai,polisi bahkan menjadi tentarapun harus punya uang banyak, isu seperti itu semuanya tidak benar,”Tutup Jufri.

selain itu Jufri yang berasal dari anak seorang petani sawah dan tukang jahit ini, sempat mengungkapkan sebuah kata-kata dengan rekan-rekan awak media, yang mana uangkapan kata  tersebut sangat berarti bagi semua orang.

“Buatlah orang tua mu menangis karena prestasi mu dan jangan kau buat orang tua mu menangis karena tingkah laku jelek mu,”Demikian Ungkapannya. (BENI)