Virus Bule Serang Tanaman Cabe,PPL Tak Pernah Turun

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Kepahiang,GC-Keluhan petani atas serangan virus bule (kuning) atau Binisia Tabaci pada tanaman cabe di wilayah Kabupaten kepahiang hingga sekarang belum ada obatnya.

Akibat virus bule atau binisia tabaci,sekitar 24 ribu pohon cabe milik Bambang Asnadi,warga Desa Penanjung Panjang Kecamatan Tebat Karai berbuah tidak optimal seperti cabe yang subur dan sehat bahkan hasil panennyapun menurun tidak sesuai dengan harapan. Padahal, saat ini harga cabe di tingkat petani cukup tinggi.

“Kalau cabe ini tidak kena virus bule, buahnya bisa mencapai 1 kg perbatang bahkan ada juga yang lebih dari 1kg,” kata Bambang,(12/12/2016) di salah satu pondok lahan cabenya.

Selain itu,Bambang,juga mengatakan,sejauh ini pihak terkait seperti dari dinas pertanian kabupaten kepahiang tidak pernah turun untuk melihat kondisi mereka. Begitu juga dengan penyuluh (PPL),sama sekali juga tidak pernah turun kelapangan melihat kondisi dan mendengar keluhan para petani yang ada di kecamatan tebat karai khususnya desa penanjung panjang.

“Kalau menururt saya, PPL saat ini serta anggarannya lebih baik dihapuskan saja, karena sampai saat ini saya tidak pernah melihat PPL turun ke lapangan untuk mendengar keluhan-keluhan petani,” Ungkap salah seorang mantan anggota DPRD ini.

Lanjut Bambang,turunnya seorang PPL ke desa-desa hanya pada waktu ada bantuan yang masuk kekelompok tani di desa tersebut,itupun hanya sebatas rumah kepala desa dan ketua kelompok tani, yang kepentingannya hanya untuk menyelesaikan urusan administrasinya saja.

“PPL itu datang hanya sebtas rumah kepala desa dan ketua kelompok tani,setelah itu pulang,dan itupun hanya setahun sekali kapan ada bantuan untuk petani saja,” Tutup Bambang.(Gale/Ben)

Latest News

Jaksa Geledah Pemkab Dan DPRD Kepahiang, Indikasi Kasus Tanah Kantor Camat TB Karai

BedahBerita.Co.Id, Nampaknya Kasus pengadaan Lahan Tanah Kantor Camat Tebat Karai mulai serius di garap Kejaksaan Negeri Kepahiang,...

Spiritual Retreat, Love & Unity Tour, Indonesia 2019

Sri Bhagavan, pemimpin spritual dan pendiri International Vedanta Society yang berpusat di Kolkata, India akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 2-13 Desember...

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun 2018 di Dinas Kesehatan (Dinkes)...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -