Sambut Baik Hadirnya Indomaret, Berikut Penjelasan Warga

0
986

Bengkulu Utara,garudacitizen.comHapir seluruh masyarakat menyambut baik hadirnya Indomaret, disejumlah kawasan di daerah Kabupaten Bengkulu Utara.

Selain bentuk wujud majunya suatu daerah, kehadiran Indomart juga membuka peluang tenaga kerja dan akan menguntungkan bagi warga selaku konsumen.

seperti yang diungkapkan oleh Mimin (44), salah seorang warga Desa Arga Mulya kecamatan Padang Jaya mangatakan, dengan hadirnya Indomaret, tentunya perhitungan dalam satu unit minimarket indomart membutuhkan sekitar 10 hingga 20 orang.

Dengan demikian, maka kehadiran indomaret sangat membuka peluang bagi para warga yang selama ini sulit mendapatkan pekerjaan.

Artinya, pihak dewan yang menolak hadirnya swalayan ini, dapat mempertimbangkan kembali, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Padahal, para anggota DPRD Bengkulu Utara terus melakukan studi banding ke daerah luar, tentunya mereka selalu melihat bagai mana perkembangan di daerah kabupaten lain.

“Coba lihat di kabupaten lain, sudah banyak adanya swalayan-swalayan seperti indomaret, matahari Mall dan lainnya. Masa kita kabupaten yang sudah tua satu pun ngak ada,” beber Mimin, Minggu (4/11/2018) di kediamannya.

Aksi Penolakan Indomaret, “Diduga Unsur Politik”

Lanjutnya, adanya aksi-aksi penolakan yang dilakukan segelintir orang saat ini, itu merupakan tindakan irasional dan sepertinya ada unsur politik dalam menghadapi pemilihan legislatif di 2019 yang akan datang.

“Sebenarnya, dengan adanya swalayan Indomart di Bangkulu Utara. Cukup membantu warga dan pemerintah setempat. Baik disegi dalam hal lowongan kerja, maupun peningkatan kas daerah. Lagian tidak logika jika keberadaannya bisa mematikan usaha kecil menegah,”ujar Mimin.

Selain itu, Mimin juga menilai, penolakan kehadiran Indomart sama halnya mengangkangi pasar bebas yang dikumandangkan pemerintah pusat dan dunia internasional selama ini. Dimana kita harus mempersiapkan diri menghadapi pada era pasar bebas. Karena siap tidak siap daerah harus maju kedepan. Sehingga masyarakat jangan malah apriori dan takut menghadapinya.

“Hari ini Indomaret yang hadir, nanti bisa saja akan masuk yang lainnya, makanya siapkan diri dengan meningkatkan kreasi dagang yang lebih menarik konsumen,” terangnya.

Hal senada yang dikatakan oleh Hendri (35) tahun, salah seorang warga Desa Karang Anyar 1, kecamatan Arga Makmur yang mengaku nantinya akan diuntungkan atas kehadirannya Indomaret.

Bahkan, ketika disinggung soal aksi penolakan yang dilakaukan segelintir orang yang mengatas namakan masyarakat, Hendri menilai, sikap itu tidak fair dan condong merusak nama baik daerah Bengkulu Utara.

“Kapan majunya daerah kita ini, kalo investor luar tidak dibolehkan masuk,” cetus Hendri.

Menurut Hendri, jika investor sudah banyak menanam modal di daerah Bengkulu Utara dan membuka berbagai sektor usaha. Otomatis bisa mendongkrakkan perekonomian lokal, serta mewujudkan visi-misi Bupati Ir Mian, yakni masyarakat yang maju dan sejahtera.

“Diharapkannya, Pemerintah Daerah (Pemda), jangan pernah gentar terhadap upaya-upaya pengkerdilan nama Daerah Kabupaten Bengkulu Utara,”demikian Hendri.(Ben)