Pengadaan Emblem Emas DPRD Bengkulu Utara Dibatalkan

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara, GC – Rencana pengadaan Emblem/PIN emas seberat 5 gram di Sekretariat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, untuk dipakai sebanyak 30 orang anggota dewan yang dilantik pada tanggal 9 September 2019 ini ternyata dibatalkan.

Sekretaris DPRD Bengkulu Utara Abdul Salam, saat dikonfirmasikan garudacitizen.com membenarkan jika pengadaan emblem Emas tersebut dibatalkan. Karena selain harga yang terlalu mahal mencapai Rp. 270 juta, pengadaan pin emas ini juga dilarang di dalam Peraturan Presiden nomor 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif anggota dan pimpinan dewan.

“Pengadaan emblem emas memang dibatalkan, dan sudah kita ganti dengan emblem biasa dengan harganya yang murah,”ujar ABD Salam, dengan media ini sembari mengatur untuk persiapan pelantikan Dewan terpilih priode 2019-2024 di gedung DPRD, Sabtu (7/9/2019).

Sementara Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkulu Utara, Syafrial Oswari, juga membenarkan jika lelang pengadaan Emblem/PIN emas senilai Rp.270 juta untuk anggota DPRD yang akan dilantik dibatalkan.

“Ya memang benar kalau lelang pengadaan emblem DPRD Bengkulu Utara dibatalkan,”ujar Oswari di ruang kerjanya.(Ben)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -