Warga Kecewa, Kades Suka Rami kelola ADD Semau Gue

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara, garudacitizen.com – Afrolis (45) salah seorang Warga Desa Suka Rami, kecamatan Air Padang, Kabupaten Bengkulu Utara. Mengaku kecewa terhadap kinerja kepala Desa (Kades) Suka Rami yang mengelola Anggaran Dana Desa (ADD) tahun Anggaran 2016 semau gue.

“Sampai saat ini kades suka rami setiap melakukan kegiatan, terutama dalam pengelolaan dana desa, tidak pernah melakukan rapat dengan warga terlebih dahulu, sehingga dana desa dikelola semaunya aja,”kata Afrolis, Jum’at (6/1/2017)

Menurut Afrolis,rasa kecewa ini timbul, karena Kepala Desa Suka Rami tidak pernah transparan setiap melakukan kegiatan yang menggunakan Dana Desa.

Bahkan, pembangunan gedung Balai Desa saat ini yang beralokasi di samping rumah pribadi kades itu sendiri, dengan Dana Desa Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp.416.27.000, para pekerjanya tidak menggunakan tenaga dari warga desa setempat.

“Bangunan seperti rumah besar dua tingkat yang berdempetan dengan rumah nya itu, adalah bangunan Balai Desa. Tapi sayang, warga desa sendiri tidak ada yang ikut kerja, dan semua pekerjanya diambil dari luar desa,”Jelas Afrolis.

Selain itu, Afrolis Juga mengatakan, ke tidak transparannya kades Suka Rami dalam pengelolaan Dana Desa kepada warga. Sepertinya merupakan akal licik seorang kades yang diduga ingin mencari keutungan yang lebih besar dari ADD tersebut.

Sehingga dengan adanya hal demikian, dirinya (Afrolis,Red) berharap kepada aparat penegak hukum, dapat melidik anggaran dana desa sukarami tahun 2016 lalu itu.

“Coba kalian pikir, pada saat kades membeli lahan untuk TPU senilai Rp.180 Juta, tidak ada sedikit pun melakukan musyawarah dengan warga desa dan para perangkat lainnya,”Ujar Afrolis.

Sementara ketika,wartawan media ini mendatangi kediaman kepala Desa sukarami, guna untuk mengkonfirmasikan hal ini. Namun sangat disayangkan, kades selalu tidak dapat ditemui lantaran jarang dirumah. Sehingga berita ini diturunkan belum mendapatkan jawaban dari kades Suka Rami. (BEN)

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -