Wakil Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata,SE

Bengkulu Utara,(GC) – Wakil Bupati (Wabup) Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE Jum’at ( 13/7/2018) menyampaikan jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 lalu.Dalam rapat Paripurna Jawaban Eksekutif yang berlangsung di Ruang sidang DPRD Bengkulu Utara, Wabup menyampaikan penjelasan atas semua pendapat, imbauan, saran maupun kritik yang diberikan oleh seluruh fraksi, diantaranya, soal kesiapan KPUD menghadapi Pemilu legislatif dan Pilpres 2019 mendatang. Pihak pemerintah berupaya agar KPU tetap bersinergi dan bekerjasama dengan stakeholder dalam sosialisasi dan penyelenggaraannya.Selain itu, Wabup juga menjelaskan soal divisit anggaran, menurut penjelasan wabup, hal itu merupakan akumulasi atas saldo kas umum daerah dari realisasi anggaran tahun-tahun sebelumnya. Sehingga saldo lebih tersebut tidak dapat ditekan atau dikontrol, karena merupakan sisa kas yang ada pada sejumlah SKPD.

“Sisa kas tersebut berasal dari sisa dari pelaksanaan kegiatan baik dari dana DAU, DAK atau dana Hibah,” terangi Wabup dalam penyampaiannya, dihadapan seluruh anggota Dewan yang hadir dalam paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD Bengkulu Utara,Aliantor Harahap, SE.

Kemudian Wabup juga menjelaskan, soal masih rendahnya PAD saat ini, Hal itu menurut penjelasan wabup lantaran dari timbulnya divisit anggaran, Sehingga tidak dapat dihindari., yang mana dari saldo lebih tersebut akan menjadi penyeimbang atas divisit anggaran.

“Optimalisasi sumber-sumber pendapatan dari pusat serta PAD yang akan menjadi poin penting agar divisit anggaran dapat ditekan seminimal mungkin,” ucapnya.(Ben/Adv)