TPPAS Lulut – Nambo, Tempat Pengolahan Sampah Terbesar di Asia Tenggara

Alternatif tempat pembuangan sampah bagi warga DKI Jakarta

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

TPPAS Lulut – Nambo (Luna) merupakan tempat pemrosesan akhir sampah regional milik pemerintah Jawa Barat.  Terletak di Desa Nambo dan Desa Lulut Kecamatan Kelapanunggal, Kabupaten Bogor. TPPAS tersebut mempunyai luas lahan sekitar 55 hektare. Dengan 40 hektare milik Perhutani regional Jawa Barat-Banten, sisanya milik Kabupaten Bogor.

TPPAS Luna ini akan menjadi percontohan pengelolaan sampah di Indonesia, karena sampah akan diolah menjadi kompos untuk pupuk dan menjadi energi untuk bahan bakar pembuatan semen. Bahkan, TPPAS ini digadang-gadang akan menjadi tempat pengolahan sampah terbesar di Asia Tenggara.

Jalan Betonisasi TPPAS Lulut - Nambo dipenuhi mobil angkutan berat milik PT Indoncement
Jalan menuju TPPAS Lulut – Nambo dipenuhi mobil angkutan berat milik PT Indoncement

Tidak hanya itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher membuka peluang bagi pemerintah DKI Jakarta untuk membuang sampah di Tempat Pemrosesan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut Nambo (Luna) di Kabupaten Bogor.

Alternatif tempat pembuangan sampah bagi warga DKI Jakarta itu dilontarkan Aher, saat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kini sedang dilanda masalah sampah, menyusul kebijakan Pemerintah Kota Bekasi membatasi pembuangan sampah dari Jakarta ke Bantargebang, Bekasi.

TPPAS Lulut – Nambo direncanakan untuk mengolah sedikitnya 1.500 ton sampah sehari dengan teknologi Mechanical Biological Treatment (MBT) yang menghasilkan Refused Derived Fuel (RDF). Perkiraan nilai proyek pembangunan TPPAS Lulut Nambo itu menembus 600 miliar rupiah.

Kendati sempat mangkrak, sejak dimulai tahun 2006 ini, pemerintah setempat berharap TPPAS Lulut – Nambo sudah dapat beroperasi pada 2017 nanti.

Saat ini, Pembangunan TPPAS Nambo saat ini tengah dikebut oleh pemerintah Jawa Barat. Terlihat beberapa kendaraan berat seperti beckhoe dan dump truck menggerus serta meratakan lahan yang berbukit-bukit itu. Dan beberapa pekerja melakukan berbagai pekerjaan pendukung, seperti jalan, pagar dan lainnya.

Gunung Leutik dan Gunung Kutanasa, salah satu perbukitan yang menjadi objek pemerataan bagi TPPAS tersebut. Gunung atau bukit leutik ini diratakan untuk menjadi jalan utama menuju landfill Nambo. Sementara, Gunung atau Bukit Kutanasa menjadi objek yang diratakan untuk landfill sampah.

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat dipahami...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -