Togel dalam Pandangan Hukum dan Kultur Masyarakat

0
27
togel dalam pandangan hukum
togel dalam pandangan hukum

Judi togel menjadi salah satu permainan judi yang dilarang di banyak negara, termasuk Indonesia. Hukum perundang-undangan mengatur togel sebagai hal yang dilarang. Togel bahkan masuk ke dalam ranah pidana. Masyarakat pun melarang adanya togel. Bagaimana pandangan hukum togel ini?

Permainan togel banyak digemari masyarakat karena permainannya yang mudah. Selain itu iming-iming hadiah yang diberikan juga menarik. Sehingga tak sedikit masyarakat akan berbondong-bondong mencobanya.

Ketika seseorang mulai mencoba judi, yang dikhawatirkan adalah kecanduan. Sulit bagi seseorang yang mengalami kecanduan togel. Sama halnya dengan kecanduan narkoba atau minuman keras. Pemain togel akan merasa butuh untuk terus memasang taruhan.

Bagi sebagian orang, jaringan togel sangat mudah dibentuk dan dikembangkan. Apalagi sekarang zaman sudah serba canggih. Hanya dengan modal ponsel saja mampu menemukan bandar togel.

Meski demikian, legalitas togel di Indonesia sendiri tidak ada. Negara sangat melarang segala jenis judi. Sehingga orang-orang yang nekat bermain togel tentu saja melanggar aturan dan bisa dikenakan sanksi.

Peraturan dan Pandangan Hukum yang Mengatur Togel di Indonesia

Pemerintah sebagai pemegang otoritas kekuasaan tertinggi di Indonesia berhak mengatur warganya. Termasuk di dalamnya adalah judi dan togel. Togel dilarang di Indonesia. Hal ini diatur dalam undang-undang resmi.

Togel dilarang melalui Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 1947 t entang Penertiban Perjudian. Salah satu pasal, yaitu pasal 1 menyebutkan bahwa “semua tindak pidana perjudian sebagai kejahatan”. Sehingga bagi siapa saja terlibat dalam kegiatan ini dapat dikatakan sebagai pelaku kejahatan.

Sedangkan di pasal 2 ayat 1 disebutkan bahwa “hukuman penjara selama-lamanya sepuluh tahun atau denda sebanyak-banyaknya dua puluh lima juta rupiah”. Denda ini diberlakukan bagi pemain maupun bandar togel.

Di pasal 2 ayat 2 juga disebutkan bahwa “hukuman penjara selama-lamanya empat tahun atau denda sebanyak-banyaknya sepuluh juta rupiah”. Peraturan ini merupakan revisi dari Pasal 542 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Dengan adanya kekuatan hukum yang mengaturnya, membuat togel tidak bisa dimainkan di Indonesia. Hukuman yang diberikan tentu saja untuk semua orang yang terlibat, misalnya pemain judi dan bandar togel.

Otoritas dan Pandangan Hukum dalam Mengatur Togel Online

Perkembangan togel kini sudah merambah ke dalam bentuk online. Togel online sangat mudah diakses dan ditemukan di berbagai situs. Penyedia layanan togel ini menyediakan berbagai jenis di dalamnya.

Akses resmi untuk menuju situs togel di Indonesia sudah diblokir. Artinya pemain tidak bisa menggunakan server Indonesia untuk membukanya. Akan tetapi di zaman yang serba modern ini tentu serba bisa.

Pemain togel online akan menggunakan akalnya untuk berganti server. Pengguna biasanya akan menggunakan VPN agar bisa mengakses dan tidak terdeteksi oleh keamanan Indonesia.

Lalu bagaimana peraturan mengenai togel online ini? Akses yang sangat tersembunyi dan sulit untuk dideteksi membuat petugas sedikit sulit untuk merazia. Hal ini terjadi karena penyedia togel online bisa mengubah IP address dengan cepat dan berkala.

Jadi, meskipun sudah diblokir dan di-take down, situs togel di internet masih banyak berkeliaran. Melihat fenomena ini, tentunya akan sulit jika menggunakan UU yang sama dengan togel biasa.

Kemudian pemerintah menerapkan UU ITE dalam melakukan penertibab togel online. UU ITE dianggap memperkuat karena memang ranahnya yang mengatur tentang dunia teknologi.

Melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) togel diatur. Sebagaimana disebutkan bahwa “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan, dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian”.

Orang yang sesuai dengan UU tersebut akan dikenakan penjara maksimal 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Sehingga selain dengan UU perjudian, togel online juga akan dikenakan UU ITE. Maka, mau bagaimana pun bentuk togel tetap saja dilarang dan tidak dilegalkan di Indonesia.

Kultur Masyarakat Menyikapi Togel di Ranah Hukum

Togel bagi banyak orang tidak bisa diterima. Hal ini karena tidak sesuai dengan keyakinan yang berlaku di masyarakat. Meski demikian, banyak sekali orang yang melanggar dan tetap melanggengkan togel.

Negara melalui hukum yang berlaku juga sudah mengatur pelarangan judi dan togel. Sehingga pemain dan bandar yang terlibat harus diberi sanksi.

Akan tetapi kultur masyarakat yang sulit untuk diberi hukuman tidak membuat jera. Kultur yang terbentuk di masyarakat sudah sulit untuk diubah. Mereka seakan-akan kebal akan hukum dan tidak menghiraukan peraturan yang ada.

Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang bermain togel. Beberapa kali razia juga dilakukan oleh pihak yang berwajib. Tetapi efek jera tetap saja tidak dirasakan bagi pecandu togel.

Baca juga: Representasi Togel dalam Kemiskinan Masyarakat

Kebiasaan ini seolah-olah menjadi budaya laten yang hidup di masyarakat. Padahal judi dan togel adalah budaya buruk yang harus dihilangan. Bagaimanapun edukasi mengenai pelarangan togel harus dilakukan sejak dini agar tidak ada pelanggaran.