Soal Proyek GOR Rp 10,9 M, Kadispora Bengkulu Utara Dipanggil Jaksa

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...
- Advertisement -

Bengkulu Utara,GC – Terkait proyek Pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) senilai Rp 10.957.058.603,59 dari Dana Alokasi Khusu (DAK) tahun 2019, yang dikerjakan oleh PT. Persada Bakti Madiri hingga lewat tahun anggaran. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Hendri Kisinjer dan PPTK Heppy Yuniarti, beserta Kontraktor Proyek tersebut, dipanggil oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bengkulu Utara, Selasa (7/1/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun, kedatangan Kadis dan PPTK serta Kontraktor dari PT.Persada Bakti Madiri sekitar pukul 10. 00 Wib menjelang siang ke kejaksaan Negeri Bengkulu Utara tersebut, terkait masalah proyek pembangunan GOR yang sudah lama habis masa kontraknya namun masih dikerjakan.

Kepala Kejari Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, Elwin Agustian Khahar,MH melalui Kasi Intel Denny Agustian,MH, saat dikonfirmasi awak media diruang kerjanya membenarkan atas pemanggilan kadis dan PPTK serta Kontraktor proyek tersebut.

“Memang benar kita telah memanggil pihak Dispora dan Kontraktornya. Menurut keterangan Kadispora, terkait masalah proyek GOR yang belum selesai itu, mereka telah memberikan kesempatan perpanjang waktu selama 50 hari kalender,”ungkap Kasi Intel.

Lebih lanjut dikatakan Kasi Intel, selain pihak pelaksana proyek GOR dikenakan denda 1 permil (1/1000) perhari dari nilai kontrak. Selain itu pihak pelaksana proyek juga menyanggupkan pembayaran pekerjaan proyek tersebut dibayar pada anggaran APBD Perubahan tahun 2020 nanti, yang disertai menunjukan bukti pernyataan.

“Kita juga tadi meminta kepada OPD yang terkait, agar setiap atribut TP4D diturunkan dari lokasi proyek, karena TP4D sudah dibubarkan,” tegas Kasi Intel.

Sementara, Heppy Yuniarti, selaku PPTK Proyek Pembangunan GOR saat dikonfirmasikan oleh awak media pada pukul 14.00 Wib mengenai hal ini, mengelak dengan alasan buru-buru ada urusan yang lebih penting.

“Saya lagi buru-buru ada pekerjaan. Karena saya sudah ditunggu, Kalau mau diundang datang saja ke rumah pak kadis, karena pesan kadis disuruh datang kerumahnya saja, ”elaknya sambil pergi. (Ben)

Latest News

16 Tempat Ngopi Paling Asik di Jogja | COFFEE SHOPS YOGYA

Jika Anda mencari rekomendasi tempat ngopi paling asik di Jogja, mungkin 16 Coffee Shops ini layak untuk...

Apa itu internet marketing? Explore Strategi Pemasaran Online!

Apa itu internet marketing? Ini menjadi pembahasan paling menarik bagi para pelaku bisnis beberapa dekade belakangan ini. Strategi pemasaran online dianggap menjadi...

Tempat Wisata Malam Jogja | Tempat Nongkrong Asik

Berikut adalah rekomendasi tempat wisata malam Jogja. Cocok untuk tempat nongkrong menikmati suasana kunjungan Anda. Jogja adalah...

Apa Itu Bisnis RT RW Net? Prinsip Dasar dan Potensinya

Apa itu Bisnis RT RW Net, kenapa ia menjadi buah bibir ditengah masyarakat. Dimana mendorong sebagian besar orang, menggali lebih jauh tentang...

Perpanjangan Waktu Habis, Kontraktor Proyek GOR Segera Bayar Denda

Bengkulu Utara, GC – Pemberian kesempatan perpanjangan waktu proyek pembangunan gedung olahraga (GOR) Kabupaten Bengkulu Utara yang menelan anggaran Dana Alokasi Khusus...

More Articles Like This

- Advertisement -