Seluruh Puskesmas Di Kabupaten Pekalongan Menerapkan BLUD

0
1070
Penyerahan SK ,Bupati Pekalongan kepada kepala puskesmas(foto doc)

Seluruh Puskesmas yang berada di Pekalongan mulai menerapkan Layanan Umu Daerah (BLUD)

KabupatenPekalongan – Bupati Pekalongan, Drs. Amat Antono, M.Si. Kamis (7/1) memberikan langsung SK Penetapan Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) kepada 27 Puskesmas di Kab. Pekalongan,SK diterimakan oleh para Kepala Puskesmas se-Kab. Pekalongan.

Hadir dalam acara yang diselenggarakan di Puskesmas Bojong , Ketua DPRD Kab. Pekalongan beserta Ketua Komisi D, Sekretaris Daerah Kab. Pekalongan beserta jajaran, Camat se-Kab. Pekalongan, Para Kades se- Kec. Bojong, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat se- Kab. Pekalongan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pekalongan, dr. Setiabudi, M.Kes mengungkapkan bahwa persiapan penerapan BLUD bagi Puskesmas sudah dilaksanakan sejak 2 tahun lalu,namun dirinya yakin masih banyak kekurangan.

Untuk itu dirinya mohon bimbingan dan arahan agar dapat berjalan dengan baik. “ Kami akan terus berusaha agar kekurangan yang ada bisa terkejar dan terpenuhi sehingga tujuan BLUD untuk melayani masyarakat lebih baik dapat terwujud,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Yulianto Prabowo, M.Kes dalam sambutannya mengungkapkan apresiasinya kepada Kab. Pekalongan karena perhatiannya pada bidang kesehatan sangat baik.

Ditambahkan Yulianto bahwa dalam rangka mewujudkan Indonesia Sehat ada 3 pilar yang dikuatkan yaitu Paradigma sehat, peningkatan Sarpras, serta Jaminan Kesehatan nasional, dimana salah satunya adalah penerapan sistem BLUD dimana dengan sistem ini maka Puskesmas akan memiliki fleksibilitas dalam 3 hal yaitu Penganggaran,

pengelolaan SDM, serta pengadaan barang dan jasa, namun dengan tetap bertujuan meningkatkan pelayanan publik khususnya dalam hal Urusan Kesehatan Masyarakat (UKM).

“Jadi BLUD bukan swastanisasi, karena orientasi utamanya adalah peningkatan pelayanan publik bukan menghasilkan keuntungan, dan jika orientasi tersebut berubah atau melenceng dapat dievaluasi atau ditinjau kembali,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Pekalongan menyampaikan harapannya agar dengan perubahan Puskesmas menjadi BLUD dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kab. Pekalongan.

Senada dengan Kadis. Kesehatan Prov. Jateng, Antono juga mengingatkan bahwa jika orientasi Puskesmas berubah maka akan dievaluasi. Sedangkan kepada Asisten 3 agar segera menata Sumber Daya Manusia dengan membuat peta personil, kalau perlu tenaga teknis yang ada di Dinas Kesehatan dan RSUD Kraton dan Kajen bisa didorong ke Puskesmas karena Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di Kab. Pekalongan.

Tak lupa Bupati juga menyampaikan masukan kepada Kadis Prov. Jateng agar Rumah Sakit Kajen dapat didorong untuk menjadi Rumah Sakit Rujukan Korban Narkoba di Jawa Tengah.

“ Saya siapkan lahan yang cukup untuk itu,” ujar Antono. Terakhir Bupati berpesan agar para Kades dan Camat untuk mensosialisasikan perubahan Puskesmas menjadi BLUD kepada masyarakat. Menutup acara Bupati memukul Gong tanda dimulainya penerapan BLUD bagi Puskesmas se-Kab. Pekalongan dan meninjau kondisi Puskesmas Bojong.

loading...