Sekda Pekalongan Buka Acara Seni Budaya Antar SMA dan SMK

Patut kita sadari bahwa anak-anak (pelajar) lah yang kelak akan meneruskan tongkat estafet kita dalam melestarikan dan melanjutkan budaya daerah

0
935
Sekda Pekalongan
Patut kita sadari bahwa pelajar lah yang kelak akan meneruskan tongkat estafet kita dalam melestarikan dan melanjutkan budaya daerah, Sekda Pekalongan , Dra. Mukaromah Syakoer, MM

KAJEN – Sebagai salah satu upaya untuk membangun watak bangsa yang kuat dan kokoh, maka dirasa penting untuk menggali, melestarikan dan mengaktualisasikan serta mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal atau budaya dalam kehidupan sehari-hari. Itulah salah satu latar belakang diselenggarakannya kegiatan Kemah Budaya Pelajar SMA/SMK se- Kab. Pekalongan yang diungkapkan Bupati Pekalongan Drs. Amat Antono, M.Si melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Pekalongan, Dra. Mukaromah Syakoer, MM, pada upacara pembukaan kegiatan yang juga dihadiri para Kepala SKPD terkait, Muspika Kesesi, serta para Pengawas dan Kepala Sekolah SMA/SMK se-Kab. Pekalongan pada Jum’at lalu (30/10).

Apalagi menurutnya di era digital seperti sekarang, ada kecenderungan kaum muda khususnya para pelajar lebih tertarik kepada budaya asing. Itulah sebabnya Pemkab. Pekalongan sangat mendukung kegiatan positif semacam kemah budaya sebagai salah satu sarana untuk memberikan pengetahuan dan menanamkan rasa cinta akan budaya daerah kepada kaum muda atau pelajar.

“Patut kita sadari bahwa anak-anak (pelajar) lah  yang kelak akan meneruskan tongkat estafet kita dalam melestarikan dan melanjutkan budaya daerah, untuk itu perlu kiranya jika dari sekarang kita bersama-sama mempersiapkan mereka agar lebih tahu dan cinta akan budaya daerahnya, dan budaya bangsanya,” ungkap Sekda Pekalongan, Mukaromah.

Dalam kesempatan tersebut tak ketinggalan Sekda menghimbau kepada 160 peserta beserta para guru pendamping agar bersungguh-sungguh dan tidak terpaksa dalam mengikuti kegiatan kemah budaya.

“Harus disadari bahwa budayalah yang akan menjadi pondasi kehidupan yang baik dan benar dan budaya hendaknya menjadi harmonis dan menjadi nafas kehidupan dan pergaulan kita sehari- hari,” ujarnya Sekda Pekalongan menutup sambutan.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pekalongan, Dra. Sri Sugiarti mengungkapkan, bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan selama 3 hari yaitu dari tanggal 30 Oktober hingga 1 Nopember 2015 tersebut antara lain untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air, menciptakan sarana ekspresi dan berapresiasi di bidang seni budaya serta menambahkan dan membina apresiasi seni khusunya terhadap nilai-nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa pada para peserta.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Podosari, Kec. Kesesi tersebut akan diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya workshop seni, apresiasi kesenian rakyat, mengenal budaya nusantara, jelajah dusun, guyub rukun wejang budaya, serta documentation hunting.