Connect with us

Sejarah

Sejarah Nama Indonesia dan Asal-Usulnya

Published

on

Sejarah Nama Indonesia - sejarah dan asal-usulnya

Ada banyak nama sebelum Indonesia benar-benar dikenal dunia. Sebelum sebutan Indonesia resmi menjadi nama Negara, berbagai nama pernah singgah dalam kepulauan Tanah Air kita. Berikut asal-usul Sejarah Nama Indonesia itu.

Dalam catatan diare fahian tahun 414 M, perantau bangsa tionghoa yang pertama kali datang kepulau ini: Bahwa asal-usulnya nama pulau jawa itu dari syairnya Ramayana. Seorang Hindu (pujangga Rakawi Walmiki) dalam bahasa sansekerta, yang telah hidup antara 300 SM. Dimana antara lain dalam syair itu telah menguraikan “Jawa Dwipa“. Artinya: Jawa = pahala, dan Dwipa = pulau. Sehingga Jawa Dwipa artinya “pulau dari pahala” atau “pulau jasa“.

Kemudian karena penyebutan ini Jawa Dwipa menjadi nama kepulauan Tanah Air kita. Dalam catatan perpustakaan India kuno kepulauan ini dinamai “Dwipantara“. Dalam bahasa sansekerta Dwipa = pulau, dan antara = seberang/luar. Kemudian disalin dalam bahasa Majapahit menjadi “Nusantara”. Nusantara dikenal oleh para pedagang dari India, Arab, Persi dan Cina dengan sebutan Swarnadwipa (sansekerta), yang berarti “pulau emas” dan Sarondiba, Jaza ir al-Jawi (Arab).

Nusantara kemudian menjadi nama resmi Negeri kepulauan, pada masa kerajaan Majapahit (1292-1478). Namun, berabad-abad selanjutnya nama Nusantara tenggelam seiring runtuhnya kerajaan Majapahit.

Barulah pada tahun 1920-an seorang berkebangsaan Belanda yang bernama Ernest Francois Eugene Douwes Dekker, memperkenalkan nama “Nusantara”. Dalam sejarah Ernest dikenal sebagai Dr. Setiabudi (1878-1950), salah seorang cucu adik Multatuli,

Nusantara semula bermakna kepulauan seberang/luar. Awalnya digunakan untuk menyebut pulau-pulau di luar jawa.

Dalam sumpahnya, Gajah Mada dihadapan pertemuan agung di pendopo Majapahit mengatakan; “laman huwus kala Nusantara, isun amukti palapa”. Maknanya; Jika telah kalah pulau-pulau seberang, saya menikmati Palapa (istirahat).  Karena pada saat itu kerajaan Majapahit hanya meliputi Jawa Timur dan Jawa Tengah saja.

Sumpah ini kemudian dikenal sebagai sumpah Palapa.

Secara historis, kepulauan yang bermakna kepulauan seberang oleh Dr. Setiabudi diberi pengertian nasionalistis. Mengambil kata melayu asli “antara”, maka Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu; “nusa diantara dua benua dan samudera”. Sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi Nusantara modern.

Dr. Setiabudi mengambil nama Nusantara dari kitab Pararaton. Yaitu, kitab yang membahas sejarah para ratu Singosari hingga runtuhnya Majapahit. Sebuah naskah kuno zaman Majapahit. Ditemukan di Bali akhir abad-19, diterjemahkan J. LA Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.

Kemudian, karena tahu asal-usul nama Nusantara adalah sebutan bumi pertiwi. Dan tidak mengandung kata “India”, maka dengan cepat menjadi populer dalam tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan. Dimana untuk digunakan sebagai pengganti nama Hindia Belanda (Nederlandsch-Indie).

Sebelum nama Nusantara populer dimasa pergerakan kemerdekaan Indonesia, negeri kepulauan ini pernah disebut “Insulinde”. Artinya, Kepulauan Hindia. Nama tersebut diperkenal oleh seorang pujangga asal Belanda yang bernama Eduard Douwes Dekker (1820-1887). Saat itu ia menggunakan samaran Multatuli.

“Insulinde” (kepulauan Hindia) (latin insula = pulau) dalam bukunya MAX HAVELOR tahun 1860, kemudian dipopulerkan oleh prof. P.J. Veth.

Alasan Multatuli memberi nama Insulinde, karena jijik mendengar nama Nederlandsch Indie (Hindia Belanda) yang diberikan oleh Belanda. Multatuli juga menggambarkan bahwa negeri kepulauan ini sebuah wilayah yang luar biasa.

Insulinde; laksana sabuk yang melingkari garis khatulistiwa ditetes intan jamrud.

Sejarah Nama Indonesia Mulai Muncul

Banyak dari bangsa-bangsa Eropa yang awam dengan benua Asia. Dan biasanya, selalu beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India, dan Tiongkok.

Menurut mereka daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah Hindia. Semenanjung Asia Selatan mereka sebut “Hindia Muka”. Dan dataran Asia Tenggara dinamakan “Hindia Belakang”. Sedangkan kepulauan Tanah Air kita memperoleh nama kepulauan Hindia (Indische Archipel, Indian Archipelago, Archipel Indian). Pada zaman Belanda nama resminya adalah Nederlandch Indie (Hindia Belanda).

Nama Hindia asal mulanya buatan Herodotus. Seorang ahli ilmu sejarah berkebangsaan Yunani (484-525SM) yang dikenal sebagai bapak ilmu sejarah. Adapun nama Hindia ini baru digunakan untuk kepulauan ini oleh Polemeus (100-178), seorang ahli ilmu bumi terkenal. Dan nama Hindia ini menjadi terkenal sesudah bangsa Portugis dibawah pimpinan: Vasco da Gama, mendapati kepulauan ini dengan menyusuri sungai Indus.

Kemudian pada tahun 1847 terbitlah sebuah majalah tahunan di Singapura dengan nama JOURNAL OF INDIAN ARCHIPELAGO AND EASTERN ASIA (JIAEA). Dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869) seorang lulusan sarjana Edinburg (Inggris). Tahun 1849 George Samuel Windsor Earl (1813-1865) yang berasal dari Inggris pun menggabungkan diri sebagai redaksi Majalah JIAEA.

Dalam artikelnya Earl di majalah JIAEA volume 4 tahun 1850 menyatakan pendapatnya bahwa sudah tiba waktunya untuk rakyat di kepulauan melayu memiliki nama khusus (a distinctive name). Sebab nama Hindia tidaklah cocok dan sering mengundang kebingungan dengan sebutan India yang lain.

Dalam judul artikelnya “Embracing Enquiries Into The Continental Relations of the Indo-pacific Islanders”, Earl menamakan penduduk India Belanda bagian barat yang berasal dari Proto-Melayu (melayu tua) dan Neutero-Melayu (melayu muda) sebagai INDUNESIANS. Earl memilih nama untuk wilayah kepulauan Negara kita dengan sebutan MELAYUNESIA (kepulauan melayu) daripada INDUNESIANS. Sebab MELAYUNESIANS sangat tepat untuk ras Melayu, apalagi bahasa melayu banyak digunakan diseluruh kepulauan Negara kita.

James Richardson Logan tidak sependapat dengan Windson Earl, beliau menulis artikelnya dalam majalah JIAEA volume 4 hal 252-347 dengan judul “THE ETHNOLOGY OF THE INDIAN ARCHIPELAGO”. Dia membahas tentang nama bagi kepulauan Negara kita yang oleh Belanda dan bangsa Eropa disebut “Indian Archipelago”. Menurut Logan sangat panjang dan membingungkan.

Melalui tulisan Logan tersebut untuk pertama kalinya dalam sejarah nama Indonesia muncul di dunia Internasional.

“Mr. Earl Sugests the Ethnographical term Indonesia, but rejects in favaour of Malayunesian, I prefer the purely geographical term Indonesian, which is merely a shorter synonym for the Indian Island or the Indian Archipelago”.

Selanjutnya, Logan secara aktif dalam setiap karya-karya tulisannya selalu memakai nama Indonesia. Sehingga banyak dari kalangan ilmuwan bidang Ethnology dan Geografi yang mengikuti pendapat Logan menyebut “Indonesia” pada kepulauan kita.

Sejarah nama Indonesia dipungut Logan dari apa yang dibuang Earl. Huruf U (INDUNESIA) digantinya dengan huruf O agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah sebutan INDONESIA sampai sekarang.

Earl sendiri tidak suka memakai istilah “INDONESIA”. Alasannya INDUNESIA (kepulauan Indonesia) bisa juga digunakan untuk wilayah Ceylon (Srilanka) dan Maldevies (Maladewa). Earl mengajukan dua pilihan nama Indonesia atau Melayunesia.

Itu terlihat pada artikel Earl halaman 71, tertulis “…..the in habitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago Would become respectively Indonesia or Malayunesians”. Pada majalah JIAEA volume 4 tahun 1850. Judul artikelnya “On the leading characteristict of the Papuan, Australian and malay-polynesian nations”

Sejarah nama Indonesia kemudian dipopulerkan seorang guru besar bidang ethnology universitas berlin yaitu Adolf Bastian. Dia mempopulerkan nama “Indonesia” dengan menerbitkan sebuah buku yang berjudul “Indonesia Ordeer Die Inseln Des Malaysichien Archipel” sebanyak lima volume. Isi dari buku-buku tersebut membahas penelitiannya ketika pengembaraannya ke Tanah Air kita, pada tahun 1864-1880.

Melalui buku Bastian tersebut sejarah nama Indonesia semakin populer dikalangan sarjana. Hingga pernah muncul suatu pendapat bahwa Adolf Bastian adalah pencipta nama Indonesia. Pendapat yang keliru tersebut tercantum dalam “Encyclopedie Van Nederland-Indie”, tahun 1918.

Bahkan sejarah nama Indonesia versi ini, dimasukkan dalam buku sejarah kebangsaan jilid I untuk SLTP dan yang sederajat, penerbit Asia Afrika tahun 1969.

Selain Adolf Bastian prof. Sejarah nama Indonesia juga dipopulerkan oleh Van Vollen Hoven (1917). Nama “Indonesia” sebagai ganti Indisch (India) begitu juga istilah Inlander (pribumi) diganti sebutan “Indonesier” (orang Indonesia).

Sejarah Nama Indonesia Menjadi Makna Politik

Sejak tahun 1850-1884 nama Indonesia telah dikenal dalam ilmu pengetahuan Indonesia. Sejarah nama Indonesia yang semula adalah istilah ilmiah dalam ethnology, kemudian diambil oleh para pemimpin pergerakan nasional. Sehingga istilah Indonesia berubah menjadi makna politis.

Karena istilah Indonesia menjadi makna politis sebagai wujud identitas suatu bangsa yang telah bangkit dari cengkraman kolonialisme belanda yang mencapai kemerdekaannya, maka pemerintahan kolonialisme belanda selalu menaruh curiga dan mewaspadai istilah “Indonesia” itu.

Orang Indonesia yang pertama kali menggunakan nama “Indonesia” adalah Ki Hajar Dewantara (Suwardi Suryaningrat) pada waktu dia di buang di negeri Belanda tahun 1913. Ketika di negeri Belanda, Ki Hajar mendirikan sebuah biro pers dengan nama “INDONESISCHE PERS_BUREAU”. Sehingga di Rotterdam (Belanda) nama Indonesia semakin populer digunakan oleh kalangan para mahasiswa dan para ilmuwan.

Seorang mahasiswa sekolah tinggi ekonomi (Handels hooge school), yang bernama Moch. Hatta mengusulkan agar organisasinya para mahasiswa Hindia Belanda yang belajar di negeri Belanda untuk diubah. Semula bernama INDISCHE VEREENIGING yang didirikan pada tahun 1908, menjadi INDONESISCHE VEREENIGING (perhimpunan Indonesia).

Begitu pula majalahnya mahasiswa Hindia Belanda semula bernama “HINDIA POETRA” diganti dengan nama “INDONESIA MERDEKA”.

Alasan Moch. Hatta berinisiatif mengganti nama organisasi dan majalah dengan istilah Indonesia termuat dalam majalah Indonesia Merdeka.

Bung Hatta menegaskan; “……bahwa Indonesia merdeka yang akan datang mustahil disebut Hindia Belanda juga tidak Hindia saja. Sebab dapat menumbuhkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik karena melambangkan dan mencita-citakan suatu Tanah Air di masa depan, dan untuk mewujudkanya tiap orang Indonesia akan beusaha dengan segala tenaga dan kemampunya di dalam negeri.”

Di dalam negeri berbagai organisasi pun muncul dengan sebutan Indonesia. Tercatat tiga organisasi yang pertama kali menamakan organisasinya dengan memakai sebutan “INDONESIA” .

  1. Organisasi Indonesische Studie Club tahun 1924 didirikan oleh Dr. Soetomo
  2. Organisasi Partai Komunis Indonesia (PKI) tahun 1924
  3. Organisasi INDONESISCHE PANVINDERIJ (NATIPIJ) tahun 1924, Organisasi kepanduan Nasional yang didirikan oleh Jong Islami Ten Bond.

Penetapan Nama Indonesia

Sebutan INDONESIA semakin populer di dalam negeri dalam berbagai gerakan-gerakan yang dipimpin oleh tokoh-tokoh Nasional. Setelah nama “INDONESIA” dinobatkan sebagai nama Tanah Air, Bangsa dan Bahasa pada “kerapatan Pemoeda-Pemoeda Indonesia” pada tanggal 28 Oktober 1928 yang kemudian disebut “SOEMPAH PEMOEDA”.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; Parlemen Hindia Belanda) Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjodjo, dan Sutardjo Karto Hadi Kusumo, mengajukan mosi kepada pemerintah Hindia Belanda agar nama “Indonesia” diresmikan sebagai pengganti nama “NEDERLANDSCH-INDIE” (Hindia Belanda). Tetapi Belanda menolak mosi ini.

Segala usaha terus dilakukan untuk mengganti didalam perundang-undangan sebutan “NEDERLANDSCH-INDIE” dengan INDONESIA; dan INBOORLING, INLANDER, INHEEIMSCHE dengan INDONESIER tetapi selalu mengalami kegagalan, dimana pihak koloni Belanda selalu mendasarkan keberatannya atas dasar pertimbangan “Juridis”. Nama Indonesiers hanya boleh dipakai secara resmi dalam surat menyurat saja (Surat Edaran 10 Oktober 1940).

Sebutan “Hindia Belanda” lenyap ketika bala tentara Jepang menduduki Tanah Air Kita pada tanggal 8 Maret 1942 dan berganti sebutan “TO-INDO” (India Timur). Tidak lama bala tentara Jepang menduduki Tanah Air kita, tentara sekutu menghancurkan kekuasaan Jepang. Lalu pada tanggal 17 agustus 1945 muncul lebih kuat dengan dicantumkannya dalam proklamasi bangsa Indonesia, dan pada tanggal 18 Agustus 1945, berdirilah Negara Republik Indonesia.

Garuda Citizen truly of Indonesia » politik, hukum, sosial, wisata, budaya, dan berbagai berita peristiwa menarik dan penting untuk dibaca.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Sejarah

Sejarah Permainan Mesin Slot dan Perkembangannya

Published

on

Sejarah Permainan Mesin Slot dan Perkembangannya

Bagi pecinta game ketangkasan, tentu tak asing dengan permainan slot machine. Atau dalam bahasa Indonesia, mesin slot. Permainan berjalan dengan alat bantu mesin. Dimana secara otomatis memutar reel pada layer mesin, ketika tuas penarik pada mesin dioperasikan. Sejarah permainan mesin slot cukup panjang. Dan jika Anda tertarik, teruslah membaca.

Mulanya, mesin slot ini dinamakan One Hand Bandit yang jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, menjadi ‘bandit bertangan satu’. Hmm….

Seiring berkembangnya dan dikenalnya mesin permainan di berbagai negara, namanya kemudian berubah. Menyesuaikan penamaan oleh para penggunanya di masing-masing negara tersebut.

Di Australia, misalnya, permainan mesin slot lebih dikenal dengan nama permainan mesin bergambar kartu poker. Lain halnya di Inggris. Permainan mesin slot di Inggris sangat populer dengan sebutan permainan mesin buah. Di Indonesia sendiri, permainan ini dinamakan permainan mesin slot.

Hanya saja, mesin yang satu ini hampir tidak ditemukan di Indoneisa. Karena jenis permainan ini mengarah pada praktik perjudian. Yang namanya perjudian, dilarang keras dan ilegal.

Mesin slot dari awal muncul hingga sekarang menjadi salah satu permainan terfavorit bagi sebagian besar pecinta judi di dunia, karena selain sangat menghibur, banyak pecinta judi yang mengatakan bahwa, permainan mesin slot termasuk kategori permainan yang mudah. Sekaligus menguntungkan. Hadiah yang ditawarkan bukanlah hadiah yang kecil.

Terkait soal hadiah, khusus untuk permainan mesin slot, hadiah yang ditawarkan kepada para pemainnya, dinamakan jackpot; dan jackpot ini adalah yang paling dicari oleh semua pemain mesin slot. Baik mesin slot darat maupun mesin slot online.

Keunikan Permainan Mesin Slot

Keunikan dari permainan mesin slot bila dibandingkan dengan permainan lainnya adalah mesin pada permainan ini sangat pintar. Mengapa? Karena mesin slot dilengkapi dengan software yang memiliki kemampuan algoritma. Ini bisa dibilang sangat keren. Pasalnya, mesin slot mampu mengkalkulasi kemenangan secara otomatis. Hanya melalui urutan gambar pada reel mesin slot. Proses operasional semacam ini mampu dilakukan oleh mesin, karena adanya software yang ditanamkan pada mesin.

Keunikan lainnya dari mesin slot adalah detail permainan yang ditawarkan.

Dari segi simbol atau gambar yang digunakan pada mesin slot, misalnya, sangat variatif. Dan secara visual sangat menarik. Pemain memiliki banyak sekali pilihan game mesin slot dengan simbol atau gambar yang colorful dan fresh. Untuk memudahkan pemain dalam memilih gambar atau simbol pada mesin slot, pembuat mesin slot kemudian mendesain mesin dengan kategori tertentu.

Berdasarkan kategori simbol atau gambar pada mesin slot, permainan mesin slot terbagi menjadi 3 kategori, yaitu mesin slot klasik buah-buahan, mesin slot tematik, mesin slot video, dan mesin slot joker123.

Mesin slot klasik buah-buahan adalah permainan mesin slot tertua alias pioneer dari game mesin slot modern. Sesuai dengan namanya, simbol atau gambar yang digunakan pada permainan mesin slot ini adalah simbol buah-buahan yang terlihat fresh dan warna-warni.

Kemudian untuk kategori tematik, mesin slot menggunakan tema-tema tertentu. Agar, tampilan layar pada mesin slot sedikit berbeda. Adapun beberapa contoh pilihan tema untuk permainan mesin slot antara lain, tema peradaban Mesir Kuno, James Bond, Jurassic Park, dan masih banyak tema lainnya.

Lantas, bagaimana cara untuk menangkan game mesin slot? Bisa dibilang untuk menangkan game mesin slot ini gampang-gampang susah. Game ini memang cukup mudah, di sisi lain pemain harus sabar plus skillful untuk dapat menang. Tampaknya peran Dewi Fortuna juga penting untuk dapat memenangkan game ini.

Pada intinya, dengan beberapa modal di atas, semua pemain game mesin slot memiliki peluang menang yang sama. Ini lah daya tarik utamanya.

Sejarah Permainan Mesin Slot

Nah, kami yakin bahwa banyak di antara kalian sangat penasaran bagaimana sejarah permainan mesin slot ini pertama kali muncul hingga dikenal seperti sekarang ini, bukan? Kami dengan senang hati siap membagikan informasinya untuk kalian.

Penciptaan Mesin Slot

Mesin slot pertama dibuat pada tahun 1899 oleh Charles August Fey, seorang montir asal Jerman. Mulanya mesin ini dibuat sebagai mesin penerima koin. Setahun kemudian, Charles melakukan penyempurnaan agar mesin berkinerja lebih cepat dan akurat. Karena mendapat respon yang baik dari klien, Charles kemudian membuat unit mesin yang sama dalam jumlah yang lebih banyak. Karyanya ini kemudian ia jual merata di berbagai tempat.

Tahukah kalian, mesin slot pertama buatan Charles awalnya hanya dapat mengeluarkan hadiah berupa cerutu. Para pengguna mesin kemudian meminta Charles untuk memodifikasi sedikit dengan harapan hadiah yang dikeluarkan oleh mesin adalah hadiah berupa uang tunai.

Modifikasi Mesin Slot dengan Tambahan 3 Reel

Charles kemudian melihat ada peluang besar dari penciptaan mesin ini. Ia tak ragu untuk melakukan modifikasi terutama soal jenis hadiah yang dikeluarkan oleh mesin. Atas dasar permintaan dari banyak kliennya, Charles mengiyakan untuk mengganti hadiah cerutu menjadi uang tunai. Kesuksesan penemuannya ini membuat Charles terkenal dan ia pun mengubah nama mesin ini menjadi Liberty Bell. Mesin slot edisi pertama ini dilengkapi dengan 3 reel dan 6 simbol/ gambar yang berbeda. Keenam simbol/ gambar tersebut antara lain hati, sekop, diamond, Liberty Bell, bintang, dan tapak kuda.

Penciptaan Mesin Slot Edisi Kedua, Draw Poker

Tak lama setelah mesin slot diciptakan, Charles menciptakan mesin yang kedua yang ia beri nama mesin slot Draw Poker. Yang membedakan mesin slot terbaru ini dengan mesin slot edisi sebelumnya adalah jumlah reel pada mesin. Mesin slot Dra Poker memiliki 5 buah reel dengan simbol gambar yang terinspirasi dari gambar-gambar pada kartu remi.

Sayangnya sekitar tahun 1906 terjadi gempa besar yang menyebabkan mesin-mesin slot buatan Charles rusak. Mesin slot buatan Charles hanya tersisa 4 unit saja. Nah, keempat mesin slot yang tersisa inilah yang kemudian menjadi inspirasi bagi tokoh lainnya untuk membuat sekaligus memodifikasi mesin slot versi terbaru.

Mesin Slot Buah (Slot Machine Fruit Classic)

Herbet Mills berhasil mendesain jenis mesin slot baru yang dinamakan Mesin Slot Buah. Sesuai dengan Namanya, Mesin Slot Buah menggunakan simbol gambar buah. Rupanya, rilisnya mesin slot yang terbaru ini mendapat sambutan yang positif terutama di kalangan pecinta permainan ketangkasan.

Golden Age of Slot Games

Antara tahun 1919 hingga 1930, permainan mesin slot berkembang pesat dan mencapai puncaknya. Ada begitu banyak penggemar permainan judi baru ini, baik di casino-casino kecil maupun casino-casino besar. Momen ini kemudian disebut dengan istilah The Golden Age of Slot Games.

Satu dekade kemudian, tercipta jenis mesin slot yang jauh lebih modern, yaitu mesin slot elektromekanis dengan nama Money Honey. Dibandingkan dengan mesin slot edisi-edisi sebelumnya,mesin slot edisi terbaru ini dapat langsung mengeluarkan hadiah secara otomatis dari mesin.

Masih di era yang sama, mesin-mesin slot yang ada terus mengalami modifikasi. Bahkan sebagian besar mesin mempunyai ragam pilihan permainan klasik, misal permainan slot klasik 3 reel, slot klasik 5 reel, slot buah, video poker, dan masih banyak ragam permainan lain. Nah, dari sini permainan mesin slot ini dikenal bahkan hingga sekarang.

Permainan Mesin Slot Online

game slot online

Kemajuan teknologi memang memberi dampak yang sangat masif bagi kehidupan umat manusia. Bahkan soal hiburan sekalipun. Teknologi menunjukan peranannya dalam menjadikan suatu hiburan menjadi hiburan dengan ‘kemasan’ yang lebih praktis, mudah, dan cepat.

Sebut saja permainan mesin slot yang semula dimainkan secara manual dengan menghadirkan mesin slot sungguhan, kini berkat kemajuan teknologi internet, pemain dapat memainkan slot kesukaannya hanya dengan menggunakan Smartphone yang sudah mendapat dukungan koneksi internet berkecepatan tinggi.

Untuk masa sekarang ini, tentu permainan semacam ini tidak asing lagi dalam kehidupan kita. Bahkan bisa dibilang kegiatan apapun yang berbasis online sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita. Hanya dengan modal perangkat dan koneksi internet, kita bisa memainkan game judi online apa saja yang kita sukai, termasuk game slot online.

Sejarah Munculnya Permainan Slot Online

Jauh sebelum era milenial, teknologi internet sebenarnya sudah eksis. Hanya saja penggunaannya terbatas. Permainan mesin slot online sendiri pertama kali rilis sekitar tahun 1994. Pengguna dari game judi online ini masih tidak banyak jika dilihat dari segi jumlah karena memang pada mas itu teknologi internet tidak mudah diakses seperti sekarang ini.

Microgaming, perusahaan yang pertama kali merilis game slot online tahun 1994, kemudian terus melakukan penyempurnaan. Perusahaan juga turut membentuk suatu komunitas yang diberi nama Internet Gaming Klub tepat setahun setelah game slot online resmi dirilis. Pasca kesuksesan komunitas gaming yang pertama, Microgaming lantas mendirikan satu komunitas gaming lagi dengan nama Intercasino pada tahun 1996.

Fakta Menarik tentang Permainan Mesin Slot

Memang benar bahwa ketika kami membahas apa yang kami sukai, akan tidak ada habisnya. Seperti topik yang sedang kami bahas kali ini. Ada saja sub-topik baru yang rasa-rasanya sayang jika tidak kami share ke para pembaca setia kami. Seperti beberapa fakta menarik tentang permainan mesin slot yang siap kami ulas. Kira-kira fakta menarik apa saja seputar game mesin slot? Yuk simak informasinya.

Mesin Slot hanya Berupa Standing Machine

Jika kalian recall kembali ulasan seputar sejarah diciptakannya sebuah mesin slot, tentu kalian masih ingat bahwa mulanya mesin slot hanya berupa sebuah standing machine yang dapat mengeluarkan hadiah dan biasanya terdapat di casino-casino.

Saat kalian memasuki sebuah casino darat, kalian akan melihat deretan mesin yang memiliki sebuah tuas penarik. Biasanya deretan mesin slot ini terpasang di pinggiran atau di sudut sebuah casino. Tuas penarik pada mesin slot menjadi satu-satunya tuas untuk menentukan simbol-simbol terakhir yang nampak pada reel mesin slot. Apabila kalian berhasil mencetak simbol gambar yang sama di tiga atau lima reel, kalian dinyatakan menang. Hadiah pun akan keluar dari mesin secara otomatis.

Mesin Slot: Permainan untuk Wanita, Benarkah?

Ada anggapan bahwa permainan mesin slot di casino-casino memang untuk wanita. Ketika kita berkunjung ke sebuah casino, tentu ada banyak wanita yang datang sebagai pendamping para tamu pria yang ingin bermain judi di casino tersebut. Nah, agar tidak bosan karena hanya menonton teman pria mereka bermain, para wanita ini disediakan sejumlah permainan yang ringan, mudah, dan tentunya sangat asyik untuk dimainkan. Permainan tersebut tak lain adalah permainan mesin slot.

Game mesin slot ini tentu menjadi obat penghilang rasa jenuh bagi para wanita yang berada di casino. Tak hanya dapat mengusir rasa jenuh saja, mesin slot juga terbukti dapat memberikan banyak keuntungan bagi para pemainnya.

Namun sekarang ini anggapan tersebut perlahan hilang karena siapapun bebas memainkan game mesin slot, baik mesin slot manual maupun mesin slot online. Ada banyak pria yang rupanya tertarik dengan permainan judi yang satu ini.

Mesin Slot Gunakan Random Generator

Siapa yang tak penasaran dengan cara kerja mesin slot. Untuk menciptakan permainan yang fair, di dalam mesin slot terdapat sistem random. Sistem random ini didukung oleh sebuah komponen yang dinamakan Random Generator. Komponen ini berfungsi untuk mengacak kombinasi simbol gambar pada mesin slot. Artinya, siapapun tidak bisa menyetel kombinasi simbol gambar yang tampak pada reel mesin slot.

Dengan sistem random ini, semua pemain game slot akan mendapatkan peluang menang yang sama. Bisa dikatakan bahwa permainan mesin slot ini benar-benar hanya mengandalkan keberuntungan saja. Hal ini ada benarnya dan ada tidak benarnya juga.

Game Slot Online Beragam, Sesuai dengan Game Developer yang Memodifikasinya

Khusus untuk game slot online, bukan hanya Microgaming saja yang menjadi game developer-nya. Untuk game slot online yang sekarang ini, pemain disuguhkan banyak pilihan jenis game slot online dari berbagai game developer. Masing-masing memiliki keunggulan sendiri-sendiri. Para pemain dapat memilih jenis game slot online yang cocok dengan selera masing-masing pemain.

Adapun beberapa game developer yang diketahui mengembangkan dan memodifikasi game slot online, antara lain: Microgaming, Pragmatic, Spadegaming, Joker123, Habanero, Gamingsoft, Playtech, Gameplay, Playstar, KA Gaming, Genesis, Pocket Games, Netent Gaming, Slot Ace,  Worldmatch, Top Trend, Demacao, dan Isoft Bet.

Sekian banyak game developer ini tentu menawarkan permainan mesin slot online yang menarik dan seru untuk dimainkan; tentunya dengan iming-iming jackpot yang besar dan variatif juga. Dengan dukungan kualitas grafik untuk menunjang performa visual yang memuaskan, plus audio yang bening, ini membuat game slot online dapat menjadi pilihan yang tepat untuk menjadi alternatif hiburan atau hobi bagi kalian para pecinta game ketangkasan.

Kesimpulan

Game mesin slot hakikatnya adalah permaian. Dalam perjalananya berkembang lebih kuat mengarah sebagai media perjudian. Sehingga, membuat citra game slot online adalah jenis permainan judi. Namun, banyak juga developer yang memproduksi game dalam bentuk hiburan. Tanpa perlu bertaruh dalam bentuk uang nyata.

Continue Reading

Sejarah

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Published

on

By

Numerologi - Apa itu

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat dipahami dalam nilai-nilai algoritma matematika.

Numerologi bukanlah hal baru, sudah ada sejak perababan kuno. Yang baru, hanyalah gaya penyampaian. Dan itu ditambahkan ke subjek. Yang dari masa lalu dan adaptasinya, terhadap kebutuhan modern.

Filosofi angka memadatkan kebijaksanaan dan pengetahuan tujuh ribu tahun, bahkan lebih. Karena nilai-nilai numerik sama, pada zaman kuno, dan yang digunakan sekarang.

Dikaitkan dengan bahasa masalalu yang terlupakan.

Ketika kecerdasan manusia berkembang, dan memahami kemungkinan yang lebih besar untuk masa kini dan masa depan. Kecerdasan itu, meraba-raba dan mengadopsi kata-kata baru. Melaluinya, manusia membuat pemahamannya menjadi nyata.

Sementara, kamus menjadi lebih besar, huruf tetap sama. Dan nilai-nilai yang tepat dari angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, sama sekali tidak terpengaruh. Dari generasi ke generasi. Alfabet apa pun, hanyalah skala huruf. Dapat dikumpulkan dan diatur ke dalam banyak kombinasi berbeda.

Sama seperti kunci skala musik, dapat disesuaikan untuk mengekspresikan suasana pikiran yang berbeda, dalam komposisi; “Namun huruf dan kunci itu tetap sama”.

Surat yang dianggap terpisah dari kata-kata. Yang menggambarkan pemikiran, atau dari nama yang dilampirkan pada benda bernyawa atau benda mati, ditemukan sebagai bunyi dengan frekuensi getaran tertentu, ini dapat diukur dengan angka.

Apa pun yang memiliki nama, memiliki angka. Dan angka ini, terjadi dengan penambahan nilai numerik. Dari huruf yang digunakan untuk membangun kata, adalah kunci yang tepat untuk karakter dari hal yang dinamai. Dengan nomor yang sama, ini dapat ditemukan hubungan yang tepat dengan semua kata lain, semua nama lain, semua kepribadian lainnya.

Numerologi dipercayai sangat berguna dalam pemetaan kehidupan seseorang. Dan sekaligus sebagai hobi yang menarik. Yang telah membuatnya menjadi ‘jelek’, ini digunakan hanya sebagai mode, untuk mencari angka keberuntungan dan mengubah nama.

Ada jauh lebih banyak daripada penggunaan dasar ini, terkait Numerologi. Pada kenyataannya, jika subjek dipelajari secara serius dan diterapkan, akan ditemukan psikologi sains yang dapat dijadikan panduan, dan filosofi kehidupan.

Menurut Master & Consultant Numerology – ARC Bali, Athjnya Rsyvhala Tjanapudja, Numerologi ibarat alat untuk kita memetakan potensi dan kekurangan dalam dalam diri. Ini memungkinkan untuk mengetahui jati diri kita. Dengan ini, kita dapat memaksimalkan potensi, dan mengatasi hal-hal yang menjadi penghalang. Yang dari faktor internal.

Ini memungkinkan kita, untuk dapat lebih mengenal diri kita sendiri. Sejatinya kita.

ARC Bali
Athjnya Rsyvhala Tjanapudja

Mengetahui kelebihan dan kekurangan, adalah baik. Ini seni dalam membangun diri.

“Hidup bukan hanya tentang menemukan jati diri. Hidup adalah tentang menciptakan diri sendiri.” ungkap Athjnya Rsyvhala Tjanapudja, yang juga menjadi salah satu owner The Ambengan Tenten, Apartement yang berada dikawasan strategis Denpasar, Bali.

Apa itu Numerologi ARC Bali?

Numerologi ARC Bali, adalah ide dan gagasan pemikiran, Athjnya Rsyvhala Tjanapudja. Ia salah satu sosok pemuda Bali, yang memiliki mimpi besar. Untuk memunculkan kearifan budaya lokal dan tradisi, kepermukaan. Melalui sentuhan seni tehnologi modern.

Beberapa tahun lalu, ia merekrut beberapa SDM berkualitas dari warga setempat, untuk memulai proyeknya. Ia membentuk Nawadwipa Creative Agency. Perusahaan yang bergerak di dunia IT. Khususnya di web design dan pengembangan Aplikasi berbasis web.

Dan dari sinilah, Numerologi ARC Bali bermula. Ia dibentuk dalam sebuah aplikasi dengan sentuhan algoritma yang disempurnakan. Mengimplementasikan konsep-konsep Numerologi kuno melalui pendekatan seni, tehnologi, dan pendalaman nilai dari konsep Numerologi itu sendiri.

“Ini penggabungan dari konsep rahasia kuno dan modern,” ujar lekaki murah senyum itu.

Setiap bentuk teknik modern adalah metode untuk menganalisis, merekonstruksi, membangun, mentransmisikan, atau mereklamasi material. Untuk mencapai hal yang sesuai dengan beberapa sistem perhitungan, pengukuran, atau pengurangan yang didirikan dari premis matematika. Numerologi dalam arti sebenarnya, juga merupakan perluasan dari prinsip-prinsip matematika, didirikan untuk tujuan Rekayasa Manusia. Di mana materi manusia dapat dianalisis, direklamasi, ditingkatkan, karakter dibangun dan pengalaman manusia dipahami.

Insinyur fisik bekerja untuk mengurangi berbagai jenis resistensi antara permukaan, zat dan kekuatan; Insinyur manusia bekerja untuk mengurangi resistensi, keausan, gerakan yang hilang, yang diciptakan antara pengalaman individu dan upaya pikiran individu untuk menjalaninya dan bertahan. Dengan rasa keyakinan, kenikmatan, kesehatan, kekayaan, cinta dan kesimbangan hidup.

Aplikasi ini, lanjut lekaki yang juga sebagai owner Resto Pondok Mina di Bali ini, berguna untuk memeta kesejatian diri manusia. Dan dapat digunakan untuk kepentingan diri sendiri. Dan memungkinkan orang menggunakan aplikasi ini, untuk tujuan praktek konsultan numerologi. Dan tentunya, dalam hal ini ada bimbingan khusus.

“Saya berencana untuk membuat paket lengkap. Applikasi dan bimbingan tepadu. Secara online. Ini sangat memudahkan, orang yang berminat untuk tumbuh sebagai praktisi Numerologi secara profesional,” ungkapnya.

Siswa Numerologi, diberi sudut pandang yang logis, praktis, dengan pendekatakan modern. Karena, itu tidak selalu melengkapi kebenaran dalam masalah-masalah kehidupannya sendiri.

Jalan menuju kesehatan, kekayaan, cinta dan pekerjaan, dalam kemungkinan kehidupan manusia, tidak disajikan sebagai jalan raya umum yang luas, yang dapat dilalui bersama oleh semua orang. Tetapi sebagai jalur individu yang lurus.

Ini membuat konsentrasi energi, kepercayaan diri dan kesuksesan individu, dalam pengelolaan diri. Perlu pengetahuan, tentang apa yang harus diambil dan apa yang harus dibiarkan begitu saja.

Ini membuktikan bahwa, cara pasti untuk memberi manfaat bagi umat manusia, dengan menempatkan individu di jalur yang benar.

“Numerologi bukanlah segala-galanya, ada banyak faktor yang menentukan manusia, berada di titik mana. Tapi melalui alat ini, kita dapat lebih spesifik untuk memulai dari mana, dan bagaimananya. Kita melihat peta dan menentukan jalur mana yang paling memungkinkan untuk mencapai tujuan,” pungkas Athjnya Rsyvhala Tjanapudja.

Continue Reading

Sejarah

Menyibak rahasia konspirasi hening pembunuhan massal Indonesia [PKI]

Published

on

By

Pengantar – Tidak ada yang benar-benar tahu, kecuali mereka pelaku sejarah. Namun, pernah tercatat dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, tentang pembantaian massal. Setidaknya, ada 500.000 orang dituduh komunis, mati. Dan ada penahanan 1 juta lebih. Tanpa diadili.

Ini bukan jumlah yang sedikit. Ini sudah bisa dikatakan sebagai pembantaian massal.

Saya pribadi, tidak berani menyebutkan bahwa; siapa yang salah, dan siapa yang benar. Saya tidak mau berasumsi. Tapi yang jelas, sampai saat ini kisah kelam itu, masih menyisakan efek kebencian yang mendarah daging.

Sebagian besar masyarkat Indonesia, berhasil dikondisikan untuk membenci PKI. Dan apa pun yang berhubungan dengannya.

Yang menjadi persoalan adalah, sentimen kebencian tersebut, seringkali menjadi salah satu senjata dalam perpolitikan Indonesia. Orang-orang yang dianggap, memiliki garis keturunan PKI, menjadi momok menjijikkan. Dan, dianggap tidak layak untuk hidup dan berkembang di Negara ini.

Anda jangan heran jika, pihak-pihak tertentu, akan dengan mudah menuding sosok, atau kelompok lain, sebagai PKI. Biasanya, itu dituju pada lawan politik.

Namun, dari sisi mana kita melihat, maka itu akan jelas memberi dampak ‘nilai’ pada diri kita. Membentuk sebuah kesimpulan. Menjadi keyakinan. Dan, menjadi benar menurut kita.

Berikut ini, adalah ‘nilai’ dari kacamata orang lain. Yang melihat dari sisi berbeda. Bukan dari corong informasi, yang biasa kita konsumsi. Maka secara otomatis, jalan ceritanya pun berbeda. Jauh, berbeda dari film G 30 S PKI yang sering ditayangkan setidaknya, 1 tahun sekali. Versi pemerintah Indonesia.

Sebenarnya, saya ingin berpendapat, bahwa ini semua terjadi demi dan atas nama kekuasaan. Perebutan kekuasaan. Tapi, ya sudahlah, Anda silahkan lanjut, membacanya.

Jejak Sunyi konspirasi pembunuhan massal di Indoneisa

Pembantaian 500.000 komunis. Dan penahanan 1 juta lebih di Indonesia. Pada tahun 1965-1966. Tetap menjadi salah satu pembunuhan massal, paling tidak diketahui. Dan paling sedikit diperiksa pada abad ke-20. Hal ini, dikatakan oleh, Geoffrey Robinson pada acara CSEAS. Di UCLA International Institute, 25 Mei 2018. Dihadapan banyak orang.

Robinson adalah, seorang profesor sejarah di UCLA. Dan seorang pakar hak asasi manusia. Telah bekerja untuk Amnesty International dan PBB. Ia, berbicara tentang bukunya yang baru diterbitkan. “Musim Pembunuhan: Sejarah Pembantaian Indonesia, 1965-66” (Princeton, 2018) ). Acara tersebut disponsori oleh Pusat Studi Asia Tenggara (CSEAS) dan departemen sejarah UCLA.

Menurut dia, dalam kurun waktu enam bulan, dari Oktober 1965, hingga pertengahan 1966, sekitar setengah juta anggota Partai Komunis Indonesia (Partai Komunis Indonesia, atau PKI) terbunuh. Dan satu juta lainnya, ditahan tanpa proses pengadilan.

Indonesia. Based on UN Map No. 4110, Rev. 4 - PDF,  January 2004.
Indonesia. Based on UN Map No. 4110, Rev. 4 – PDF, January 2004.

Hingga saat ini, belum ada yang bertanggung jawab atas kekerasan massal tersebut. Kisah tentara Indonesia dalam peristiwa-peristiwa itu, yang terkenal, karena demonisasinya yang ekstrim, terhadap komunis Indonesia, telah disebarkan di negara itu. Selama lebih dari 50 tahun dan sekarang diterima secara luas.

Sejarah itu, kata Robinson, telah didukung oleh keheningan abadi. Khususnya, dari dua kekuatan internasional utama. Yang dukungan implisit dan eksplisitnya, memungkinkan terjadinya kekerasan 1965-66: Amerika Serikat dan Inggris.

Puncak dari 30 tahun kerja, buku ini didasarkan pada dokumen yang tidak diklasifikasikan dari arsip tujuh atau delapan negara asing, serta penelitian lapangan dan wawancara. Dilakukan di Indonesia oleh Robinson, serta oleh dua penasihat disertasinya, Ben Anderson dan George Kahin. (Yang terakhir melakukan wawancara di negara itu, segera setelah kudeta 1965, tetapi tidak pernah menerbitkan materi).

Edisi terjemahan buku ini, dirilis oleh penerbit independen di Indonesia sekitar pada bulan Juli 2018.

Latar Belakang Pembantaian Massal PKI

“Sasaran kekerasan [1965-66] – adalah orang-orang biasa: petani, pekerja harian, guru, pegawai negeri,” kata Robinson. “Dan mereka terbunuh dengan cara yang sangat mengerikan: mereka dipenggal kepalanya, ada yang dikebiri. Dan mayat mereka dipotong-potong di tempat-tempat umum.

Killing-Season-Pembantaian-PKI

“Saya menekankan, ini bukan perang saudara,” kata Robinson. “Mereka yang terbunuh dan ditahan, tidak dipersenjatai. Dan mereka tidak melakukan kejahatan. Semuanya milik organisasi politik dan sosial yang sah saat itu.

“Ya.. seperti partai-partai yang saat ini ada di Indonesia. Mempunyai legalisasi dan diakui hukum. Begitu juga PKI saat itu” *red

“Kekerasan berasal dari tuduhan resmi, kendati tidak pernah terbukti, bahwa; kepemimpinan PKI telah menewaskan enam jenderal angkatan darat. Dalam upaya kudeta yang gagal pada 1 Oktober 1965,” Robinson. “Berdasarkan dugaan yang tidak terbukti itu, tentara memulai kampanye dan gerakan. Untuk menghancurkan partai. Sekaligus menggulingkan Presiden Sukarno yang terkenal nasionalis kiri.”

Meskipun PKI tidak berkuasa, namun saat itu, mereka mendukung pemerintah Sukarno. Dan presiden pada gilirannya, bersimpati kepada partai, kata Robinson.

Pada saat itu, katanya, PKI adalah partai komunis non-pemerintahan terbesar di dunia, dengan 3,5 juta anggota. Dan mungkin, 20 juta pendukung dalam organisasi yang berafiliasi.

Argumen sejarah

Robinson mengaitkan, kekerasan massal 1965-1966 dengan tiga dinamika utama: kondisi historis tertentu dan anteseden yang terkait dengan kehidupan politik Indonesia, kepemimpinan tentara dan pengaruh negara-negara luar yang kuat.

Dia memusatkan pidatonya pada dua dinamika terakhir, yang dia anggap paling penting.

“Apa yang saya perdebatkan,” katanya, “adalah bahwa tidak ada resor untuk pembunuhan massal dan penahanan massal. Tentara telah lama berupaya, hasil yang tak terhindarkan dari kemarahan rakyat terhadap PKI, atau ekspresi spontan religius yang terprovokasi. atau konflik budaya, “kata sejarawan itu. “Itu, sebaliknya, didorong, difasilitasi dan diorganisir oleh kepemimpinan tentara Indonesia sendiri.”

Dia mencatat bahwa tentara Indonesia:
  • dengan terstruktur menciptakan isu dan propaganda yang menjelekkan dan merendahkan sisi kemanusiaan PKI dan afiliasinya;
  • memiliki kapasitas organisasi dan logistik, untuk memfasilitasi penahanan massal, transportasi, interogasi dan interniran terhadap kaum kiri Indonesia secara nasional;
  • memobilisasi jaringan luas kelompok-kelompok milisi sipil di seluruh negeri;
  • mengalami keterbatasan kekuatannya yang menyebabkan variasi geografis dan temporal dalam kekerasan; dan
  • bebas menulis ulang dan menyebarkan sejarah kekerasannya sendiri, membungkam semua sejarah alternatif,
  • karena direbut dan tetap berkuasa selama lebih dari 40 tahun.

Robinson mengaitkan, keseragaman luar biasa dari kekerasan yang digunakan dalam pembunuhan massal di seluruh negeri – penghilangan, kekerasan seksual, pemenggalan kepala dan mutilasi jenazah dan tampilan (apa yang ia sebut tentara “repertoar kekerasan”) – dengan peran sentral tentara dalam memobilisasi milisi yang melakukan pembunuhan.

Aktor-aktor eksternal yang kuat, terlibat dalam genosida Indonesia dan menutup-nutupinya, katanya. “Sekarang ada banyak bukti dokumenter bahwa, setidaknya selama satu dekade sebelum 1965, Amerika Serikat dan kekuatan barat lainnya, bekerja dengan serius untuk merusak – pada kenyataannya, untuk menggulingkan – [Presiden] Sukarno. Dan untuk menghancurkan PKI,” katanya.

Secara khusus, kata Robinson, pada tahun terakhir sebelum dugaan kudeta tahun 1965, Amerika Serikat, Inggris, dan sekutu mereka, termasuk … Kanada, Australia dan Selandia Baru … melakukan operasi rahasia bersama yang dirancang, dengan kata lain, ‘untuk menciptakan kondisi pengambilalihan militer. ‘

“Apa artinya itu?” Tanya Robinson. “Di antara hal-hal lain, [itu berarti] memprovokasi kudeta sayap kiri prematur atau palsu. Yang akan memberikan dalih ideal, untuk intervensi militer. Atas nama menyelamatkan negara. Dan memang itulah yang terjadi, ”pungkasnya.

Catatan Kantor Luar Negeri Inggris pada laporan Desember 1964 tentang Indonesia berbunyi: “Kudeta prematur PKI mungkin merupakan solusi paling membantu bagi Barat – asalkan kudeta gagal.” Sumber: Arsip Nasional Inggris.

“Bukti yang tersedia menunjukkan, dalam bulan-bulan dan minggu-minggu setelah kudeta, yang seharusnya, AS dan sekutunya secara aktif mendorong dan memfasilitasi kekerasan yang terus meningkat,” tambahnya.

Mereka melakukan ini, dengan sejumlah cara: melalui kampanye disinformasi dan propaganda. Yang dirancang secara eksplisit. Untuk “menghitamkan nama” PKI; melalui pemberian bantuan ekonomi, logistik, dan militer, secara terselubung kepada pimpinan militer; dan melalui strategi keheningan yang disengaja, dalam menghadapi apa yang mereka tahu, sebagai kekerasan yang dipicu oleh tentara terhadap warga sipil. Dukungan itu terus berlanjut, dan bahkan meningkat, kata Robinson, bahkan ketika sudah jelas, bahwa; ribuan warga sipil terbunuh.

Sejak pembantaian 1965-1966, Robinson berkata, “[khususnya] pemerintah A.S. telah melakukan upaya luar biasa untuk menyembunyikan catatan dokumenter. Tentang keterlibatannya sendiri dan keterlibatan tentara Indonesia. Demikian juga, AS dan sekutu-sekutunya, belum mendukung proses yang bertujuan untuk menjelaskan kebenaran. Atau mencari keadilan bagi para korban 1965.”

Perang Dingin dan konteks politik internasional yang lebih luas, – termasuk kekhawatiran para pembuat kebijakan AS, bahwa komunis dapat mengambil alih kekuasaan di Indonesia dan Vietnam (di mana pasukan darat AS dikalahkan pada tahun 1965) – memainkan peran mendasar dalam kekerasan Indonesia, kata sejarawan itu.

“Konteks itu mendominasi panggung politik domestik di Indonesia, membantu menciptakan divisi kiri-kanan yang sangat terpolarisasi yang merupakan salah satu prasyarat untuk kekerasan massa,” jelasnya.

“Perang Dingin juga penting dalam membentuk hubungan internasional Indonesia pra-1965, mendorongnya semakin dekat ke Cina Mao dan mengasingkannya dari AS dan kekuatan barat lainnya,” jelas Robinson. “Bagaimanapun, penyimpangan Sukarno ke kiri, adalah faktor yang mendorong AS dan sekutunya untuk mendukung gerakan kepemimpinan militer melawan dia dan PKI, terlepas dari faktor ekonomi.”

Akhirnya, Robinson, berpendapat bahwa kelemahan, institusi, dan jaringan hak asasi manusia internasional pada pertengahan 1960-an adalah faktor tambahan yang memungkinkan terjadinya kekerasan.

Political-detainees-at-Sumber-Rejo-prison-camp-East-Kalimantan-1977-Photo-David-Jenkins
Tahanan politik di kamp penjara Sumber-Rejo, Kalimantan Timur, 1977. Foto: David Jenkins

Pelajaran dari kasus Indonesia

“Kekerasan massal bukanlah konsekuensi alami. Atau tak terhindarkan dari kecenderungan budaya kuno, perbedaan agama yang mendalam, atau kondisi sosial ekonomi yang mendasarinya,” kata Robinson. “Sebaliknya, saya berpendapat itu adalah produk dari tindakan dan penghilangan orang tertentu dalam kekuatan politik dan sosial.”

Dalam gema mengerikan dari kampanye genosida, terhadap orang-orang Rohingya di Myanmar, ia mencatat, “Contoh Indonesia juga menegaskan, penilaian yang sudah lama bahwa genosida dan pembunuhan massal, diprovokasi dan difasilitasi oleh bahasa yang merendahkan kemanusiaan kelompok sasaran, menggambarkan mereka, katakanlah, sebagai ateis, pengkhianat, binatang, orang barbar, pelacur atau teroris. “

Robinson menekankan bahwa wacana pengkhianatan yang berakibat pada kekerasan dapat muncul, tidak hanya pada masa perang yang sebenarnya, tetapi juga, “pada masa-masa konflik yang intens, namun sebagian besar tanpa kekerasan, untuk ide-ide politik, seperti Perang Dingin.” Dan dia menunjukkan, “Aktor dan konteks internasional dapat berkontribusi, atau membatasi sebagian besar proses domestik ke arah genosida dan kekerasan massal.”

Merenungkan kurangnya pertanggungjawaban dan keheningan panjang yang telah mengelilingi pembunuhan 1965-66, Robinson berkata dengan singkat, “Kekuatan kekuasaan.… Selama mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan tetap berkuasa, proses pencarian kebenaran, keadilan, rekonsiliasi, kompensasi, dan hukum tidak mungkin terjadi.

“Di mana negara-negara eksternal yang kuat terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan, dan melakukan upaya menutup-nutupi mereka yang berkelanjutan, seperti di Indonesia,” ia menambahkan, “prospek akuntabilitas menjadi semakin jauh,” katanya.

Robinson mengakhiri pidatonya dengan optimisme, dan seruan untuk bertindak. “Pengalaman Indonesia, menjelaskan bahwa kekuatan negara untuk mengendalikan narasi sejarah, memori dan keadilan tidak pernah absolut,” katanya. “Bahkan di tahun tergelap‘ Orde Baru Suharto, “lanjutnya,” masih ada yang bersedia menantang narasi resmi dan bekerja untuk keadilan dalam beberapa bentuk. “

Dia mendesak para cendekiawan dan warga negara sama-sama untuk menuntut pemerintah agar membuka arsip mereka, pada periode tersebut. Dan untuk menuntut proses peradilan yang kredibel. Terhadap mereka yang dianggap bertanggung jawab atas kejahatan. Robinson secara khusus mendorong para sarjana “untuk melakukan apa pun yang bisa – dengan atau tanpa pemerintah – melalui beasiswa, melalui pengajaran, pekerjaan kreatif, tindakan politik langsung, untuk membongkar keheningan mengerikan. Yang telah membuat kejahatan ini dan kejahatan lainnya, tidak diketahui. dan tidak dihukum selama lebih dari setengah abad. “

Continue Reading

Trending