Serah terima jabatan Kasat Lantas, Ada janji untuk menyelesaikan PR yang tertinggal dari Kasat Lantas Lama, janjinya.

 

TEMANGGUNG – Kasat lantas Polres Temanggung yang baru AKP Choirul Anwar berjanji akan menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) yang ditinggalkan pejabat sebelumnya AKP Finan Sukma Radipta, yakni menyelesaikan masalah kemacetan di jalur Temanggung-Kendal, di wilayah Bejen.

“Saya atensi perintah kapolres, di Bejen ada betonisasi akan kita ikuti perkembangannya, jangan sampai ada kemacetan ataupun kecelakaan lalu lintas sehingga arus tetap lancar.

Kita akan monitor dan tempatkan anggota di sana untuk melakukan pengaturan dan patroli,”ujarnya usai sertijab di halaman Mapolres Temanggung, Kamis (14/4) kemarin.

Kemacetan jalur Rujak Asem Bejen terjadi sejak ada betonisasi oleh Bina Marga.

Karena kemacetan sangat parah bisa sampai 2 kilometer pada jam-jam tertentu hal ini sangat dikeluhkan masyarakat pengguna jalan.

Terlebih, dari arah Temanggung di mana sisi kanan kosong digunakan untuk pengendara yang tidak sabar untuk menyerobot jalaur sehingga terjadi penumpukan kendaraan, bahkan kendaraan saling pepet.

Ironisnya tidak ada petugas dari satuan lalu lintas yang mengatur arus dan hanya ada polisi cepek alias Pak Ogah.

Masalah kemacetan di Bejen ini kemudian menjadi sorotan masyarakat sebab seolah tidak ada tanggapan dari Bina Marga dan pihak kepolisian.

Kapolres Temanggung AKBP Wahyu Wim Hardjanto dalam sambutannya secara tegas memerintahkan AKP M Choirul Anwar untuk menyelesaikan tugas pertamanya, yakni mengurai kemacetan Bejen yang berbatasan dengan Kabupaten Kendal dan kawasan TKPI di Kecamatan Pringsurat perbatasan dengan Kabupaten Semarang.

“Untuk pejabat lama kami ucapkan terimakasih atas darmabaktinya selama di Polres Temanggung, lalu pejabat baru segera menyesuaikan diri.

Ada PR mengurai kemacetan di Bejen yang beberapa kali ditulis di koran, lalu kemacetan di TKPI Pringsurat,” perintahnya.(Arintoko)