Peredaran miras terus melenggang dan sulit di hentikan, fenomena miras meski banyak menelan korban dengan maraknya oplosan tetap saja tak membuatnya jera bagi penjual dan pengonkumsi miras. Seringnya Polisi melakukan raziapun peredaran masih tetap berjalan dengan cara sembunyi sembunyi.

Kabupaten Pekalongan- Dalam rangka menciptakan situasi kondusif di hari perayaan tahun baru implek, Polres Pekalongan bersama jajaranya melakukan razia pekat, preman dan peredaran miras di berbagai tempat warung warung yang di sinyalir menjual miras. Dari hasil razia berhasil menyita ratusan botol miras.

358 botol miras dan oplosan di razia dari warung warung di empat wilayah kecamatan Kabupaten Pekalongan, antara lain yaitu Lokalisasi Kebon Suwung Karanganyar, Bojong dan Kedungwuni. Selain ratusan botol miras yang di sita, pihak Polres juga menangkap empat orang yang di ketahui penjual miras.

Wakapolres Pekalongan, Kompol Widiantoro, didampingi Kasubag Humas AKP. Aries TH dan Kasat Sabhara AKP Agus Sulis,saat gelar perkara mengatakan bahwa, dalam perayaan tahun baru implek Polri melakukan pengangamanan untuk perayaan masyarakat tiong hua. Untuk itu pihaknya juga melakukan razia pekat, hal tersebut upayanya guna menciptakan situasi kodusif pada perayaan tahun baru implek, katanya

Lebih lanjut di katakana kalau pihaknya telah menyita ratusan botol miras kini di amankan di Mapolres sebagai barang bukti yang nantinya akan dimusnahkan. Selain itu pihaknya juga telah melakukan pembinaan terhadap Wanita Tuna Susila (WTS) termasuk pengunjung alokasi. Dan empat orang penjual miras yang akan di kirimkan dalam persidangan Pengadilan Negeri Kota Pekalongan.

Waka Polres juga menghimbau apa yang dilakukan oleh Polisi dalam melakukan razia pekat dan miras semata mata adalah tugas dan tanggung jawab Polisi sebagai aparat hukum dan Pembina masyarakat. Untuk itu tidak menutup kemungkinan akan terus melakukan pengawasan dan merazia setiap peredaran miras dan bentuk penyakit masyarakat lainya yang melanggar hukum, dan mengganggu kenyamanan masyarakat. Paparnya. ( Indafatoni )