Pernyataan Bidan Berbeda Dengan Hasil LAB RSUD Arga Makmur

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara, GC – Merasa takut dan terpukul atas keterangan Bidan Puskesmas Kelurahan Gunung Alam, Kecamatan Kota Arga Makmur, yang telah menyatakan istrinya yang baru melahirkan mengidap penyakit menular sejenis hipatitis.

Ucok, salah seorang warga kelurahan Gunung Alam, Sabtu (23/2/2019) akhirnya mengajak istri bersama anaknya yang baru lahir, melakukan pemeriksaan cek sample darah di laboratorium (LAB) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara.

Dari hasil pemeriksaan LAB RSUD Arga Makmur. Ternyata menerangkan, bahwa hasilnya sangat berbeda dengan pernyataan Bidan yang telah memvonis isterinya yang mengidap penyakit menular tersebut.

Berdasarkan surat keterangan pihak RSUD Arga Makmur jelas-jelas menyatakan bahwa seorang pasien bernama EVA dan HAGANTA, yakni istri dan anaknya Ucok, NOT REAKTIF atau tidak mengidap penyakit menular.

“Karena mulai dari kemarin kami timbul cekcok dengan keluarga, akibat dari pernyataan seorang bidan yang mengatakan istri saya mengidap penyakit menular. Makanya saya bersama orang tua saya berinisiatif segera melakukan cek ke RSUD Arga Makmur. Hasilnya, alhamdulilah istri dan anak saya yang baru lahir, tidak mengidap penyakit yang dikatakan oleh bidan tersebut,”terang Ucok.

Warga Akan Melaporkan Bidan Atas Dasar Perbuatan Tidak Menyenangkan

Kemudian Ucok juga mangatakan, dengan adanya keterangan hasil uji LAB RSUD Arga Makmur. Sehingga tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat ini, dirinya bersama orang tuanya, akan melaporkan Bidan yang telah memvonis istrinya mengidap penyakit menular tersebut, ke pihak yang berwajib.

Sebab, dengan adanya pernyataan bidan yang telah memvoniskan isterinya, kata ucok. Keluarganya dikucil oleh seluruh saudara dan warga sekitar tempat tinggalnya.

“Mungkin kalau tidak ada halangan, kami dalam waktu dekat ini akan melaporkan bidan tersebut ke pihak yang berwajib. Karena akibat pernyataan bidan itu, seluruh keluarga saya menjauhi dan tidak ada yang datang, lantaran takut tertular penyakit,”Demikian Ucok. (Ben)

Baca : Bidan Bantah Tudingan Warga Tolak Bantu Melahirkan

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -