Pengukuhan Maha Raja Sakti, Bupati Dapat Gelar Kehormatan

0
525

Bengkulu Utara,(GC)-Seluruh tokoh adat dan ribuan masyarakat Pekal, Sabtu (29/07/2017) hadir di singasana Masyarakat pekal Jalan Lintas Barat Kota Bengkulu-Muko-Muko Pangkal Jembatan Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara.

Kehadiran tokoh adat dan ribuan masyarakat pekal  tersebut guna untuk  menggelar serta menyaksikan acara pengukuhan Ketua Kaum Agung Pekal Kesultanan Muko-Muko sekaligus pemberian gelar Kehormatan Adat masyarakat Pekal Kepada Bupati dan Ketua DPRD kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten  Muko-Muko.

Untuk diketahui, acara pengukuhan ini mengangkat beberapa orang tokoh, seperti  (1).H.Sultan Bangsa,SH.MH sebagai ketua Kaum Agung Masyarakat Pekal dengan Gelar Maha Raja Sakti (Ketua Agung Masyarakat Pekal II H.Sultan Bangsa Maha Raja sakti),(2).Kemudian Hj.Dahlia Pandamasari sebagai permaisuri pendamping Ketua agung masyarakat pekal dengan gelar Puti Perindu Uhang Pekal (Dahlia Pandamasari Puti Perindu Uhang Pekal),(3). M.Sabii,S.pd sebagai ketua kaum masyarakat pekal tingkat kabupaten dengan gelar Rio Gagas Mekar Sakti (M.Sabii Rio Gagas Mekar Sakti), (4).Haidir,S.IP sebagai ketua kaum masyarakat pekal kabupaten muko-muko dengan gelar Marah Malim Sakti (Haidir Marah Malim Sakti ),(5) Zamhari As Jamal sebagai ketua kaum masyarakat pekal Eks Marga Ketahun dengan gelar Rio Tangkas Sakti (Zamhari As Jamal Rio Tangkas Sakti), (6)Halidi sebagai ketua kaum masyarakat pekal eks marga seblat dengan gelar Rio Sakti (Halidi Rio Sakti),(7)H.Badrun Hasani,SH,MH sebagai ketua kaum masyarakat pekal eks Marga Ipuh dengan gelar Muar Sakti (Badrun Hasani Muar Sakti).

Berdasarkan pantauan wartawan Media ini, Ikut hadir didalam acara tersebut yakni ,Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dari Palembang,Habib Achmad bin Abdullah,Bupati Bengkulu Utara,Ir Mian bersama Ketua DPRD Bengkulu Utara,Ali Antor Harahap,Bupati Muko-Muko,Chairul Huda,SH dan Ketua DPRD Muko-Muko,Armansyah,ST,Raja Bone Sulawesi selatan,Raja Hulu Balang serunting sakti, Syaprianto Daud dari kota Arga makmur,kemudian Ketua adat Rejang Bengkulu Utara,Samid bersama ketua pengangkat gelar Raja Rejang Bengkulu Utara,Kaisar Robinson dan yang terakhir ikut  juga Hadir tamu agung dari malaysia.

Setelah usai H.Sultan Bangsa,SH.MH dikukuhkan sebagai ketua Kaum Agung Masyarakat Pekal dengan Gelar Maha Raja Sakti, acara lansung disambung dengan pemberian gelar kehormatan masyarakat pekal dari ketua Kaum Agung Masyarakat Pekal, Sultan Bangsa Maha Raja Sakti.

Dimana pemberian gelar tersebut, Bupati Bengkulu Utara,Ir Mian medapatkan gelar Rio Alim Raja Perancang Bumi Pekal, sementara  Bupati Muko-Muko, Chairul Huda,SH mendapatkan gelar Marah Alim Raja Perancang Bumi Pekal, kemudian  Ketua DPRD Bengkulu Utara,Ali Antor Harahap, Mendapatkan gelar  Putra Rio Diraja Uhang Pekal, selanjutnya  yang terahir Ketua DPRD Muko-Muko, Armansyah mendapat gelar Marah Diraja Uhang Pekal.

Dipenghujung acara,Bupati Bengkulu Utara,Ir Mian saat dikonfirmasikan garudacitizen.com mengatakan, dirinya sangat senang dengan diadakannya acara ini, sebab secara tidak langsung acara pengukuhan ini telah melestarikan adat dan budaya di daerah Kabupaten Bengkulu Utara terutama bagi masyarakat pekal .

“Ini semangat bagi kita untuk melestarikan budaya dan leluhur, karena kita sebagai anak bangsa harus memelihara serta melestarikan budaya,di samping itu acara ini juga menunjukkan bahwa masyarakat harus menjalin peratuan dan kesatuan,” Jelas Mian.

Secara terpisah, Sultan Mahmud Badarudin dari kesultanan daerah palembang dengan media ini menjelaskan, dengan kemajuan teknologi dan Informasi yang sangat dahsyat saat ini dirinya sangat berharap para pemuda di indonesia terutama di kabupaten Bengkulu Utara selalu tetap memlihara dan melestarikan adat budaya agar nilai-nilai budaya tersebut  tidak hilang ditilan oleh zaman.

“Kita berharap berkembang nya Pengaruh teknologi saat ini adat istiadat dan budaya terus kita  lestarikan, agar generasi penerus bangsa ini  tidak kehilangan jati dirinya selaku orang yang beradat dan berbudipekerti yang luhur,” Tutup Sultan Palembang.(Ben)