Pemkab Purworejo, Tertipkan dan Bongkar 116 Bangunan Kios

0
744

 Sebanyak 116 bangunan yang terdiri atas lapak, kios dan rumah dibongkar oleh tim ganguan Pemkab Purworejo.

PURWOREJO –Pembongkaran berjalan lancar dan tidak mendapat perlawanan dari warga.

Sebagian besar warga sudah mengemasi dan memindahkan barang-barangnya sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai dalam koordinasi antara warga dengan Muspika Kutoarjo beberapa waktu lalu.

Namun, ada satu rumah atas nama Sulastiyono belum dibongkar karena memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pemkab akan melakukan kajian terhadap IMB tersebut. Kendati demikian, kajian tersebut tidak menghalangi proses pembongkaran rumah yang dihuni tiga keluarga itu.

“Rumah atas nama Sulastiyono tetap akan dibongkar dalam waktu dekat ini,” tegas Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Sumarsono, Kamis (14/4). kemarin kepada Garuda Citizen.

Pembongkaran melibatkan 150 personel terdiri atas jajaran Satpol PP Purworejo, Balai Pengelolaan Sumberdaya Air Progo Bogowonto Luk Ulo (Probolo), Polres Purworejo, Kodim 0708/Purworejo, DPU Purworejo, dan Muspika Kutoarjo.

Sebuah alat berat diturunkan untuk menyukseskan penertiban ditambah dengan delapan unit truk yang difungsikan untuk mengangkut material pembongkaran.

Penertiban diawali dengan upacara bersama yang dipimpin oleh Bupati Purworejo, Agus Bastian di depan Terminal Bus Kutoarjo.

Bupati Agus Bastian mengatakan, penertiban itu berlangsung lancar berkat kerja keras Muspika Kutoarjo dan BPSDA Probolo dalam melakukan koordinasi dengan pemilik bangunan.

Akibatnya, ratusan warga secara sukarela mengemasi dan memindahkan barang miliknya ke lokasi lain.

Bahkan, sebagian besar warga telah membongkar sendiri bangunannya agar material sisa bangunan bisa difungsikan kembali.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah bekerjasama dengan Pemkab Purworejo dalam menyukseskan penertiban kawasan tersebut,” katanya.

Camat Kutoarjo, Sudaryono mengatakan, penertiban bangunan itu dilakukan untuk mendukung program pelebaran Jalan S Parman, mulai dari depan Terminal Bus Kutoarjo hingga pertigaan jalan arah Gnung Tugel.

Pembongkaran itu juga untuk mendukung program pembangunan jembatan di atas Saluran Sudagaran.

“Jembatan baru itu untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas di Jembatan Kalianyar dari arah Kecamatan Kemiri. Arus lalu lintas akan dialihkan Jalan S Parman,”ujarnya (Arintoko)