Pembangunan PLTA di Lebong, PT. BTL Terkesan Merusak Lingkungan

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

LEBONG, GC – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gemuru Provinsi Bengkulu, Rozy Antoni menyerukan, Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air ( PLTA) yang dikelola oleh PT.BTL (Bangun Tirta Lestari) di Kabupaten Lebong, terkesan merusak lingkungan.

Pasalnya, akibat tidak sesuai tata kelola dalam pembangunan PLTA, sehingga sungai ketahun disekitaran Desa Ladang Palembang, Kecamatan Lebong Utara, menjadi sasaran pembuangan limbah material bekas gorong-gorong turbin.

“Dari hasil pantauan kami di lapangan, banyak ditemukan barang bekas material gorong-gorong turbin di buang ke sungai ketahun. Seperti besi H, besi behel, besi ulir, tanah, pasir, koral dan beton bangunan. Mereka membuangnya tentu menggunakan alat berat,”jelas Rozy, Jumat (25/1/2019) di kediamannya.

Selain itu Rozi juga mengatakan, dengan banyaknya material bekas yang dibuang oleh pihak PT. BTL saat melakukan pembangunan PLTA, mengakibatkan beberapa titik TNKS yang posisinya berada diseberang sungai ketahun, menjadi rusak.

“Karena mereka kita anggap sudah merusak lingkungan, maka saya selaku ketua LSM Gemuru sangat berharap agar pihak aparat penegak hukum, dapat menindak tegas atas kerusakan lingkungan akibat material bekas yang dibuang oleh PT. BTL ke sungai tersebut,”bebernya. (Eluban RI)

Latest News

Apa itu Web Resource, sejarah dan perkembangannya?

Web Resource secara harafiah artinya adalah sumber daya web. Di era sekarang, kita benar-benar terhubung dengan segala...

Apa itu IoT (Internet of Things)?

Dunia perkembangan teknologi saat ini meningkat pesat dari waktu ke waktu. Di masa lalu, mungkin kita hanya bisa membayangkan atau menonton film...

Ternyata ini rahasia utama belut listrik bisa keluarkan listrik mematikan

Mahluk hidup memang memiliki segudang keunikan dan ciri khas sendiri. Mulai dari bentuk hingga karakteristik yang berbeda satu sama lain. Begitu pun...

Potensi dan Cara Budidaya Ikan Sidat

Laut utara jepang adalah salah satu tempat perkembangbiakan ikat Sidat. Namun, seiring dengan krisis nuklir yang menyebabkan banyak ikan tercemar limbah radioaktif,...

Hacker Indonesia 9 Terkenal di Dunia Memiliki Reputasi Level Dewa

Dunia per-hacking-an Indonesia cukup mendapatkan perhatian dari dunia. Walau tidak dihitung secara berlebihan namun eksistensinya diperhitungkan. Mau tahu? Berikut 9 hacker Indonesia terkenal di...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -