Paska Tewasnya Pekerja Bangunan,”Sudah Diperingatkan Masih Nekad Juga”

0
195
Terkait, Pekerja bangunan tewas tersengat listrik.
Pekalongan – Bangunan dua lantai yang rencananya akan di jadikan penginapan di Jalan raya Wiradesa Kabupaten Pekalongan, Kamis (08/9) lalu sempat menelan korban. Seorang pekerja bangunan Sugiono tewas setelah tersengat listrik dan jatuh dari lantai dua bangunan.
Sementara itu menurut bagian teknik UPJ PLN Wiradesa, Nur Kholis, pembangunan penginapan itu sudah di peringatkan karena letaknya yang sangat dekat dengan jaringan listrik menengah. “Kami sudah mengingatkan supaya bangunan tersebut di mundurkan karena letaknya sangat dekat dengan jaringan listrik.
Namun baik pemilik bangunan maupun kontraktor tidak mengindahkan,” jelas Nur Kholis saat di temui di kantornya Selasa (13/9) pagi, pihak PLN membenarkan pemilik bangunan Drs Su’ud yang juga Manager BTM Jawa Tengah sudah mengajukan permohonan pemindahan bangunan, namun baru membayar biaya pemindahan Kamis (08/9) pagi.
“Memang sudah ada permohonan pemindahan jaringan, namun saat keluar RAB senilai Rp 59 juta pemilik bangunan keberatan dan mengajukan surat agar direvisi. Setelah di revisi menjadi Rp 13 juta baru pemilik membayarnya, ” lanjut Nur Kholis.
Berbeda dengan keterangan pihak PLN, H Su’ud mengaku sudah lama melakukan permohonan dan pembayaran namun sampai terjadi kecelakaan pekerja permohonannya tidak di tindaklanjuti oleh PLN, ” saya sudah mengajukan sejak bulan puasa kemarin, bahkan sudah melakukan pembayaran tapi belum ada pemindahan jaringan,” kilah Su’ud.
Pemilik bangunan juga keberatan di mintai konfirmasi soal kejadian kecelakaan tersebut karena mengaku propes pembangunan sudah di borongan oleh CV Paramita ” semua sudah saya borongkan pada kontraktor, jadi silahkan anda tanya kepada Son Haji saja (pemilik CV),” kilah Su’ud.

*Tenaga kerja tidak di asuransikan
Sementara itu, pimpinan CV Paramita Sonhaji saat di konfirmasi tentang hal ini mengelak, “saya tidak memborong pembangunan penginapan milik pak Su’ud tapi hanya menyediakan pekerja saja, dan saya meminta upah pekerja perminggu,” paparnya.

Ditanya tentang asuransi pekerja Sonhaji mengaku tidak mengasuransikan, ” saya kan cuma mencarikan pekerja saja, masalah asuransi, pemilihan bahan bangunan dan proses perijinan semua di urus sendiri oleh pak Su’ud,” jelas Sonhaji. (kermit)