Panitia Tes Penerimaan Perangkat Desa Lubuk Banyau Diduga Curang

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...
- Advertisement -

Bengkulu Utara,(GC) – Para panitia pelaksanaan tes pemilihan penerimaan perangkat desa Lubuk Banyau Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara pada tanggal 16 september 2017 lalu diduga curang.

Pasalnya, menurut keterangan salah seorang peserta yang ikut tes perangkat waktu itu, yang namanya tidak mau disebutkan dengan wartawan media ini mengatakan, dari awal tes yang dilaksanakan dibalai desa tersebut dirinya sudah curiga, sebab dari 22 peserta yang ikut hampir 80 persen masih keluarga kepala desa (kades) setempat.

“sejak awal saya sudah curiga, sebab dari 22 peserta yang ikut tes hampir 80 persen masih keluarga kades semua,” jelasnya, senin (6/11/2017) melalui pia handpone.

Selain itu, kecurangan juga terlihat ketika pengumuman hasil tes perangkat pada waktu itu selalu ditunda akibat dari para panitia yang lama menunggu salah satu persyaratan sang putri kades yang ikut dalam tes tersebut, dimana ijazah paket C nya pada waktu itu belum keluar lantaran masih tertahan oleh pihak PKBM.

Padahal, dari awal pelaksanaan tes, pihak panitia jelas-jelas sudah mengumumkan, bagi siapa yang ingin ikut peserta tes perangkat desa diharuskan memberi persyaratan yang lengkap tanpa ada susulan dikemudian hari.

“Tes dilaksanakan pada tanggal 16 september 2017 lalu, tapi pengumuman hasil tesnya diumumkan pada tanggal 5 November 2017 kemaren, lamanya waktu pengumuman tes itu diduga disengaja oleh pihak panitia karena menunggu ijazah paket C anak kades keluar dulu,” terangnya.

Dengan adanya hal ini, selaku peserta yang ikut tes pada waktu itu, dirinya berharap kepada pihak yang terkait khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintahan Desa (DPMPD) kabupaten Bengkulu Utara menindak lanajuti atas ketidak beresan para panitia tes penerimaan perangkat desa tersebut.(Ben)

Latest News

16 Tempat Ngopi Paling Asik di Jogja | COFFEE SHOPS YOGYA

Jika Anda mencari rekomendasi tempat ngopi paling asik di Jogja, mungkin 16 Coffee Shops ini layak untuk...

Apa itu internet marketing? Explore Strategi Pemasaran Online!

Apa itu internet marketing? Ini menjadi pembahasan paling menarik bagi para pelaku bisnis beberapa dekade belakangan ini. Strategi pemasaran online dianggap menjadi...

Tempat Wisata Malam Jogja | Tempat Nongkrong Asik

Berikut adalah rekomendasi tempat wisata malam Jogja. Cocok untuk tempat nongkrong menikmati suasana kunjungan Anda. Jogja adalah...

Apa Itu Bisnis RT RW Net? Prinsip Dasar dan Potensinya

Apa itu Bisnis RT RW Net, kenapa ia menjadi buah bibir ditengah masyarakat. Dimana mendorong sebagian besar orang, menggali lebih jauh tentang...

Perpanjangan Waktu Habis, Kontraktor Proyek GOR Segera Bayar Denda

Bengkulu Utara, GC – Pemberian kesempatan perpanjangan waktu proyek pembangunan gedung olahraga (GOR) Kabupaten Bengkulu Utara yang menelan anggaran Dana Alokasi Khusus...

More Articles Like This

- Advertisement -