Lifestyle Fashion Merek Ripcurl yang menjadi gaya hidup bergengsi » Kisah Sukses

Merek Ripcurl yang menjadi gaya hidup bergengsi » Kisah Sukses

Merek Ripcurl sebuah perusahaan yang dimulai dari garasi itu berkembang luar biasa. Dia menjadi salah satu trend bergengsi di dunia surfing, selain Quicksilver.

Sejak resmi di mulai pada 1969 oleh dua karib Doug “Claw” Warbrick dan Brian “Sing Ding” Singer di Torquay, Victoria sebuah kota pantai yang kecil dekat dengan tempat ziarah para peselancar di Bell’s Beach, Merek Ripcurl menjadi besar yang tidak pernah lepas dari benak peselancar.

Dari kecintaan mereka dengan dunia pantai, dua surfer itu memproduksi papan selancar yang menarik minat publik.

Papan selancar Merek Ripcurl berhasil di pasar yang sangat kompetitif yang terbuka terhadap respon revolusi dalam desain. Lalu, perintis seperti Gordon Woods dan Barry Bennett di Sydney dan George Rice di Victoria telah bergabung dengan harapan Rip Curl bisa keluar dari garasi dan menjadi terkenal di mata dunia. Dan ternyata itu memang terjadi.

Tahun 1969 adalah tahun yang bersejarah bagi perusahaan Merek Ripcurl, di tahun ini pula mendaratnya Neil Amstrong ke bulan. Pada tahun dimana, olahraga surfing menjadi salah satu hal yang selalu dibicarakan oleh masyarakat Australia.

Olahraga surfing atau bisa disebut berselancar menjadi sebuah olahraga yang banyak diminati dan berkembang di negara Australia saat itu.

Dalam celah potensi pasar surfing, produsen penyedia berbagai perlengkapan olahraga air itupun mulai banyak berkembang. Dua tahun sebelumnya, pada tahun 1967, sebuah dewan revolusi singkat atau masyarakat Australia mengenalnya dengan istilah The Short Board Revolution. Dimana melahirkan berbagai experimen mengenai desain-desain papan selancar dan teknik bagaimana berselancar dengan baik dan indah.

Pada saat itu, di kawasanVictoria yang beriklim dingin merupakan tempat berlakunya berbagai keseriusan masyarakat Australia dalam mendesain papan selancar.

Saat itu, dalam euforia antuasiasme serta inovasi yang dibarengi dengan kualitas serta keahlian teknis dalam pembuatan papan selancar, Ripcurl masih masih konsisten menghasilkan berbagai barang yang hanya akan dipasarkan secara lokal. Pada tahun 1970, Ripcurl menyewa sebuah rumah tua di Torquay. Kerjasama skala kecilpun mulai mulai dilakukan, Ripcurl berkerjasama dengan banyak pihak dan mulai memperbanyak jumlah karyawannya. Barang produksi dari Ripcurl pun bertambah.Selain papan selancar yang terkenal revolusioner, Ripcurl juga memproduksi pakaian selam yang terbuat dari karet.

Merek RipCurl

Kreatifitas yang tidak pernah berhenti. Setelah berhasil memproduksi papan seluncur, Warbrick dan Singer semakin bersemangat. Mereka mengembangkan jenis dan varian dari produknya. Seperti kebutuhan bagi para surfers dan divers berupa celana untuk surfing, baju selam, kaca selam, dan hingga fashion style.

Dimana ada gula di situ ada semut. Demikian juga dengan pasar potensial surfing. Dalam langkah bisnisnya, Rip Curl harus bersaing dengan merek surfing lain untuk membuat produk berkualitas. RipCurl juga memproduksi banyak produk sehingga mereka harus bersaing dengan semua industri yang berbeda.

Di medan bisnis Ripcurl mau tidak mau berhadapan langsung dengan perusahaan serupa. Seperti Quiksilver, Billabong, Hurley, dan Rusty.

Lalu harus pula menghadapi gempuran dari perusahan lain yang membuat produk-produk fesyen seperti jam tangan dan pakaian lainnya. Diantaranya, merek bergengsi Oakley, DC Shoes, Vans, Volcom, Globe, Guess, Scotch & Soda, dan lainnya.

Namun, kecintaan dan komitmen membuat mereka dapat terus bertahan dan eksis. Merek RipCurl terus melangkah dan semakin terkenal di seluruh dunia dengan memiliki sembilan lisensi perusahaan yang membuat dan menjual produk Rip Curl di Australia, Argentina, Brasil, Kanada, Chili, Perancis, Israel, Indonesia, Mauritius, Jepang, Selandia Baru, Peru, Afrika Selatan dan Amerika Serikat.

Para surfer yang bahkan berada di sudut-sudut paling terpencil di planet ini dapat dilihat menggunakan serta mengenal pesis produk Rip Curl. Bahkan, termasuk mereka yang tidak pernah menyentuh papan selancar pun merasa bangga menjadi bagian dari pemakai produk fashion Merek Ripcurl.

Merek RipCurl menawarkan lebih dari 170 karyawan di Australia. Rip Curl juga menawarkan kompetisi selancar seperti RipCurl Pro. Kompetisi ini sudah mengangkat profil merek Rip Curl hingga ke luar wilayah Australia.

Sehingga, melalui kompetisi ini pula RipCurl dapat mempromosikan perusahaannya karena dapat memasang iklan berukuran besar di sekitar pantai seluruh dunia.

Melihat eksistensinya saat ini, di masa depan mungkin RipCurl masih akan tetap populer di kalangan peselancar maupun masyarakat umum, selain kualitas dan desain produk yang baik juga cocok untuk segala usia dan kalangan.

Tidak hanya itu, banyak kalangan memprediksi, Rip Curl akan bercabang ke lebih banyak negara dan menjadi lebih dikenal masyarakat dunia. Dalam hal ini, imperium bisnis besar tersebut juga mungkin harus menemukan material-material baru untuk produk pakaian selam dan papan selancarnya. Agar bisa meluncurkan varian baru yang lebih baik dari merek lainnya. Dan tentunya sebagi pembeda.

Bagi anda yang hobi berolahraga khususnya olahraga air dan olahraga ekstrem lainnya, produk-produk yang dicipakan melalui Merek Ripcurl bisa jadi bukan lagi sesuatu yang asing. Pencarian peralatan olahraga yang dapat menunjang kenyamanan anda dalam melakukan kegiatan olahraga tentu merupakan suatu kebutuhan yang penting.

Hal inilah yang kemudian menjadi pijakan Ripcurl dalam menciptakan produknya. Rip Curl pun mencoba mengambil hati para para pencinta olahraga khususnya olahraga air. Ripcurl juga mulai memproduksi barang-barang lain, salah satunya adalah kaos.

Ripcurl saat ini bukan hanya merk. Ripcurl sudah menjadi gaya hidup bergengsi.

Adminhttp://www.garudacitizen.com/
Garuda Citizen truly of Indonesia » politik, hukum, sosial, wisata, budaya, dan berbagai berita peristiwa menarik dan penting untuk dibaca.