Connect with us

Daerah

Masyarakat Taba Kelintang Sebut Inspektorat Diduga Bermain

Published

on

Masyarakat Taba Kelintang Sebut Inspektorat Diduga Bermain

Bengkulu Utara, GC – Terkait dengan laporan dugaan Korupsi Dana Desa (DD) di Desa Taba Kelintang Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu Tahun 2018. Masyarakat mengaku pihak inspektorat diduga bermain mata dengan kepala desa (Kades) selaku terlapor.

Pasalnya, menurut JON, salah seorang warga desa Taba Kelintang mengaku, sebelumnya pihak inspektorat telah turun meninjau ke desa serta mempertanyakan langsung dengan warga terkait sejauh mana kebenarnya soal laporan Masyarakat yang masuk ke kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara pada tanggal 9 Juli 2019 lalu, yang saat ini diminta oleh pihak Kejari agar pihak inspektorat melakukan pemeriksaan awalnya.

Namun setelah usai meninjau langsung ke desa. Melalui surat tim inspektorat Pembantu wilayah satu (IRBAN 1) kembali memanggil sebanyak 17 orang masyarakat yang mendapatkan uang yang dibagi-bagikan kepala desa Taba Kelintang untuk pembuatan WC, agar dapat datang ke kantor inspektorat di Kacamatan Kota Arga Makmur, guna untuk dilakukannya pemeriksaan.

“Tanggal 21 kemarin, tim dari Inspektorat yang dipimpin oleh Pak Andi Daniel,SH sudah datang ke desa. Bahkan, mereka naik rumah turun rumah mempertanyakan berapa jumlah uang yang warga terima dari Kades. Kok hari ini warga di panggil lagi,”terang JON, Rabu (28/8/2019) di Kantor Inspektorat.

Anehnya, Surat panggilan untuk warga tersebut, dibuat sekaligus disampaikan oleh seorang suami kapala dusun (Kadun) desa setempat yang bernama Afrizal, dan bukan dibuat dan disampaikan oleh pihak inspektorat selaku tim petugas pemeriksaan. Lucunya kata Jon, Tulisan di surat pemanggilan itu seperti cakcing kepanasan.

“Surat panggilan ini dibuat oleh suami Kadun yang namanya Afrizal. Sepengetahuan kami, yang namanya sebuah surat panggilan, seharusnya pihak inspektorat sendiri yang membuat dan menyampaikannya dengan warga,”tutur JON.

Masyarakat Diminta Pihak Inspektorat Buat Surat Pernyataan

Parahnya lagi, pihak inspektorat meminta warga penerima bantuan yang bersumber dari Dana Desa untuk pembuatan WC sebesar Rp 3 juta tahun 2018 lalu, agar membuat pernyataan bahwa mereka menerima uang dari kades tersebut sebesar Rp 4.750.000.

“Pemanggilan kami hari ini, rupanya kami ditekan oleh pihak inspektorat untuk menandatangani surat pernyataan bahwa kami menerima uang dari kades sesuai dengan RAB, yakni sebesar Rp.4.750.000. Hal itu langsung kami tolak dan tidak mau kami menandatanganinya, karena kami merasa tidak pernah menerima uang yang nilainya segitu”terang JON.

Jon juga mengatakan, setiap warga yang dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan terkesan seolah-olah adanya permainan dari pihak inspektorat. Sebab, didalam ruangan pemeriksaan selalu dihadiri Kades dan bendahara selaku pihak yang yang terlapor.

“Saya heran kenapa setiap warga yang dipanggil untuk diperiksa, selalu ada kades dan bendaharanya dalam ruangan pemeriksaan Inspektorat. Seharunya mereka tidak ada diruangan saat warga sedang diminta keteranngan dalam ruang pemeriksaan itu,”ujar JON.

Terpisah, Inspektur Inspektorat Kabupaten Bengkulu Utara, Suharto Handayani saat dikonfirmasikan oleh wartawan dalam hal ini mengatakan, dirinya belum mengetahui persoalan surat pemanggilan warga Desa Taba Kelintang dari IRBAN 1 yang dibuat oleh suami Kadun tersebut.

“Saya belum mengetahui mengenai hal itu, nanti saya pertanyakan dengan Irbannya,”singkat Suharto. (Ben)

Garuda Citizen adalah portal berita yang memuat berbagai artikel menarik dan penting. Seperti politik, hukum, HAM, wisata, opini hingga hiburan

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Daerah

Kelurahan Limo Memulai Kegiatan Pekerjaan Tahun 2022

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Kelurahan limo Kota Depok memulai pekerjaan fisik di awali dengan pekerjaan Betonisasi jalan lapangan relis RT 9 RW 9 menggunakan APBD tahun 2022 dengan nominal Rp. 280.784.000. dengan waktu pekerjaan 25 hari. Ditahun 2022 ada 5 titik pekerjaan Kelurahan Limo meliputi saluran drainase dan jalan lingkungan.

Kegiatan yang dikerjakan oleh kelompok masyarakat (pokmas) mulai dari persiapan, pekerjaan, hingga pengawasan. Untuk kegiatan Betonisasi jalan lapangan relis dilakukan oleh Pokmas Nyaman Limo.

Intinya dari kita bisa memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, mudah mudahan bermanfaat bagi warga masyarakat” ujar AA. Abdul Khoir selaku Lurah Limo (29/09/2022).

Jalan Lingkungan Jalan Lapangan Relis Limo.

Harapannya kegiatan bisa berjalan dengan baik hingga selesai. masyarakat bisa menikmati serta melakukan pengawasan serta pemeliharaan secara berkesinambungan.

“Yang pastinya tidak ada yang tidak bermanfaat, sekarang ini kan pakai pokmas dari mereka yang mengusulkan, mereka yang mengerjakan artinya baik dan tidaknya pada akhirnya kita kembalikan pada mereka, itu sudah saya tekan kan sejak awal” tutur AA. Abdul Khoir. (ibn)

Continue Reading

Daerah

Empat Titik Pekerjaan Kelurahan Pangkalan Jati Berkolaborasi Dengan Pokmas

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Tahun ini, Kelurahan Pangkalan Jati memiliki 4 titik pekerjaan fisik yang dilaksanakan secara swakelola pada tahun 2022 ini. Pekerjaan fisik tersebut meliputi pekerjaan saluran drainase dengan pemberdayaan warga melalui kelompok masyarakat (Pokmas) berbasis RW. Hal ini dilakukan guna mengikut peran serta masyarakat dalam membangun serta menjaga wilayahnya.

Kegiatan di tahun 2022 dikerjakan secara swakelola, Alhamdulillah sangat membantu masyarakat serta para ketua RT dan RW. Karena dalam satu titik pekerjaan kita membuat satu kelompok masyarakat disitu keterlibatannya ketua LPM, ketua RW, ketua RT, kader PKK, karang taruna. Jadi intinya semua masyarakat dilibatkan” ujar Tarmuji Lurah Pangkalan Jati (27/09/2022).

Pemberdayaan masyarakat dengan ikut andil dalam kegiatan pekerjaan pembangunan di wilayah, tercipta budaya gotong royong secara berkesinambungan serta menarik minat warga untuk bisa lebih peduli serta menjaga wilayahnya dengan seksama.

” Sesuai dengan tujuan memberdayakan masyarakat setempat sesuai dengan swakelola tipe 4 dikerjakan oleh pokmas, masyarakatnya pun ada kesempatan bekerja RT RW LPM disitu dilibatkan sebagai tim persiapan dan pengawasan” tutur Tarmuji.

Pekerjaan Di Jalan Cilobak RT 1 RW 7.

Di kesempatan yang sama Kasie Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Pangkalan Jati Rugby Andy yang juga PPTK kegiatan fisik Kelurahan mengatakan, ” tahun ini fokus pekerjaan di saluran drainase hasil Musrenbang tahun tahun sebelumnya, satu titik sudah rampung dijalan cilobak” ujarnya. (ibn)

Continue Reading

Daerah

Kerjasama Pemkot Depok Dengan Dirjen Holtikultura Gelar Pangan Murah, Tuai Respon Positif Warga

Published

on

Depok, GarudaCitizen – Kehadiran Gelar Pangan Murah yang diadakan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Depok bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Hortikultura (Toko Tani Indonesia Center) Kementerian Pertanian (Kementan) RI mendapat respons positif dari masyarakat. Gelar Pangan Murah diadakan di dua lokasi yakni Kecamatan Cimanggis dan Pasar Depok Jaya pada 21-22 September dalam rangka  pengendalian inflasi di Kota Depok. 

“Alhamdulillah, menurut saya Gelar Pangan Murah sangat membantu kita masyarakat yang ada di sekitar kelurahan maupun kecamatan,” ujar Fufun, warga Kelurahan Mekarsari Sabtu (24/09/22). 

Menurutnya, di saat harga komiditi pangan sedang naik, barang-barang yang dijual di Gelar Pangan Murah tergolong lebih murah. Termasuk produk yang jual terbilang masih segar. 

“Produk-produk yang dijajakan bagus, harganya juga bagus di bawah pasaran,” ujarnya. 

Hal senada juga diungkapkan Sugiati, warga Kelurahan Tugu yang merasa terbantu dengan hadirnya Gelar Pangan Murah. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. 

“Kegiatan ini mudah-mudahan bisa diadakan secara rutin lagi ya dan harganya kalau bisa lebih murah lagi,” ungkapnya.

Adapun komoditi yang dijual pada Gelar Pangan Murah di antaranya: 

1. Bawang Merah Brebes, Rp 29.000/Kg 

2. Cabai Rawit Merah dan Cabai Merah Keriting, Rp 55.000/Kg 

3. Bawang Putih Kating, Rp 26.000/Kg 

4. Bawang Putih Honan, Rp 18.000/Kg 

5. Ayam Broiler, Rp 34.000/Kg 

6. Telur ayam Rp 25.000/kg, Rp 46.000/tray 

Variasi Daging Sapi: 

1. Sop, Rp 75.000/Kg 

2. Semur, Rp 85.000/Kg 

3. Rendang, Rp 95.000/Kg 

Kerbau Rendang, Rp 85.000/Kg 

Gula Pasir kemasan, mulai dari Rp 13.000/Kg sampai Rp 13.500/Kg 

Minyak Goreng kemasan, mulai dari Rp 14.000 /liter sampai  Rp 16.000/liter

Beras, mulai dari Rp 9.400/Kg sampai Rp 11.400/Kg. (ibn)

Continue Reading

Trending