Lifestyle Seksual Masalah seksual : Mitos Seks yang Perlu Ditinggal Wanita

Masalah seksual : Mitos Seks yang Perlu Ditinggal Wanita

Masalah seksual memang sangat menarik untuk dibahas. Karena, kesehatan dan kemampuan menikmati seks sangat berpengaruh terhadap keharmonisan hubungan  pasangan.

Demikian juga bagi para wanita. Pemahaman tentang seks sangat dibutuhkan dalam membina sebuah komitmen pada pasangan.

Kecendrungan wanita untuk lebih tertutup dalam berbicara masalah seksual, sering kali akhirnya berpikir salah tentang seks itu sendiri. Banyak mitos seks yang akhirnya membuat bingung.

Seperti misalnya wanita tidak pernah memikirkan bagaimana berhubungan seks dan hanya pria saja yang peduli. Jika Anda beranggapan begitu, mungkin 10 mitos seks berikut ini dapat membantu.

Masalah Seksual 1. Hasrat seksual wanita dan pria sangat berbeda

Ini sama sekali tidak benar. Pada dasarnya, kebutuhan seks baik pada pria atau wanita itu sama. Sedangkan variasi hasrat seksual biasanya terkait dengan hubungan Anda dan pasangan.

Masalah Seksual 2. Perempuan bisa memiliki masalah seksual

Masalah seperti kurangnya gairah, sulit orgasme, biasanya alasan wanita yang sedang tidak ingin bercinta. Jadi, jika ada keluhan seperti ini dan berkelanjutan, mungkin lebih baik Anda melakukan check up.

Masalah Seksual 3. Hasrat Seksual pada wanita menurun setelah menopause

Meskipun hal ini mungkin benar untuk beberapa wanita, itu bukan kebenaran universal. Artinya, beberapa wanita pascamenopause bahkan mengalami peningkatan hasrat seksual. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya stres dan risiko kehamilan. Jadi menyalahkan gairah seksual pascamenopause tidak adil bagi pasangan.

Masalah Seksual 4. Orgasme adalah satu-satunya cara membahagiakan pasangan

Kebanyakan wanita, nyatanya lebih menyukai foreplay dan pelukan dibandingkan dengan bercinta. Jadi, jika Anda berpikir orgasme adalah satu-satunya cara untuk bahagia, pikirkan lagi.

Masalah Seksual 5. Anda tidak hamil jika bercinta saat haid

Ingat, sperma bisa bertahan di tubuh Anda selama 7 hari. Jadi bercinta saat haid bukan cara efektif untuk mneghindari hamil. Justru saat haid, risiko penularan penyakit kelamin lebih tinggi.

Masalah Seksual 6. Porno bukan untuk perempuan

Jangan salah, wanita juga bisa menikmati menonton film porno sebanyak pria, dan gambar erotis pun dapat mengaktifkan gairah mereka.

Masalah Seksual 7. Menikah untuk seks yang sehat.

Sayangnya hal ini tidak selalu benar. Pernikahan tidak menjamin seks Anda lebih sehat. Memang risiko penularan penyakit lebih kecil jika pasangan monogami. Tapi tidak berarti Anda bebas dari segala penyakit. Pencegahan dnegan vaksin atau pemeriksaan dini terhdap risiko kanker tetap perlu diperhatikan.

Masalah Seksual 8. Menarik Mr. P bisa mencegah kehamilan

Sayangnya, rencana pra-ejakulasi dan menarik keluar penis tepat sebelum klimaks tidak menjamin Anda dari kehamilan.

Masalah Seksual 9. Melenguh adalah tanda kepuasan wanita

Beberapa wanita bahkan lebih memilih untuk diam saat bercinta. Ini tidak berarti bahwa mereka tidak menikmatinya meskipun pria tentu senang mendengar Anda berteriak.

Masalah Seksual 10. Orgasme hanya bisa dilakukan saat bercinta

Kebanyakan orang berpikir kenikmatan seksual hanya bisa terjadi saat Anda bercinta. Ada banyak cara lain untuk memenuhi kebutuhan seks, misalnya menggunakan vibrator.

Adminhttp://www.garudacitizen.com/
Garuda Citizen truly of Indonesia » politik, hukum, sosial, wisata, budaya, dan berbagai berita peristiwa menarik dan penting untuk dibaca.