6.9 C
Alba Iulia
Kamis, April 9, 2020

Marwan Cik Asan : Presiden sudah tepat menempatkan orang

Mengatasi kondisi ekonomi saat ini tidak bisa instan. Secara komposisi, Presiden sudah tepat menempatkan orang-orang itu guna menyelesaikan turbulensi ekonomi yang ada.

Must Read

Beredar Foto Seronok di Duga Siswi SMK Kandeman Kabupaten Batang

Sekolah perlu memberikan pengawasan ketat terhadap para siswa dalam lingkungan sekolah ataupun di luar sekolah, bila ada keterkaitanya anak...

Umat Islam Diambang Kehancuran?

Belakangan ini konflik atas nama agama sering kali mencuat. Baik di dunia maupun di Indonesia. Islam menjadi salah satu...

Tari Topeng Cirebon dan Makna Dibaliknya

Tari Topeng Cirebon dengan gerakan tangan dan tubuh yang gemulai, serta iringan musik yang didominasi oleh kendang dan rebab,...
Adminhttp://www.garudacitizen.com/
Garuda Citizen truly of Indonesia » politik, hukum, sosial, wisata, budaya, dan berbagai berita peristiwa menarik dan penting untuk dibaca.

“Keadaan sulit seperti sekarang tentu tidak bisa diselesaikan secara instan. Secara komposisi, Presiden sudah tepat menempatkan orang-orang itu guna menyelesaikan turbulensi ekonomi yang ada,” kata Marwan Cik Asan Wakil Ketua Komisi XI DPR ketika ditemui di senayan, Jumat (28/8/15).

Menurut dia, perombakan Kabinet Kerja yang dilakukan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu sudah tepat untuk memperbaiki kondisi ekonomi. Namun ia memperkirakan, hasil perbaikan itu belum bisa dirasakan dalam waktu singkat.

Terkait kondisi ekonomi saat ini, Politikus F-Demokrat ini mengatakan, pelemahan ekonomi Indonesia saat ini dipengaruhi dua faktor, yakni eksternal dan internal. Dari sisi internal, masih minimnya penyerapan anggaran merupakan hal yang paling berpengaruh terhadap kondisi ekonomi.

“Sisi eksternal disebabkan karena adanya devaluasi Yuan Tiongkok dan sinyal Amerika Serikat untuk menaikkan tingkat suku bunga,” imbuhnya.

Politikus F-PD ini menilai, kondisi ekonomi Indonesia akan berbeda jika Amerika telah menentukan besaran kenaikan tingkat suku bunga. Sehingga, kegaduhan akibat spekulasi pasar tidak akan terjadi.

“Saat ini, semua pihak harus bekerjasama untuk tidak menimbulkan kegaduhan baru. Karena jika sampai ada kegaduhan, yang paling berpengaruh itu pasar,” prediksi Politikus asal Dapil Lampung ini.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo merombak Kabinet Kerja, dengan mengganti beberapa menterinya. Publik menaruh harapan besar terhadap hasil perombakan susunan kabinet ini. #Ibnu Gibran Umayyah

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Tari Pendet – Bali, Ciri khas dan nuansa sakralnya

Tari Pendet adalah tari yang asli berasal dari Bali. Mulai ada sejak tahun 1950 an, ada asal...

Mengapa Optimasi SEO Website Penting Dalam Strategi Konten Marketing

Optimasi SEO Website adalah cara untuk meningkatkan traffic organik. Dan ini bagian dari strategi konten marketing paling banyak dibicarakan di dunia internet.

Kabar Duka, Wakil Jaksa Agung RI Tutup Usia

Garuda Citizen – Kabar duka. Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia (RI) Dr Arminsyah, tutup usia. Ia meninggal akibat kecelakaan tunggal di Tol...

Ini Daftar 48 Media Massa Yang Kerja Sama di DPRD BU 2019

Bengkulu Utara, GC – Anggaran publikasi media massa di sekretariat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara (BU) tahun 2019 lalu mencapai Rp 1.743.700.000. Anggaran...

Karena Corona, Pilkada Serentak Tahun 2020 Ditunda

garudacitizen.com – Kesimpulan rapat kerja dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -