Luar Biasa… Ada Kantor Setiap Hari Kerja Tutup Jam 9 Pagi

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Bengkulu Utara,(GC)-Jika Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) atau Dinas instansi yang ada di kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara tutup hingga pukul 2 sore itu sudah biasa bagi masyarakat.

Namun terkhusus untuk kantor ranting pengairan (PSDA) Dinas Pekerjaan umum Bengkulu Utara yang beralokasi di Kelurahan Desa Kemumu sangat luar biasa. berdasarkan hasil pantauan dan data yang dihimpun wartawan media ini di lapangan bahwa kantor tersebut setiap hari kerjanya hanya buka sebatas pukul 9 pagi.

Menurut keterangan salah seorang warga Desa Kemumu yang tidak mau disebut namanya pada wartawan media ini mengatakan, sudah tidak heran lagi kalau kantor ranting pengairan Desa kemumu selalu buka sebatas jam 9 pagi. Bahkan dalam satu minggu hanya 3 hari kantor tersebut di buka.

“Dulu kami sempat heran,kenapa kantor ini tutup Jam 9 pagi,bahkan dalam satu minggu cuma 3 hari yang buka, namun karena terus-terusan seperti ini hingga sekarang,kami warga ahirnya cuek aja,” Jelas Warga pada  wartawan media ini, Rabu (3/5/2017) saat mengambil rumput untuk makan sapinya di halaman kantor.

Seringnnya kantor ini tutup sebelum habis jam kerja menurut warga sekitar lantaran malasnya para pegawai dan tenaga honorer yang bertugas di kantor tersebut. Bahkan walau kantor ini buka hingga jam 9 pagi namun hanya satu atau dua orang pegawai dan tenaga honorer saja yang datang. Padahal tahun sebelumnya Bupati Bengkulu Utara telah menerapkan pakta integritas, yang katanya para pegawai harus siap menjalani tugas dengan baik.

“Kalau saya lihat para pegawai dan tenaga honor di kantor ini terkesan makan gaji buta,sebab jarang sekali mereka datang kekantor, meskipun datang paling satu atau dua orang,” Kata Salah Seorang Warga Desa Kemumu.(JN/Ben)

Latest News

Rumjab KadisKes BU 2018 Dapat Anggaran Perabot, Berikut Rinciannya

Bengkulu Utara, GC – Anggaran pengadaan perlengkapan Rumah Jabatan (Rumjab) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bengkulu Utara...

Pertarungan melawan ‘Berita HOAX’ di Indonesia

Indonesia benar-benar gagap, berada ditengah perkembangan dunia tehnologi saat ini. Media sosial dan berbagai sistem, yang memungkinkan informasi menyebar dan disebar, sepertinya...

Ada banyak jenis kanibalisme, selain orang makan orang

Mungkin Anda sedikit gugup atau hanya sekedar kebiasaan, lalu mengigit kuku. Meskipun ini mungkin tampak seperti tindakan yang tidak berbahaya, itu bisa...

Menyibak rahasia konspirasi hening pembunuhan massal Indonesia [PKI]

Pengantar - Tidak ada yang benar-benar tahu, kecuali mereka pelaku sejarah. Namun, pernah tercatat dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, tentang pembantaian...

Lahan Pulau Dua Enggano Diduga Dijual Oknum Secara Ilegal

Bengkulu, GC - Terkait soal dugaan lahan pulau dua yang dijual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab secara ilegal. Kapala Dinas Kelautan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -