Ledakan Bom di Madinah, Tewaskan 4 Orang

Bom bunuh diri juga meledak di Jeddah dan Kota Qatif pada hari yang sama

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Ledakan bom di Madinah – Arab Saudi pada Senin malam, 4 Juli, waktu setempat, membuat gempar dunia. Setidaknya, sebagaimana dilaporkan AFP, kejadian tragis di tanah suci umat muslim itu menewaskan 4 petugas keamanan dan 5 lainnya menderita luka.

Serangan terjadi di dekat petugas keamanan di lapangan parkir Masjid Nabawi. Masjid terbesar kedua di dunia yang dibangun oleh Nabi Muhammad. Ledakan tersebut terjadi sesaat setelah adzan maghrib berkumandang, ketika umat Muslim berbuka puasa.

Menurut pernyataan resmi Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, pelaku meledakan bom yang dipasang dalam bentuk sabuk ketika akan dikonfrontir oleh petugas keamanan. Mereka mendekati pelaku karena bertindak mencurigakan di dekat area tempat parkir Masjid Nabawi.

Dikatakan, ketika petugas keamanan hendak menghentikannya, pelaku meledakkan dirinya dengan sabuk tersebut.

“Ia langsung tewas di tempat dan mengakibatkan 4 petugas keamanan meninggal dunia,” demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Televisi Arab Saudi menayangkan gambar-gambar kebakaran yang terjadi di lapangan parkir. Dan, tampak setidaknya dua satuan pengaman tergeletak di sana.

Selain ledakan bom di Madinah, sebelumnya telah terjadi dua ledakan bom bunuh diri di dua kota berbeda pada hari yang sama. Yakni Jeddah dan Kota Qatif.

Bom bunuh diri menewaskan pelaku dan melukai dua petugas keamanan di dekat Konsulat Amerika Serikat di Kota Jeddah. Pelaku bom bunuh diri di Jeddah diidentifikasi sebagai warga negara Pakistan dengan nama Abdullah Qalzar Khan.

Sedangkan pada Senin petang, ledakan bom terjadi di Qatif, kota bagian timur Arab Saudi, yang menyasar Masjid Syeikh Faraj Al’Umran — sebuah masjid umat Syiah. Hanya pelaku yang dilaporkan tewas dalam insiden di Qatif ini.

Saksi mata mengatakan, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di luar sebuah masjid Syiah. Namun, tidak ada korban yang terluka akibat insiden ini. Para saksi hanya melaporkan melihat bagian tubuh tergeletak di lokasi kejadian.

“Pasti itu bom bunuh diri. Saya bisa melihat tubuh yang hancur berkeping-keping,” ujar seorang penduduk seperti dikutip dari laman Aljazeera, Selasa (5/7).

Warga lainnya, Nasima al-Sada mengatakan, satu pengebom meledakkan dirinya di dekat masjid tersebut. Sementara saksi ketiga mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa salah satu ledakan menghancurkan sebuah mobil yang diparkir di dekat masjid. Kemudian disusul ledakan lainnya yang terjadi sebelum pukul 19.00 waktu setempat.

Tak ada WNI jadi korban ledakan bom

Menanggapi situasi keamanan di tiga tempat berbeda di Arab Saudi, Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah mengimbau masyarakat Indonesia agar tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan dan keamanan pribadi dan keluarga.

KJRI juga mengimbau warga negara Indonesia yang sedang berada di Arab Saudi untuk ibadah umrah agar selalu membawa identitas diri seperti passport pada saat bepergian, dan menghindari daerah atau wilayah yang berpotensi membahayakan.

Hingga kini, menurut KJRI, belum ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban dalam rentetan serangan bom di Madinah, Qatif, dan Jeddah. Menurut informasi yang dikumpulkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), terdapat 800 ribu WNI yang saat ini bermukim di Arab Saudi. Sebanyak 100 ribu di antaranya berada di Madinah.

Apabila terdapat perkembangan mengenai WNI yang terkena dampaknya, diharapkan untuk segera menghubungi hotline KJRI Jeddah di +966581781945 dan Kedutaan Besar RI (KBRI) Riyadh di +966598881945.

Latest News

Pertarungan melawan ‘Berita HOAX’ di Indonesia

Indonesia benar-benar gagap, berada ditengah perkembangan dunia tehnologi saat ini. Media sosial dan berbagai sistem, yang memungkinkan...

Ada banyak jenis kanibalisme, selain orang makan orang

Mungkin Anda sedikit gugup atau hanya sekedar kebiasaan, lalu mengigit kuku. Meskipun ini mungkin tampak seperti tindakan yang tidak berbahaya, itu bisa...

Menyibak rahasia konspirasi hening pembunuhan massal Indonesia [PKI]

Pengantar - Tidak ada yang benar-benar tahu, kecuali mereka pelaku sejarah. Namun, pernah tercatat dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, tentang pembantaian...

Lahan Pulau Dua Enggano Diduga Dijual Oknum Secara Ilegal

Bengkulu, GC - Terkait soal dugaan lahan pulau dua yang dijual oleh oknum yang tidak bertanggung jawab secara ilegal. Kapala Dinas Kelautan...

Momen Spektakuler Festival Tabut Bengkulu 2019 Berakhir

Bengkulu, GC - Perayaan Tabut muharam digelar selama 10 hari berturut-turut di Provinsi Bengkulu sejak malam satu suro atau malam satu muharam...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -