6.9 C
Alba Iulia
Senin, Maret 30, 2020

LAB Dinkes Bengkulu Utara Penyumbang PAD Belum Terakreditasi

Must Read

Beredar Foto Seronok di Duga Siswi SMK Kandeman Kabupaten Batang

Sekolah perlu memberikan pengawasan ketat terhadap para siswa dalam lingkungan sekolah ataupun di luar sekolah, bila ada keterkaitanya anak...

Umat Islam Diambang Kehancuran?

Belakangan ini konflik atas nama agama sering kali mencuat. Baik di dunia maupun di Indonesia. Islam menjadi salah satu...

Tari Topeng Cirebon dan Makna Dibaliknya

Tari Topeng Cirebon dengan gerakan tangan dan tubuh yang gemulai, serta iringan musik yang didominasi oleh kendang dan rebab,...
Garuda Citizenhttps://www.garudacitizen.com/
Garuda Citizen adalah portal berita yang memuat berbagai artikel menarik dan penting. Seperti politik, hukum, HAM, wisata, opini hingga hiburan

Bengkulu Utara, GC – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Laboratorium (LAB) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Utara, yang sudah bertahun-tahun selaku penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) ternyata hingga saat ini belum terakreditasi dan belum bisa dimanfaatkan secara optimal.

Kepala UPTD LAB Dinkes Kabupaten Bengkulu Utara, Sapuan, dengan awak media mengatakan, hingga saat ini belum terakreditasinya LAB tersebut lantaran terkendala masalah izin IPAL, Bentuk bangunan, biaya dan kekurangan Sumber Daya Manusia.

“Laboratorium kita sampai saat ini belum terakreditasi karena kita masih banyak kendala, diantaranya, kondisi gedung kita belum memenuhi standar Laboratorium. Kemudian IPAL LAB masih manual, dan belum memiliki izin,”terang Sapuan, di ruang kerjanya.

Sapuan juga mengakui, sebenarnya Akreditasi LAB sangatlah penting. Bahkan, wajib dimiliki untuk seluruh LAB. Apa bila belum terakreditasi, kata Sapuan, tentu akan berdampak pada pendapatan LAB sebagai penyumbang PAD.

“Kalau belum terakreditasi, tentu pihak perusahaan swasta tidak mau melakukan pemeriksaan uji LAB di tempat kita. Sehingga kami belum dapat menentukan berapa PAD nya pertahun, makanya kita berharap LAB kita ini cepat terakrediatasi,”tutup Sapuan. (Ben)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Menkeu RI Hentikan Proses Lelang Barang Jasa DAK Fisik 2020

GARUDACITIZEN.COM – Upaya mencegah dan menanggulangi wabah penyeberan virus corona atau Covid-19. Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri...

Paripurna LKPJ 2019, Bupati Sinjai Siap Terima Kritikan dan Saran

Sinjai, GC – Bertempat di ruang rapat paripurna gedung DPRD Kabupaten Sinjai. Bupati Andi Seto Ghadista Asapa, SH,LLM, dihadapan 30 anggota DPRD...

DPRD dan Pemkab Sinjai Sepakat Bangun kios Pasar Darurat

Sinjai, GC - Hasil rapat Komisi gabungan DPRD dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, sepakat Membangun Kios Pasar Darurat sebanyak 24 Yunit, Selasa...

FPTI RL Gelar Kompetisi Panjat Tebing NGORBIT 2020

GarudaCitizen - Sebagai bentuk rasa syukur atas selesai dibangunnya sarana prasarana wall panjat tebing di area sport centre Dataran Tapus, Bermani Ulu...

Peluang Usaha modal minim. Dari jual tinta, toner, dan Cartridge Bekas

Cara memulai bisnis untuk menjual tinta, toner, dan komponen printer dan menghasilkan uang. Peluang usaha modal minim yang menggiurkan.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -