Kronologis Bom di Bekasi, Rencana Mau Diledakkan di Istana Presiden

Must Read

Geisha Jepang ritual menggoda dan kehidupannya

Geisha Jepang...  Oke!!.. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu tentang ihkwal sosok sensasional ini.

Wanita dayak; pesona kecantikan, mitos dan faktanya

Ada banyak cerita tentang wanita dayak. Baik tentang beragam mitos dan stigma serem yang terlanjur beredar di tengah publik....

Geisha Jepang sensualitas dan kehidupannya

Siapa sich yang tidak tahu atau minimal pernah mendengar tentang wanita-wanita cantik Jepang berbalut kimono ini. Keberadaan Geisha Jepang indentik dengan...

Tari Merak Jawa Barat, Sang Penjantan Tebar Pesona

Sebagian besar masyarakat Indonesia jelas mengenal Tari Merak. Berbalut busana penuh warna, khas, dengan gerakan penuh keceriaan Tari Merak...

Komunitas Spiritual Indonesia, Membangun Spirit di Dunia Maya

Spiritual Indonesia adalah komunitas yang terbentuk secara online. Diawali dari obrolan di forum, milis, yahoo group, hingga akhirnya terbentuk...

Fakta Menarik Tentang Seragam Sekolah Cewek Jepang

Jepang adalah negara yang memiliki daya tarik kuat di mata dunia. Bukan hanya sekedar kebudayaannya, namun juga aspek lain...

Berkat kesigapan Densus 88 Antiteror, rencana teror bom dengan daya ledak tinggi berhasil diantisipasi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Argo mengatakan terduga teroris hendak meledakkan sebuah bom di Istana Presiden ketika acara serah terima jaga Paspampres pada hari Minggu pagi, 11 Desember 2016.

Menurut Argo, penangkapan itu sebagai antisipasi serta penindakan terhadap aksi terorisme di Indonesia. Karena itu, pengungkapan kasus tersebut merupakan prestasi dari kepolisian yakni Densus 88 Antiteror.

Bom tersebut ditemukan pada Sabtu tanggal 10 Desember 2016 sekitar pukul 16.00 bertempat di jalan jalan raya Bintara jaya 8 RT 4 RW 9 RW 9 Kelurahan Bintara Jaya Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Umar Surya Fana membenarkan bahwa bom diduga memiliki daya ledak tinggi. Sebab, bom memiliki ukuran cukup besar yakni mencapai tiga kilogram. Bom dirakit dalam sebuah wadah seperti tempat penanak nasi.

Apabila bom tersebut berhasil diledakkan oleh terduga teroris di ruang terbuka, kecepatan daya ledak bisa mencapai 4.000 kilometer per jam. Selain itu ledakan bisa menghancurkan bangunan hingga benda yang berada dalam radius sekitar 300 meter.

Kronologis Bom Bekasi:

  1. Telah diambil pelaku teroris sebanyak 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan an. Novi, yang sudah diamankan oleh Densus 88.
  2. Pelaku tersebut bertempat tinggal dengan mengontrak di Jalan Bintara Jaya 8 RT 4 RW 9 Kelurahan Bintara Jaya Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi kontrakan milik Opung Mangun. Dan yang bersangkutan para pelaku baru mengontrak selama 5 hari
  3. Di rumah kontrakan tersebut terdapat barang bukti berupa bom yang telah ditangani oleh pihak Gegana Polda Metro Jaya pimpinan Kompol Jerol Komontay sebanyak 10 personil
  4. Bom aktif yang terdapat di lokasi tkp merupakan bom yang akan diledakan oleh seorang  perempuan.
  5. Pelaku yang diamankan oleh Pihak Densus 88 yaitu A. Nur solihin B. Agus Supriadi C. Yang diamankan di lokasi yaitu Dian Yulia Novi, Cirebon 04-07 – 1989 alamat blog Jatimulya RT 18 RW 06 Desa Bakung Lor Kecamatan jamblang Kabupaten Cirebon D.

Adapun barang bukti Bom Bekasi yang diamankan yaitu Mobil merk Toyota Agiya biru metalik no. pol B-1578 GFX.

Penangkapan dilakukan pada hari sabtu tanggal 10 desember 2016 sekitar pukul 15.40 wib kepada 3 (tiga) orang. Yakni, 2 orang lelaki, Nur Solihin, Agus Supriyadi dan 1 orang perempuan Dian Yulia Novi.

Dimana sebelumnya, telah dilakukan pembuntutan oleh anggota Densus 88 AT dari Solo ke jakarta terhadap kendaraan Agiya B – 1578-GFX yg ditumpangi oleh Nur Solihin.

Setibanya di Jakarta kendaraan yg ditumpangi Nur Solihin dan Agus Supriyadi, menjemput Dian Yulia Novi di daerah Pondok Kopi yang membawa sebuah kardus.

Kemudian, Dian Yulia Novi diantar ke kantor pos sekitar daerah Bintara untuk mengirim kardus yg dibawa bersangkutan.

Kemudian paket tersebut diambil dan dibuka oleh anggota Densus yang isinya ditemukan barang-barang berupa pakaian dan Surat Wasiat  Dian Yuli Novi kepada kedua orangtuanya. Adapun isi surat wasiat tersebut menyatakan kesiapan Dian Yuli Novi untuk melakukan amaliyah.

Dari kantor pos Nur Solihin, Agus Supriyadi dan Dian Yuli Novi menuju ke tempat kos di Jl. Bintara Jaya VIII Bekasi. Ditempat tersebut, Dian Yuli Novi turun dengan membawa sebuah tas ransel warna hitam, masuk ke kamar 104.

Lalu Nur Solihin dan Agus Supriyadi pergi meninggalkan rumah kos tersebut. Dan dilakukan pembuntutan terhadap mobil yang mereka tumpangi.

Sekitar pukul 15.40 WIB dilakukan penangkapan terhadap Nur Solihin dan Agus Supriyadi di bawah flyover Kalimalang.

Sekitar pukul 15.50 WIB dilakukan penangkapan terhadap Dian Yuli Novi di kamar Jl. Bintara Jaya VIII Rt. 04/09 Kel. Bintara Jaya kec. Bekasi Barat Kota Bekasi dan ditemukan bom jadi di dalam kamar 104 yang tersimpan di dalam tas ransel warna hitam.

Dikatakan, rencananya bom tersebut akan diledakkan di istana negara pada saat serah terima jaga paspampres.

Umar mengatakan bom tersebut telah dijinakkan oleh tim Gegana Polri dengan meledakkan di lokasi kejadian. Meski demikian, kata dia, pihaknya masih mengamankan lokasi kejadian untuk mensterilkan dari bom yang telah dijinakkan tersebut.

“Tim masih melakukan olah tempat kejadian perkara,” kata dia.

Latest News

Zaman Bupati Mian, Miliaran Anggaran Dinkes 2018 Diduga Syarat KKN

Bengkulu Utara, GC – Zaman kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir.H.Mian. Miliaran anggaran yang bersumber dari APBD tahun...

Apa itu numerologi? Dan apa hubungannya dengan ARC Bali

Numerologi adalah sistem angka untuk mengukur getaran huruf-huruf alfabet, ini dipercaya dapat mengungkap; kepribadian manusia, keinginan, pikiran, tindakan dan pengalaman. Dapat...

8 Desa Merigi Ujan Mas Minta Perbaikan Jalan, Rudi : 2020 Belum Di Anggarkan

BedahBerita.Co.Id, Ketua Kelompok Tani Genting Surian R Sumantri meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengabulkan permohonan mereka terkait pembangunan jalan yang di...

Kasus Alkes Rejang Lebong Kembali Ke KPK

BedahBerita.Co.Id, Ishak Burmansyah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PEKAT Rejang Lebong saat Orasi di depan Gedung Merah Putih KPK Jakarta meneriakkan beberapa...

DID, Hutang SMI, Fee, Lahan Dan OTT Dilaporkan FPR Ke KPK Item Indikasi Korupsi

BedahBerita.Co.Id, Hari ini 1 November 2019 sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkulu memasukan sejumlah laporan kasus yang tak jelas penyelesaiannya dan indikasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -